MOMSMONEY.ID - Traveloka mencatat, ada peningkatan pemesanan oleh wisatawan Indonesia terhadap destinasi pariwisata dengan kekhasan alam, budaya, dan religi di kuartal ketiga 2026.
Traveloka Southeast Asia (SEA) Index Q3 2026 pun memberikan gambaran terkait destinasi yang diminati pengguna traveloka, mencakup destinasi domestik, perjalanan ke luar negeri, serta minat wisatawan Asia Tenggara terhadap Indonesia sepanjang Juli–September.
Traveloka SEA Index Q3 2026 juga menunjukkan pilihan perjalanan wisatawan, baik dari sisi destinasi maupun pengalaman yang dicari makin beragam, dan preferensi wisatawan main beragam.
Dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (14/10), Traveloka SEA Index Q3 2026 mengidentifikasi tiga tren utama di Indonesia:
1. Destinasi wisata daerah semakin diminati
Laporan ini menunjukkan, Wonosobo, Magelang, Pangandaran, Sukabumi, dan Bukittinggi menjadi lima destinasi domestik dengan pertumbuhan relatif tercepat pada periode ini.
Pertumbuhan pemesanan di destinasi-destinasi tersebut mengindikasikan minat terhadap wisata alam dan budaya di luar kota-kota besar, dengan empat di antaranya dapat dijangkau melalui perjalanan darat dari kota-kota besar di Jawa.
Selain itu, pencarian terhadap destinasi Garut meningkat 48% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy). Peningkatan pencarian terkait Garut, yang dikenal dengan kawasan pegunungannya, melengkapi temuan pertumbuhan pemesanan di sejumlah destinasi dataran tinggi.
Pola ini mengisyaratkan daya tarik suasana alam dan udara sejuk bagi wisatawan selama periode tersebut.
Baca Juga: Ini Daya Tarik Indonesia bagi Wisatawan Mancanegara, Bukan Cuma Alam dan Kuliner
2. Destinasi religi dan budaya mencatat pertumbuhan pemesanan
Pemesanan akomodasi dari Indonesia ke Mekkah meningkat lebih dari 50% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, disertai durasi menginap yang lebih panjang.
Mekkah, Jeddah, dan Madinah juga menempati peringkat ke-7, ke-9, dan ke-10 dalam daftar destinasi internasional dengan pertumbuhan relatif tercepat dari Indonesia pada Q3 2026.
Dari sisi perjalanan menuju Indonesia, pemesanan dari wisatawan Malaysia ke Magelang, lokasi Candi Borobudur, serta Yogyakarta sebagai pintu gerbang menuju Candi Prambanan juga meningkat. Kedua destinasi ini menawarkan kekayaan warisan budaya dan situs dengan makna keagamaan.
3. Destinasi internasional di Asia semakin dilirik
Beberapa destinasi internasional di Asia seperti Phú Quốc (Vietnam), Chongqing (China), Hangzhou (China), Nagoya (Jepang), dan Shenzhen (China) menjadi lima destinasi internasional dengan pertumbuhan relatif tercepat dari Indonesia, dengan tiga dari lima destinasi berada di China.
Phú Quốc juga memimpin pertumbuhan relatif di antara destinasi pendatang baru secara regional.
Di sisi lain, daya tarik destinasi Indonesia bagi wisatawan regional juga terlihat dari peningkatan pencarian perjalanan dari Singapura ke Bandung sebesar 64% secara tahunan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News