M O M S M O N E Y I D
Bugar

Cara Mengatasi Mual Muntah pada Anak untuk Orang Tua dalam 6 Langkah

Reporter: Bimo Adi Kresnomurti  |  Editor: Bimo Kresnomurti


MOMSMONEY.ID. Simak cara mengatasi mual muntah pada anak dengan gejala umum. Kondisi yang tidak sehat pada anak dapat ditandai dengan berbagai tanda dan gejala.

Kondisi anak-anak yang muntah dan mual bisa jadi salah satu tanda tubuh sedang tidak dalam keadaan yang baik.

Mual muntah pada anak merupakan gejala umum yang bisa terjadi akibat berbagai kondisi atau penyebab.

Mual merupakan perasaan tidak enak di perut yang bisa mengarah pada keinginan untuk muntah atau memuntahkan makanan atau cairan dari lambung.

Baca Juga: Penyebab Stroke Di Usia Muda, Kenali Sejak Dini

Kondisi Anak muntah-muntah
Kondisi Anak muntah-muntah

Kondisi ini adalah cara tubuh untuk mengeluarkan zat berbahaya atau benda asing dari sistem pencernaan.

Untuk itu, kenali juga penyebab anak muntah dan mual saat merasakan tidak enak badan.

Penyebab mual muntah pada anak

Beberapa penyebab umum mual muntah pada anak antara lain:

  • Infeksi saluran pencernaan, seperti gastroenteritis.
  • Infeksi saluran pernapasan atas, seperti flu atau pilek.
  • Konsumsi makanan atau minuman yang tidak higienis atau terkontaminasi.
  • Reaksi alergi terhadap makanan atau bahan tertentu.
  • Refluks asam lambung.
  • Pilek dan batuk.
  • Efek samping obat tertentu.

Untuk itu, ikuti beberapa langkah yang bisa diterapkan oleh orang tua dalam menangani gejala anak muntah-muntah.

Intip beberapa cara mengatasi mual muntah pada anak dilansir dari Parents.com.

Baca Juga: Bisa Menjaga Kesehatan Kulit, Ini Sederet Manfaat Air Tajin untuk Bayi

Cara mengatasi mual muntah pada anak

1. Beri anak istirahat

Anda bisa memberikan bantuan untuk mengistirahatkan saat anak-anak mengalami mual muntah. Biarkan anak beristirahat di tempat tidur atau duduk tenang apabila merasa tidak enak atau ingin muntah.

Siapkan juga seperti pereda rasa mual seperti stimulan dengan mencium aroma minyak kayu putih.

2. Jaga hidrasi

Pastikan anak minum cukup cairan, terutama jika ia juga mengalami diare. Hal ini penting untuk mencegah dehidrasi dan mengganti cairan, garam, dan kalori yang hilang saat anak muntah.

Anda bisa memulai memberikan anak cairan meskipun dia mual. Jika anak baru saja muntah, tunggu 30 hingga 60 menit sebelum memberikan cairan dan mulailah dengan jumlah kecil.

3. Diet ringan

Hindari memberi anak makanan padat selama 24 jam pertama setelah anak muntah-muntah. Sebagai gantinya, beri cairan bening dalam dosis kecil dan sering (setiap 5 menit) dengan sendok atau botol.

Opsi lain yang dapat Anda coba adalah dengan dapat meminta anak mengisap es batu atau waslap basah yang dingin.

Anak-anak yang lebih besar dapat menyesap minuman melalui sedotan. Jika anak dapat menahan cairan, secara bertahap tingkatkan jumlah yang diberikan kepadanya.

4. Hindari makanan yang memicu mual

Berikan makanan ringan dan mudah dicerna, seperti biskuit, roti tawar, nasi putih, atau sereal tanpa susu, untuk menghindari beban berat pada lambung

Apabila ada makanan atau minuman tertentu yang tampaknya memperburuk gejala, hindari memberikannya kepada anak.

5. Jaga kebersihan

Pastikan anak mencuci tangan dengan baik dan hindari kontak dengan orang yang mungkin sakit, terutama saat ada wabah penyakit. Hal ini juga berkaitan dengan adanya infeksi lain saat tubuh mengalami kekurangan cairan dan imun yang melemah.

6. Berikan obat hanya jika diperlukan

Anak di atas 5 tahun dapat minum cairan selain larutan rehidrasi oral. Anak penderita diare sebaiknya menghindari jus buah dan minuman bersoda karena memiliki kandungan gula yang tinggi yang dapat memperparah diare.

Saat anak muntah tetapi tidak mengalami diare, cobalah dengan memberikan minum sedikit jus buah atau air putih.

Jika mual muntah pada anak berlangsung dalam waktu yang lama, sangat parah, atau disertai gejala lain yang mengkhawatirkan, segera konsultasikan dengan dokter anak untuk penilaian lebih lanjut dan penanganan yang tepat.

Anda bisa memulai pengobatan dengan obat sesuai dosis yang direkomendasikan untuk mengurangi gejala mual muntah.

Melalui rangkuman informasi terkait cara mengatasi mual muntah pada anak-anak serta penyebabnya wajib diketahui orang tua.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil Thailand Open 2026: Comeback Sempurna, Leo/Daniel Juara!

Hasil Thailand Open 2026, ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menyempurnakan comeback dengan menjadi juara.

Ini Program Wellness yang Diminati Orang Indonesia di BDMS Wellness Clinic

Pasar Indonesia jadi salah satu pasar utama dan menunjukkan pertumbuhan yang kuat di BDMS Wellness Clinic​

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (18/5), Siaga Hujan Sangat Lebat di Provinsi Berikut

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Senin 18 Mei 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Waspada Hujan Lebat, Ini Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (18/5) di Jabodetabek

Peringatan dini BMKG cuaca besok Senin (18/5) di Jabodetabek dengan status Waspada hujan lebat di daerah berikut ini.

Salah Minum Susu Kambing? Nutrisi Bisa Terbuang, Hindari Kesalahan Ini.

Banyak yang belum tahu, kesalahan konsumsi susu kambing bisa sia-siakan nutrisi. Cari tahu cara tepat agar tak merugi!

Privasi DM Instagram Terancam, Ini Cara Amankan Pesan

Mulai Mei 2026, privasi DM Instagram berubah. Pelajari langkah-langkah penting untuk melindungi data sensitif dari pengawasan platform.

Solusi Masalah Haid, 5 Manfaat Kelapa Muda Redakan Nyeri hingga Atasi Diare

Nyeri, diare, atau sembelit saat haid? Kelapa muda hadir sebagai solusi. Temukan cara alami atasi semua masalah menstruasi Anda di sini.  

Sepatu Lari Skechers untuk Kaki Lebar: Model Ini Jamin Lari Bebas Nyeri

Membeli sepatu lari bisa jadi tantangan bagi kaki lebar. Temukan 5 rekomendasi model terbaik yang jamin kenyamanan tanpa rasa sakit. 

6 Makanan yang Jika Dikonsumsi Bisa Meningkatkan Risiko Kanker, Hindari ya!

Tahukah bahwa ada beberapa makanan yang jika dikonsumsi bisa meningkatkan risiko kanker, lho. Apa saja?

HP Android Honor X6c: Rahasia Layar 120Hz Nyaman untuk Mata

Layar Honor X6c bukan cuma 120Hz, ada teknologi khusus cegah mata lelah. Cari tahu detailnya agar tak salah pilih!