M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Dapat Awetkan Makanan, Kenali Perbedaan Fermentasi dan Pengasaman dalam Makanan

Dapat Awetkan Makanan, Kenali Perbedaan Fermentasi dan Pengasaman dalam Makanan
Reporter: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Ada 2 jenis metode mengawetkan makanan, yakni fermentasi dan pengasaman. Untuk tahu apa saja perbedaan fermentasi dan pengasaman, simak yang berikut ini.

Fermentasi dan pengasaman, keduanya sama sama merupakan metode/teknik untuk mengawetkan makanan. Meski hampir mirip, keduanya adalah metode yang sangat berbeda.

Untuk tahu apa saja perbedaan keduanya, Momsmoneyt telah merangkum apa saja definisi hingga jenis dari masing-masing metode kali ini. Dilansir dari laman Spices inc, The Kitchn, Webstaurant Store, ini dia selengkapnya.

Baca Juga: Garlic Salt dan Garlic Powder, Ini Sederet Perbedaan Fungsi dalam Masakan

Pengasaman

Pengasaman (pickling) secara definisi merupakan metode untuk mengawetkan makanan dalam cairan asam / air garam untuk menghasilkan rasa makanan dengan cita rasa asam. Biasanya makanan yang diawetkan antara lain seperti buah, sayuran, telur, daging, dan ikan.

Bahan dasar metode pengasaman adalah air, cuka, garam, dan rempah-rempah atau aromatik (bumbu segar, kulit jeruk, dan bawang putih) untuk memberi rasa lebih pada makanan Anda

Ada metode pengasaman yang mudah & cepat dilakukan bernama “Pengasaman Cepat”. Metode pengasaman cepat melibatkan panas untuk menghancurkan pertumbuhan bakteri agar makanan awet lebih lama.

Baca Juga: 4 Perbedaan Nasi Biryani, Kebuli dan Mandhi Asal Timur Tengah

Metode “pengasaman cepat” menyatukan cuka bersama gula, garam, dan terkadang rempah, dididihkan bersama lalu dituangkan ke atas buah atau sayuran yang dibiarkan terendam sebentar.

Mengawetkan makanan terbagi menjadi 2 jenis: (1) Pengasaman air cuka & (2) Pengasaman air garam.

Makanan yang biasa diawetkan dalam cuka adalah bauh & sayuran. Sementara makanan yang diawetkan dalam air garam adalah daging yang disebut juga metode brining.

Baca Juga: 5 Perbedaan Istilah Yakiniku dan Teriyaki Pada Makanan Jepang

Fermentasi

Fermentasi adalah sebuah metode mengawetkan makanan tanpa perlu menambahkan cairan asam ataupun hantaran panas terhadap makanan agar bisa menghasilkan rasa asam.

Secara definisi, fermentasi adalah proses kimia memecah organisme hidup (bakteri) yang ditemukan dalam karbohidrat dan glukosa (seperti pati atau gula) menjadi alkohol atau asam.

Baca Juga: 4 Perbedaan Utama Mentega dan Margarin, Mulai dari Tekstur hingga Kegunaan

Perbedaan Fermentasi dan pengasaman
Perbedaan Fermentasi dan pengasaman

Baca Juga: Tergolong Minyak Sehat, Ini 5 Perbedaan Minyak Wijen dan Minyak Zaitun untuk Masakan

Fermentasi membutuhkan proses anaerobic (proses tanpa oksigen) saat memfermentasi makanan. Hasil fermentasi menciptakan perubahan yang diinginkan dalam struktur makanan, rasa, dan menghasilkan banyak probiotik yang sehat.

Untuk melakukan proses fermentasi, cukup gunakan bahan-bahan yang sangat simpel seperti makanan, garam, dan wadah saja. Meski begitu, proses fermentasi membutuhkan waktu yang sangat lama bahkan hingga mencapai bulanan untuk bisa mengubah rasa, warna, hingga tekstur makanan.

Ada 3 jenis fermentasi: (1) Fermentasi asam laktat, (2) Fermentasi alkohol, dan (3) Fermentasi asam asetat.

