MOMSMONEY.ID - Apa yang terjadi pada gula darah saat mengonsumsi cuka apel? Mengonsumsi cuka apel sebelum makan makanan tinggi karbohidrat dapat meredam lonjakan gula darah.
Yoshinori Abe, dokter umum dari Verywellhealth.com, memaparkan, mengonsumsi cuka apel sebelum makan dapat membantu memperlambat pencernaan pati dan membuat kenaikan gula darah terjadi lebih bertahap.
Konsumsi cuka apel secara konsisten sebelum mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat dapat menghasilkan perbaikan jangka panjang, namun tidak bisa menggantikan obat gula darah tinggi.
Baca Juga: Bahaya Alkohol Saat Gula Darah Tinggi, Hati-hati Serangan Hipoglikemia!
Bagaimana cuka apel memengaruhi gula darah dalam jangka pendek
Mengonsumsi cuka apel sebelum makan dapat memberikan efek jangka pendek yang nyata pada gula darah, terutama setelah mengonsumsi karbohidrat. Cuka apel mengandung asam asetat yang memperlambat pencernaan pati.
Cuka apel mengurangi kecepatan glukosa masuk ke aliran darah dan dapat meningkatkan sensitivitas insulin, khususnya setelah makan makanan kaya karbohidrat. Cuka apel juga dapat membantu otot menyerap lebih banyak glukosa, sehingga membersihkan kelebihan gula dari aliran darah.
Asam asetat dan antioksidan dalam cuka apel memperlambat pengosongan lambung dan mengurangi produksi glukosa oleh hati. Hal tersebut dapat menyebabkan kenaikan gula darah menjadi lebih bertahap.
Anda bisa meminum satu sendok makan cuka apel yang telah dilarutkan dalam air sekitar 10 hingga 20 menit sebelum makan, perubahannya sering kali dapat terlihat dalam hitungan menit.
Namun, penggunaan jangka panjang berpotensi tidak aman karena konsumsi dalam jumlah besar untuk waktu yang lama dapat menyebabkan rendahnya kadar kalium. Kalium yang rendah pada tubuh dapat memengaruhi jantung dan otot.
Kandungan asamnya juga dapat mengikis enamel gigi jika digunakan secara rutin.
Baca Juga: Kenapa Gula Darah Tiba-Tiba Tinggi? Ini 5 Alasan Tersembunyi di Baliknya
Cukap apel bukan pengganti obat-obatan
Cuka apel bukanlah pengganti obat gula darah tinggi, penting untuk melakukan perubahan pola makan, gaya hidup maupun pengobatan medis. Konsultasikan dengan tenaga medis untuk mengonsumsi cuka apel.
Hal ini sangat penting, terutama jika Anda menggunakan insulin, obat penurun kalium, atau diuretik. Konsumsi cuka apel dapat berinteraksi dengan obat-obatan tersebut.
Metformin dan cuka apel bekerja secara berbeda untuk mendukung pengendalian gula darah. Metformin menurunkan glukosa puasa dan setelah makan dengan mengurangi produksi glukosa hati dan meningkatkan sensitivitas insulin.
Cuka apel memperlambat pengosongan lambung dan dapat mengurangi lonjakan gula setelah makan, sehingga memberikan manfaat yang lebih kecil. Itulah manfaat cuka apel dalam mengendalikan gula darah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News