M O M S M O N E Y I D
Santai

Cara Melaporkan Penipuan di Telegram dengan Mudah, Hati-hati dengan Grup Palsu!

Cara Melaporkan Penipuan di Telegram dengan Mudah, Hati-hati dengan Grup Palsu!
Penulis: Pinky Annisa  |  Editor: Pinky Annisa


MOMSMONEY.ID - Cara melaporkan penipuan di Telegram bisa digunakan untuk menghapus akun penipuan. Pertumbuhan pelanggaran yang pesat di Telegram menunjukkan pentingnya perlindungan proaktif. 

Jika ditelusuri secara kuartalan, juga terlihat peningkatan yang mengkhawatirkan sebesar 116% dibandingkan kuartal sebelumnya. Daniel Shapiro, pengamat media sosial dari Redpoints.com, menjelaskan bahwa pelaku kejahatan menggunakan platform ini untuk membuat grup palsu, penipuan kripto, phishing, dan banyak lagi. 

“Anda dapat melaporkan akun penipuan apa pun dengan bot @notoscam, tetapi pelaporan ini membutuhkan waktu,” jelasnya.

Simak penjelasan detail mengenai cara melaporkan penipuan di Telegram berikut ini:

Baca Juga: Rumor iPhone 17e, Akankah Lebih Baik dari iPhone 16e? Cari Jawabannya di Sini!

Cara melaporkan penipuan di Telegram

Di bawah ini cara menggunakan melaporkan penipuan di Telegram dengan bot:

1. Buka telegram 

Untuk melaporkan pengguna di Telegram, pertama-tama buka aplikasi Telegram. Perlu diketahui bahwa Anda harus memiliki akun Telegram untuk melaporkan akun atau kanal apa pun. 

Situs web tersebut memang menyediakan formulir di halaman dukungannya untuk melaporkan akun Telegram. Formulir ini berlaku untuk semua jenis masalah. 

Melaporkan kanal atau pengguna di sana atas penipuan di aplikasi dapat menyebabkan pesan Anda hilang. 

2. Cari @notoscam

Setelah masuk ke akun, buka bagian obrolan dan cari bot '@notoscam'. Nama botnya adalah “laporkan peniruan identitas” dan centang. Anda juga bisa menggunakan tautan langsung ini untuk mengakses kanal tersebut.

3. Berikan alasan pelaporan

Mulailah mengetik di jendela obrolan dengan menandai akun atau saluran penipu, lalu jelaskan alasan di balik laporan tersebut. Anda juga bisa melaporkan akun atau kanal penipuan Telegram dengan mengeklik ikon tiga titik di layar profil pengguna dan memilih Laporkan. Pilih alasan pelaporan dan pilih kirim. 

Mempercepat laporan penipuan dengan aplikasi pihak ketiga

Telegram memang menyediakan opsi obrolan untuk melaporkan akun penipuan, tetapi melaporkan satu per satu tentu akan sangat merepotkan. Sebagai gantinya, Anda bisa menggunakan Red Points untuk membuat pelaporan berjalan otomatis.

Red Points menggunakan pencarian berbasis bot untuk menemukan dan melaporkan berbagai jenis penipu Telegram. Penipuan ini dapat mencakup pelanggaran peniruan identitas melalui grup Telegram palsu, penipuan kripto, dan penipuan phishing. 

Sistem Red Points terus meningkatkan deteksi dengan mempelajari riwayat penghapusan. 

5 penipuan telegram yang paling sering terjadi

Berikut adalah jenis-jenis penipuan Telegram yang paling sering ditemui:

1. Grup dan saluran Telegram palsu

Kemampuan Telegram untuk mendukung grup dan kanal besar menjadi alasan mengapa kebanyakan orang mendaftar di aplikasi ini. Namun, banyak penipu Telegram yang memanfaatkan fitur ini untuk membuat akun atau kanal palsu dan mengelabui pengguna dengan rasa aman yang palsu. 

Para peneliti dari Universitas Sapienza Roma dan Universitas Temple Amerika Serikat menemukan tokoh politik, tokoh masyarakat, dan layanan bisnis menjadi target utama grup palsu di Telegram. Saluran palsu ini sering kali terlihat sama dengan saluran asli karena penipu menyalin semuanya termasuk nama penggunanya.

Saluran palsu ini bertujuan membuat Anda mengakses tautan mencurigakan atau memberikan informasi pribadi, meretas akun dan memperoleh akses ke informasi perbankan Anda.