Fermentasi Asam Laktat menggunakan bakteri penghasil asam laktat untuk memecah dan memfermentasi makanan. Bahan yang dibutuhkan adalah air, garam, dan gula alami yang ditemukan dalam makanan untuk mengubah pati dan gula menjadi asam

Metode fermentasi asam laktat digunakan untuk membuat kimchi, sauerkraut, yogurt, dan acar (selama cuka tidak ditambahkan).

Baca Juga: Ini Perbedaan Ayam Kampung dan Ayam Negeri dari Segi Tekstur hingga Warna

Fermentasi alkohol dimulai dengan biji-bijian & gula yang dipecah oleh ragi / bakteri, menghasilkan molekul karbon dioksida dan alkohol.

Ragi dapat berupa ragi alami yang ditemukan di kulit buah atau di ruang bawah tanah, atau ragi yang dibudidayakan dapat digunakan untuk segera menjalankan proses fermentasi.

Metode fermentasi alkohol digunakan untuk membuat bir, anggur, sari buah apel, mead, dan sake.

Fermentasi Asam Asetat juga dikenal sebagai fermentasi alami.

Metode fermentasi asam asetat digunakan untuk membuat kombucha, soudough, kefir, bir jahe, cuka sari apel, dan cuka anggur merah atau putih.

Baca Juga: 4 Hal Ini yang Membedakan Kecap Asin dengan Kecap Ikan, Sudah Tahu?

Kesimpulan perbedaan

Perbedaan fermentasi & pengasaman makanan terletak pada proses pengolahan makanannya.

Metode pengasaman adalah cara merendam makanan dalam cairan asam untuk mendapatkan hasil makanan dengan citarasa asam.

Sementara dalam metode fermentasi, rasa asam merupakan hasil dari reaksi kimia antara gula makanan & bakteri yang terbentuk secara alami (tidak diperlukan tambahan asam).

Sekian sederet informasi mengenai perbedaan fermentasi dan pengasaman makanan, semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (17/9), Hujan Deras Masih Terjadi di Provinsi Ini

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Kamis 17 September 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Ramalan Zodiak Besok Kamis 17 September 2026, Ada Perubahan Rencana

Simak ramalan 12 zodiak besok 17 September 2026, cek prediksi karier, keuangan, asmara, dan kesehatan selengkapnya hari ini.

Ramalan Shio Besok Kamis 17 September 2026, Selesaikan Urusan Penting Dahulu

Yuk simak ramalan shio besok 17 September 2026, mulai dari karir, keuangan, asmara, hingga kesehatan yang lengkap untuk 12 shio ini.

Peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II Bakal Diumumkan, Cek Jadwalnya

Kemenaker melakukan seleksi dan penetapan peserta Pemagangan Nasional (MagangHub) 2026 Batch 2 Angkatan II pada 16-18 September 2026.

Prakiraan Cuaca Banten Kamis (17/9), Waspada Hujan Ringan di Daerah Ini

BMKG memperkirakan mayoritas wilayah Banten mengalami cuaca cerah. Sementara di Kabupaten Lebak berpotensi hujan ringan.​

Promo Alfamart Serba Gratis 16-30 September 2026, Pepsodent Sensitive Beli 1 Gratis 1

Manfaatkan Promo Alfamart Serba Gratis Periode 16-30 September 2026 untuk belanja Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.

Penjajakan Bisnis Sebagai Upaya Pelaku Usaha Perluasan Pasar

Kementerian Perdagangan mendorong pelaku usaha seperti Fortuna Shoes untuk melakukan pitching business lewat perwakilan perdagangan.

Cuaca DKI Jakarta Besok Kamis (17/9), Mayoritas Wilayah Diprediksi Cerah

BMKG memperkirakan cuaca di sebagian besar wilayah DKI Jakarta diprediksi cerah. Sementara itu, Kepulauan Seribu diprakirakan berawan.

Waspada Udara Kabur di Jawa Timur, Pantau Prakiraan Cuaca Besok (17/9) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur Kamis (17/9) didominasi berawan dan udara kabur, sementara Jumat (18/9) masih berawan.

Update Harga Buyback Emas Hari Ini, UBS dan Hartadinata Kompak Naik

Harga buyback emas UBS mencatat kenaikan tertinggi, sementara Antam masih memimpin harga buyback tertinggi.