MOMSMONEY.ID - Keterjangkauan biaya, kedekatan budaya, wisata keluarga, hingga pengalaman wellness menjadi sejumlah alasan wisatawan mancanegara memilih Indonesia sebagai destinasi liburan.
Studi Visa Global Travel Intentions (GTI) 2026 menunjukkan, keterjangkauan menjadi pertimbangan utama wisatawan mancanegara dalam memilih Indonesia, mengungguli kuliner lokal dan alam.
Sebanyak 77% wisatawan yang disurvei bepergian bersama keluarga. Sementara itu, hampir 60% pengeluaran perjalanan dialokasikan untuk penerbangan, akomodasi, dan makanan.
Daya tarik Indonesia juga berbeda di setiap pasar. Wisatawan Malaysia tertarik pada kedekatan geografis dan kesamaan budaya, sedangkan wisatawan Singapura cenderung mencari pengalaman wellness, olahraga, gaya hidup, dan kuliner lokal.
Baca Juga: Inilah 6 Pilihan Desa Wisata Edukasi Yang Bisa Menjadi Pilihan Pelesir
Wisatawan Australia cenderung tinggal lebih lama dibandingkan dengan wisatawan dari negara lain dan semakin banyak mengeksplorasi destinasi di luar Bali.
Adapun wisatawan Arab Saudi tertarik pada akomodasi premium, aktivitas keluarga, kuliner berkelas, belanja, serta wisata halal atau halal-friendly.
“Indonesia menawarkan daya tarik wisata yang lebih dari sekadar destinasi. Seiring dengan terus berkembangnya preferensi wisatawan, terdapat peluang untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih terhubung dan bernilai,” ujar Vira Widiyasari, Country Manager Visa Indonesia, dalam siaran pers, Kamis (15/10).
Selain pilihan destinasi, teknologi juga mulai digunakan dalam perencanaan perjalanan. Studi tersebut mencatat, 47% wisatawan mancanegara yang disurvei menggunakan kecerdasan buatan (AI) untuk mencari ide perjalanan.
Sebanyak 38% menggunakannya untuk menyusun rencana perjalanan, sedangkan 37% untuk mencari ulasan dan rekomendasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News