M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Cara Memilih Bibit Tanaman Berkualitas Berdasarkan Perkembangbiakannya

Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Saat akan memulai menanam, hal utama yang penting untuk diperhatikan adalah bibit tanaman yang akan Anda gunakan. Sebab, bibit tanaman akan menentukan hasil perkebunan Anda dan menentukan pertumbuhan tanaman itu sendiri. Semakin berkualitas bibit tanaman yang digunakan, akan berkualitas juga hasilnya.

Sebelum Anda mengetahui bagaimana cara memilih bibit yang baik, Anda juga perlu mengetahui informasi tentang cara perkembangbiakan tanaman, yakni bibit tanaman dari biji (generatif)  dan bibit tanaman secara vegetatif ( hasil cangkok batang, stek, okulasi, dan lain-lain). Keduanya harus tetap Anda pertimbangkan sebelum akhirnya Anda membeli dan merawatnya.

Baca Juga: Begini Cara Merawat Tanaman Cabai agar Berbuah Lebat

Dilansir dari Cybext, syarat benih yang baik adalah benih (biji) yang memiliki daya kecambah minimal 80%. Artinya, yang tumbuh dari benih yang ditanam minimal 80%. Selain itu, bibit yang sehat adalah bibit yang terhindari dari hama dan penyakit. Lebih lengkapnya, berikut cara memilih bibit tanaman yang berkualitas.

Cara Memilih Bibit Tanaman Secara Generatif (Biji)

Jika Anda memilih bibit tanaman dari biji, Anda perlu memeriksa kemasan bibit secara keseluruhan. Periksa keterangan kedaluwarsa benih. Perhatikan juga persentase tumbuh dan kemurnian benih yang menjadi kunci keberhasilan tanaman tumbuh.

Pilihlah kemasan yang masih bagus dan toko yang Anda kunjungi adalah toko pertanian yang terpercaya. Akan lebih baik lagi jika bibit yang Anda beli memiliki sertifikasi dari instansi pertanian terkait. Jika diperoleh dari petani, pastikan Anda mendapatkan benih tersebut dari petani yang berpengalaman dan mengetahui tentang mutu dan jenis bibit dengan baik.

Cara lain menentukan biji yang berkualitas adalah biji tanaman harus berisi atau bernas. Tandanya adalah berat timbangannya sesuai dengan semestinya, memiliki penampakan penuh, dan tidak kopong. Anda juga dapat mengetesnya sendiri dengan cara merendamnya dalam air. Biji tanaman yang baik akan tenggelam, sedangkan yang hampa akan mengapung di permukaan air.

Ciri selanjutnya, benih memiliki ukuran yang seragam dan memiliki penampakan yang normal. Keseragaman ukuran ini menandakan bahwa biji sangat berkualitas karena telah diseleksi dengan baik. Warnanya juga cerah seperti warna asli, tidak kusam, dan tidak berubah warna saat disimpan. Perubahan warna yang terjadi bisa jadi merupakan tanda bahwa biji telah terkontaminasi.

Baca Juga: Ini Rekomendasi 6 Tanaman yang Cocok untuk Tabulampot

Cara Memilih Bibit Tanaman Secara Vegetatif (Cangkok, Stek, dan sebagainya)

Memilih bibit tanaman secara vegetatif sebenarnya memiliki keuntungan lebih baik karena Anda dapat melihat langsung hasil dari tanaman indukannya. Bahkan, bibit tanaman yang diambil melalui teknik vegatatif cenderung lebih cepat berbuah daripada bibit melalui biji. Namun, ini tetap bergantung dengan selera Anda dalam menikmati proses kegiatan bercocok tanam.

Bibit tanaman secara vegetatif bisa Anda dapatkan dari tanaman lain yang kemudian Anda tanam sendiri atau Anda bisa membelinya di toko pertanian. Harga untuk setiap tanaman bisa berbeda-beda, tetapi melihat kualitasnya adalah hal yang harus diutamakan.

Pertama-tama, Anda dapat melihat kondisi daun tanamannya. Bibit tanaman yang baik memiliki daun yang berwarna hijau cerah atau bagian pucuknya yang hijau kemerahan. Pilihlah batang yang kokoh dan akan besar sesuai dengan rimbunnya daun, tidak dihinggapi jamur, atau kering. Sama halnya dengan ranting bibit. Pilihlah ranting tanaman yang sejajr dan rimbun merata. Rantin yang rimbun akan menentukan banyak tidaknya buah yang akan dihasilkan.

Jika kebetulan Anda ingin membeli bibit tanaman yang sudah ditanam dalam polybag, Anda dapat memeriksa akarnya. Ini sedikit merepotkan karena Anda perlu membongkarnya. Maka, lakukan pemeriksaan ini ketika syarat bibit tanaman sebelumnya telah terpenuhi. Akar yang baik adalah memiliki akar serabut yang banyak, tidak berbau busuk, tidak basah, dan tidak berjamur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Terapi Asam Urat: Akupunktur dan Herbal Lebih Aman dari Obat

Kombinasi akupunktur dan herbal terbukti lebih efektif atasi asam urat lo. Pelajari bagaimana terapi ini bekerja.

20+ Link Twibbon Hari Kenaikan Yesus Kristus Terbaru Gratis

Berikut ini pilihan twibbon Hari Kenaikan Yesus Kristus 2026 yang bisa dipakai secara gratis.         

7 Kebiasaan yang Menyebabkan Gula Darah Naik di Malam Hari

Ada beberapa kebiasaan yang menyebabkan gula darah naik di malam hari, lo. Yuk, intip pembahasannya di sini!

Hasil Thailand Open 2026: Ada Thalita, Enam Wakil Indonesia Melangkah ke 16 Besar

Hasil Thailand Open 2026 Babak 32 Besar hari kedua, Rabu (13/5), enam wakil Indonesia melangkah ke 16 besar dari 10 wakil yang berlaga.

6 Rahasia Tersembunyi Manfaat Mewarnai bagi Kesehatan Orang Dewasa

Bukan cuma anak-anak, mewarnai terbukti tingkatkan mindfulness dan atasi stres pada orang dewasa. Cari tahu manfaat lengkapnya!

Foto Makin Estetik, Ini Tips Foto dengan Kamera Vintage ala Shopee

Shopee memberi tips foto dengan kamera vintage supaya hasil foto semakin estetik.                    

Bitcoin Bertahan di US$ 80.000 saat Pasar Saham AS Terimbas Data Inflasi

Bitcoin tidak bergerak mengekor indeks saham di Wall Street, melainkan lebih searah dengan yield US Treasury.

Kebiasaan Mental Warren Buffett yang Bikin Finansial Anda Lebih Stabil

Cara berpikir Warren Buffett soal disiplin, uang, dan kesabaran kini makin relevan untuk masyarakat Indonesia di era ekonomi serba cepat.​

Tren Kaca Patri Kembali Populer, Ini Cara Buat Rumah Terlihat Artistik dan Modern

Kaca patri kembali jadi tren rumah 2026 karena membuat hunian terasa hangat, estetik, artistik, dan penuh karakter.​

Kenapa Orang yang Rajin Bekerja Tetap Sulit Kaya? Ini 10 Penyebab Jarang Disadari

Banyak orang bekerja keras tiap hari, tetapi kondisi finansial tetap stagnan. Ini penyebab sering tidak disadari. Catat ulasan berikut ini, ya.​