M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Cara Mencegah Stunting pada Anak-Anak, Sudah Tahu?

Cara Mencegah Stunting pada Anak-Anak, Sudah Tahu?
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Stunting adalah gangguan tumbuh kembang pada anak yang disebabkan oleh kekurangan asupan gizi, serangan infeksi, maupun stimulasi yang tidak memadai.

Melansir situs web Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar, masalah stunting dipengaruhi oleh rendahnya akses terhadap makanan dari segi jumlah maupun kualitas gizi. Selain itu, pola asuh yang kurang baik dan rendahnya akses terhadap pelayanan kesehatan termasuk akses sanitasi dan air bersih juga dapat memengaruhi terjadinya stunting pada anak.

Sebelum terlambat, ada 5 cara pencegahan stunting yang bisa para orang tua praktikkan sebagai berikut:

1. Penuhi kebutuhan gizi sedari masa kehamilan

Cara pertama yang terbilang efektif untuk mencegah stunting pada anak yakni memenuhi kebutuhan gizi semenjak masa kehamilan.

Baca Juga: Manfaat Tidur Siang bagi Anak-Anak, Salah Satunya Bisa Meningkatkan Mood!

Disarankan bagi para ibu hamil untuk selalu mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Selain itu, suplemen sesuai anjuran dokter pun sangat direkomendasikan untuk ibu hamil konsumsi.

Sebaiknya, ibu hamil juga tidak lupa untuk memeriksakan kesehatannya ke dokter atau bidan secara rutin.

2. Memberikan ASI Eksklusif

Kandungan gizi mikro dan makro dalam ASI berpotensi untuk mengurangi peluang terjadinya stunting pada anak. Oleh sebab itu, ibu sangat disarankan untuk tetap memberikan ASI Eksklusif kepada bayi mereka hingga bayi berusia 6 bulan.

Protein whey dan kolostrum yang terdapat pada ASI juga dinilai mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi yang terbilang rentan.

3. Memberikan MPASI sebagai pendamping ASI Eksklusif

Memasuki usia 6 bulan, bayi sudah bisa diberikan MPASI sebagai makanan pendamping ASI. Dalam penyajian MPASI, penting untuk memilih makanan yang dapat memenuhi gizi mikro dan makro yang sebelumnya didapatkan dari ASI untuk mencegah stunting.

Badan Kesehatan Dunia WHO merekomendasikan fortifikasi dalam pemberian MPASI. Fortifikasi sendiri merupakan proses penambahan nutrisi ke dalam makanan.

Meskipun begitu, ibu harus tetap berhati-hati apabila ingin mengikuti rekomendasi dari WHO tersebut. Supaya aman, ibu bisa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum menentukan produk tambahan untuk fortifikasi MPASI.

4. Memantau tumbuh kembang anak secara rutin

Tumbuh kembang anak yakni tinggi dan berat badan mereka tidak boleh luput dari pemantauan orang tua.

Membawa anak ke Posyandu atau klinik khusus anak wajib untuk para orang tua lakukan secara berkala. Hal ini berguna untuk membantu orang tua mengetahui gejala awal gangguan tumbuh kembang pada anak. Jika memang benar ada gangguan, maka upaya penanganan pada anak pun bisa dilakukan dengan tepat dan segera.

5. Menjaga kebersihan lingkungan

Dikarenakan fisik anak-anak belum sekuat orang dewasa, maka berbagai macam penyakit pun memiliki kesempatan yang besar untuk menyerang mereka. Oleh sebab itu, orang tua harus memastikan bahwa lingkungan yang dihuni selalu dalam keadaan bersih. Pasalnya, peluang stunting akan meningkat apabila lingkungan sekitar dalam kondisi kotor.

Ketika lingkungan kotor, maka diare akan mudah menyerang anak akibat paparan kotoran yang masuk ke dalam tubuh mereka. Padahal, diare merupakan faktor ketiga yang bisa menyebabkan stunting pada anak.

Moms, itulah cara-cara yang bisa diterapkan untuk mencegah stunting pada anak. Semoga bermanfaat dan jangan lupa dipraktikkan ya Moms!

Selanjutnya: Simak Gejala Depresi yang Mungkin Terjadi pada Anak-Anak

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kulit Kusam di Usia 40-an? Rekomendasi Bedak Wardah Ini Rahasia Wajah Glowing

Bedak Wardah tak hanya glowing, tapi juga minim oksidasi dan awet seharian. Intip pilihan yang samarkan pori dan noda di usia 40-an!

Promo Paket Munggahan HokBen: Makan Hemat & Komplit Cuma Rp 50 Ribuan Per Orang

Munggahan di HokBen hanya Rp 50.000-an per orang. Promo ini terbatas sampai 15 Februari, jangan sampai terlewatkan.

20 Perangkat Xiaomi & Redmi Kebagian HyperOS 3.1, Cek Segera

20 perangkat Xiaomi & Redmi dipastikan dapat update HyperOS 3.1. Jangan sampai terlewat, cek apakah ponsel Anda termasuk daftar ini!

Ulang Tahun Terasa Hampa? Waspada, Itu Tanda Birthday Blues

Merasa sedih saat ulang tahun? Kondisi ini disebut birthday blues. Ketahui penyebab dan tanda-tandanya agar Anda tak lagi kesepian.

Katalog Promo Superindo Weekday Diskon hingga 55% Periode 9-12 Februari 2026

Cek promo Superindo Weekday hari ini periode 9-12 Februari 2026 untuk belanja hemat di Superindo terdekat awal pekan ini.

Diskon Besar! Nikmati Paket Burger Bangor Spesial Valentine, Pesan di GoFood

Rayakan Valentine dengan hemat. Burger Bangor hadirkan diskon fantastis untuk paket Juragan Cheese dan Jelata Cheese. Pesan sekarang juga!

21 Penyakit Tak Lagi Ditanggung BPJS Kesehatan Mulai Januari 2026, Ini Daftarnya

Jaminan kesehatan Anda berubah! 21 kondisi medis kini di luar tanggungan BPJS Kesehatan per Januari 2026. Segera periksa daftar selengkapnya.

Olahraga Hyrox Lagi Digemari, AirAsia Jalin Kerjasama Dengan Hyrox APAC

Dorong Wisata Olahraga dan Gaya Hidup di Asia Pasifik, AirAsia Jalin Kemitraan dengan Hyrox APAC        

Dapur Putih Ditinggalkan? Ini Warna Netral yang Lebih Hangat dan Disukai Desainer

Dapur putih Anda mulai bergeser? Simak warna netral baru yang lebih hangat, fleksibel, dan tetap cocok untuk rumah masa kini.  

Cara Cerdas Pakai Voucher Promo QRIS di MyBCA biar Transaksi Makin Hemat

Membeli dengan QRIS myBCA pekan ini ternyata bisa lebih hemat. Simak panduan lengkap memanfaatkan voucher promo agar pengeluaran lebih bijak.