Baca Juga: Rumor iPhone 17e, Akankah Lebih Baik dari iPhone 16e? Cari Jawabannya di Sini!

2. Penipuan kripto

Telegram terkenal bagi para penggemar mata uang kripto dan blockchain.  Penipuan kripto di Telegram melibatkan penipu yang menyamar sebagai pakar kripto dan menjamin keuntungan atas investasi kripto. 

Penipu ini dapat menghubungi Anda di Telegram atau mengundang untuk bergabung dengan kanal kripto mereka. Penipu di Telegram juga akan menawarkan giveaway dan undian gratis untuk berbagai mata uang kripto.

Namun, untuk menerima hadiah atau bingkisan gratis ini, pengguna diminta memberikan data pribadi dan informasi perbankan, atau membayar "biaya".

3. Penipuan phishing

Telegram memungkinkan bisnis menggunakan fitur botnya untuk terlibat dalam percakapan dengan pengguna. Bot Telegram menggunakan AI dan pemrosesan bahasa alami untuk memulai percakapan. 

Penipu menggunakan bot Telegram untuk menyamar sebagai perwakilan bank dan perusahaan besar lainnya guna mengelabui pengguna. Ada juga kasus di mana penipu membuat bot yang menyamar sebagai dukungan teknis atau dukungan pelanggan dari perusahaan.

Bot tersebut kemudian meyakinkan pengguna untuk memberikan informasi pribadi atau perbankan atau detail login dengan kedok membantu pengguna. SafeGuard Cyber memantau pesan-pesan untuk risiko keamanan di berbagai platform, sekitar 42% pesan penipuan telah terjadi di WhatsApp dan 24% di Telegram. 

Itulah detail informasi yang memuat tentang cara melaporkan penipuan di Telegram dengan mudah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kuota Internet Hemat: Google Play Rilis Pause, Unduh Aplikasi Besar Jadi Tenang

Mengunduh aplikasi berukuran besar kini tak perlu takut gagal di jalan. Opsi Pause membuat kuota seluler Anda jauh lebih aman.

Kuota Internet Hemat: Google Play Rilis Pause, Unduh Aplikasi Besar Jadi Tenang

Mengunduh aplikasi berukuran besar kini tak perlu takut gagal di jalan. Opsi Pause membuat kuota seluler Anda jauh lebih aman.

Huawei Rilis Ponsel dengan Chip Kirin 9050 Pro, Siap Jegal iPhone Lipat

Huawei meluncurkan Mate XT2 dengan chipset Kirin 9050 Pro. Keinginan inovasi layar lipat tiga ini mampu membendung pesona iPhone lipat.

Tablet Layar Besar Resolusi 2,5K: Lenovo Idea Tab Plus Bawa Baterai 10.200mAh

Tablet layar besar IPS 12,1 inci hadirkan warna memukau. Kecerahan 800 nits dan refresh rate 90Hz tingkatkan pengalaman menonton visual tinggi.

Kenali Tanda Postpartum Depression yang Beda dari Baby Blues

Kenali apa itu postpartum depression yang kerap disangka sama dengan baby blues dan juga tanda-tandanya di sini.

Bumil Wajib Catat 5 Kandungan Skincare yang Berbahaya untuk Kandungan

Bumil catat beberapa kandungan skincare berbahaya yang sebaiknya tidak digunakan saat tengah mengandung, ya.

Kolesterol Darah Aman, Makan Telur dan Makanan Tinggi Protein Setiap Hari

Memadukan telur dengan makanan tinggi protein seperti daging tanpa lemak dapat menekan risiko penyakit kardiovaskular. Simak penyerapan nutrisinya

Bukan Tampak Bahagia, Kenali Tanda Smiling Depression yang Jarang Disadari Ini

Tahukah Anda, orang yang tampak bahagia bisa alami depresi? Kenali tanda smiling depression dan cek gejalanya di sini.

Kesempatan Terakhir! Promo HokBen 9.9 September, Kenyang Berdua Jadi Lebih Murah

Buruan serbu promo HokBen 9.9 di hari terakhir ini. Nikmati kombinasi paket favorit berdua hanya Rp 99.000 di store terdekat.

Mengontrol Kadar Asam Urat pada Lansia Efektif Cegah Risiko Komplikasi Jantung

Serangan asam urat lansia ternyata tidak cuma mengincar jempol kaki. Ketahui pergeseran gejala ke tubuh bagian atas dan dampaknya.