M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Cek Kain Pel Anda, Ini Penyebab Lantai Bau Amis Setelah Dipel

Reporter: Benedicta Prima  |  Editor: Benedicta Alvinta


MOMSMONEY.ID - Pernahkah Anda masuk ke ruangan dan mencium bau amis setelah ruangan dipel? Apa penyebab lantai bau amis meski sudah dipel ya?

Melansir Poppies Cleaning Service, penyebab lantai berbau amis adalah alat pel Anda. Sebagai alat untuk membersihkan lantai, alat pel bisa menyimpan kotoran dan menyebabkannya bau. 

Salah satu alasan utama alat pel bau dan menyebabkan lantai bau amis adalah bakteri yang terakumulasi pada bagian kepala atau kain pel setelah digunakan. 

Alat pel ini mengumpulkan debu, minyak dan bakteri saat membersihkan lantai rumah. Sehingga, jika tidak dibersihkan dengan benar atau hanya Anda diamkan di area yang lembab setelah diginakan, bakteri akan semakin banyak dan menyebabkan bau amis. 

Sebagai tambahan, saat Anda menyimpan alat pel di tempat yang gelap dan lembab maka jamur dan lumut juga akan tumbuh dan menyebabkan bau amis.

Selain itu, seiring berjalannya waktu alat pel akan rapuh sehingga sulit dibersihkan dan menimbulkan bau amis pada lantai. 

Baca Juga: Cara Tepat Membersihkan Kamar Mandi, Lakukan Langkah-langkah Ini!

Cara mencegah lantai bau amis setelah dipel adalah sebagai berikut!

Bilas kain pel dengan benar

Bilas alat pel Anda menggunakan air panas setiap kali selesai digunakan untuk menghilangkan sisa sabun dan kotoran. Lakukan ini untuk mencegah bakteri dan kotoran penyebab bau amis.

Gantung alat pel supaya kering

Setelah membilas alat pel, peras sekeras mungkin untuk mengeluarkan sisa air sebanyak mungkin. Jiak sudah pastikan Anda menggantung alat pel di ruang yang sirkulasi udaranya bagus supaya cepat kering. 

Jangan simpan alat pel di tempat yang tertutup dan lembap. Jika Anda tidak memiliki gantungan khusus alat pel ini, Anda bisa meletakannya dengan cara terbalik.

Baca Juga: Benda Ini Sebaiknya Tidak Disimpan di Lemari Pakaian

Gunakan cuka atau baking soda

Cara mencegah lantai bau amis setelah dipel adalah menggunakan cuka atau baking soda pada alat pel. Cuka adalah deodorant alami yang bisa menghilangkan bau amis dari alat pel.

Tambahkan satu cup cuka putih pada satu ember air panas. Gunakan cairan ini untuk membersihkan kepala pel Anda. Anda juga bisa menaburkan baking soda pada alat pel sebelum membilasnya dengan air atau mencampurkannya dengan air panas. 

Rendam alat pel

Apabila alat pel Anda memiliki bau yang sangat menyengat, rendam kain pel dengan larutan pembersih. Gunakan air panas sebagai campuran larutan dan rendam selama 30 menit. Jika sudah segera bilas dan gantung hingga kering. 

Membeli kain pel baru

Apabila Anda sudah melakukan cara di atas dan ternyata lantai tetap bau amis, sebaiknya segera ganti dengan kain pel yang baru. 

Itu tadi alasan kenapa lantai masih bau amis setelah dipel serta bagaimana cara mengatasinya. Semoga informasi ini bermanfaat, ya, Moms.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Sekali Lagi, Informasi, Penanganan dan Tip Pencegahan Influenza

Berikut sejumlah penanganan dan tip untuk pencegahan influenza yang hingga kini  masih menjadi perhatian khalayak banyak.

Anomali, Suhu di Indonesia Selama September 2026 Lebih Panas Hampir 1°C

BMKG mencatat, Indonesia mengalami anomali suhu selama September 2028. Suhu udara di negara kita lebih panas dibanding rata-rata.

Dorong Wisman Jajaki Destinasi Domestik Via Garuda Indonesia Stopover Program

Garuda Indonesia Stopover Program diperkenalkan untuk memperluas kunjungan wisatawan mancanegara ke berbagai destinasi di Indonesia.

Cuaca Jawa Tengah Besok (6/10) dan Lusa: Berawan di Hampir Semua Wilayah, Suhu 36°C

BMKG prakirakan cuaca wilayah Jawa Tengah pada 6-7 Oktober didominasi berawan, dengan suhu mencapai 36 derajat Celsius di sejumlah daerah.

Konsultasi ke Psikolog Bahas Apa Saja? Ini Topik yang Paling Banyak Dibicarakan

Beragam persoalan bisa dibawa ke psikolog, mulai dari persoalan emosi dan hubungan keluarga hingga terjadinya depresi dan kecemasan.

Cuaca Jawa Timur Besok (6/10) dan Lusa: Berawan Mendominasi, Suhu Tembus 37°C

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur besok (6/10) dan lusa (7/10) didominasi berawan dan udara kabur, tanpa hujan.

Mayoritas Cuaca Jawa Barat Besok (6/10) Diprediksi Berawan, Tapi Ada Potensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat pada 6-7 Oktober didominasi berawan, dengan sejumlah wilayah berpotensi hujan.  

Hampir Seluruh Wilayah Diguyur Hujan, Cek Cuaca Sumatera Utara Besok (6/10)

BMKG memprakirakan hampir seluruh wilayah Sumatera Utara hujan besok (6/10). Hujan sedang diprediksi terjadi di Labuhanbatu dan Dairi.

Semua Wilayah Diprediksi Cerah, Pantau Cuaca Yogyakarta Besok (6/10)

BMKG memprakirakan seluruh wilayah Yogyakarta cerah besok (6/10). Suhu udara berada di kisaran 23–32 derajat Celsius.

Ramalan Cuaca Sumatra Selatan Besok (6/10) Didominasi Udara Kabur. Suhu Tembus 37°C

Cuaca Sumatra Selatan besok diprakirakan didominasi udara kabur. Suhu udara mencapai 37 derajat Celsius di empat wilayah. SImak tiap wilayah.