MOMSMONEY.ID - Semangat emansipasi perempuan masih terus hidup dalam keseharian para kurir perempuan Lion Parcel.
Salah satunya Putri (24), yang setiap hari memulai aktivitasnya dari hub Lion Parcel dengan membawa puluhan paket untuk diantarkan ke berbagai titik, mulai dari jalan utama hingga gang sempit.
Bagi Putri, pekerjaan sebagai kurir bukan sekadar mencari nafkah, tetapi juga meneruskan peran sang ibu yang sebelumnya lebih dari lima tahun menjadi kurir.
“Dulu sering ikut dan bantu mama antar paket, sekarang lanjut sendiri,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (24/4).
Di lapangan, para kurir perempuan ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari respons pelanggan hingga stereotip pekerjaan.
Putri mengaku kerap mendapat reaksi tak terduga. “Kadang pelanggan kaget kok kurirnya perempuan. Padahal kita-kita perempuan juga bisa jadi kurir,” katanya.
Baca Juga: 30 Quotes Kartini Penuh Inspirasi Berani untuk Perempuan Muda
Hal serupa juga dirasakan Nuraini (29) yang memilih tetap fokus bekerja meski pernah menghadapi perlakuan kurang nyaman.
“Kadang ada yang genit, tapi saya tidak menanggapi. Saya fokus saja sama pekerjaan,” ujarnya.
Sementara Tiara (34) justru sempat menghadapi keraguan dari lingkungan sekitar.
“Awalnya keluarga sempat nyuruh cari kerja lain karena saya perempuan. Tapi saya tunjukkan kalau saya nyaman dan menikmati pekerjaan sebagai kurir. Akhirnya mereka sekarang mendukung,” tuturnya.
Di balik tantangan tersebut, ketiganya merasakan sisi positif dari pekerjaan ini, mulai dari fleksibilitas waktu hingga interaksi sosial yang beragam. Nuraini menilai pekerjaannya tetap bisa berjalan seimbang dengan peran sebagai ibu.
"Bersyukur di sini waktu juga fleksibel, jadi saya bisa mengatur waktu untuk keluarga,” katanya.
Baca Juga: Inspirasi Outfit Tara Basro untuk Kartini Masa Kini
Tiara pun menambahkan, “Serunya banyak ketemu orang baru, baik pelanggan, kurir lain, maupun tim Lion Parcel”.
Lion Parcel sendiri menyebut terus mendorong lingkungan kerja yang inklusif, termasuk bagi perempuan.
Saat ini, lebih dari 25% karyawan merupakan perempuan, sebagian di antaranya telah menempati posisi strategis. Perusahaan juga memberikan pelatihan dan forum silaturahmi rutin untuk mendukung para kurir di lapangan.
Di momen Hari Kartini, para kurir perempuan ini pun menyampaikan pesan tentang kemandirian dan keberanian mengambil kesempatan.
"Harus berusaha biar dapat kesempatan itu, apapun caranya yang penting dilakukan dengan cara yang baik dan benar," pesan Putri.
Sementara Nuraini menegaskan, perempuan harus bisa mandiri, jangan bergantung pada orang lain.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News