M O M S M O N E Y I D
AturUang

Cara Jaga Keamanan Akun dan Data Pribadi di 2025, Jangan Sampai Kecolongan!

Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Di era digital yang serba cepat ini, menjaga keamanan akun dan data pribadi menjadi hal yang sangat penting. Simak saran dari Shoppe berikut ini.

Banyak orang tidak sadar bahwa informasi seperti OTP dan PIN bisa menjadi celah masuknya kejahatan siber jika tidak dijaga dengan baik. Apalagi dengan semakin tingginya frekuensi transaksi online, perlindungan data pribadi bukan lagi pilihan tapi kebutuhan.

Jangan Pernah Bagikan OTP dan PIN kepada Siapa Pun

Salah satu cara paling dasar namun vital dalam menjaga keamanan akun dan data pribadi adalah tidak pernah membagikan OTP dan PIN. Dua elemen ini sering jadi incaran utama para pelaku kejahatan digital karena langsung terhubung dengan akses akun Anda.

Meski pelaku bisa saja mengaku sebagai pihak resmi, Anda harus tetap waspada. Tidak ada institusi digital yang akan meminta OTP atau PIN secara langsung lewat pesan atau telepon. Mengabaikan hal ini bisa berujung pada hilangnya kontrol atas akun pribadi Anda.

Baca Juga: Pentingnya Memahami Arus Kas untuk Keuangan yang Lebih Terkendali

Aktifkan Fitur Keamanan Tambahan di Perangkat

Kini hampir semua perangkat digital menyediakan fitur keamanan tambahan seperti fingerprint atau Face ID. Mengaktifkan fitur ini bisa menjadi lapisan perlindungan ekstra yang sangat efektif dalam menjaga keamanan akun dan data pribadi.

Dengan fitur biometrik, hanya Anda yang dapat mengakses akun atau melakukan transaksi, karena sistem akan mengenali sidik jari atau wajah sebagai autentikasi. Ini akan mempersulit pihak tak bertanggung jawab untuk masuk meski mereka memiliki akses ke perangkat Anda.

Waspadai Tautan Mencurigakan yang Datang Lewat Pesan

Modus kejahatan digital makin beragam, salah satunya melalui tautan mencurigakan yang dikirim lewat pesan singkat atau email. Klik satu kali saja bisa membuat data pribadi Anda berpindah tangan ke pihak yang salah.

Oleh karena itu, penting untuk selalu memeriksa alamat tautan sebelum mengkliknya. Bila perlu, abaikan atau hapus pesan mencurigakan tersebut agar tidak tergoda membukanya. Ini bagian dari cara sederhana namun efektif dalam menjaga keamanan akun dan data pribadi.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Besok Selasa 10 Juni 2025: Keuangan & Karier Taurus Harus Waspada

Rutin Periksa Riwayat Transaksi Anda

Salah satu cara untuk mendeteksi penyalahgunaan sejak dini adalah dengan rutin mengecek riwayat transaksi di aplikasi yang Anda gunakan. Bila ada aktivitas mencurigakan, segera laporkan dan lakukan pengamanan tambahan.

Dengan kebiasaan ini, Anda bisa lebih sigap menghadapi potensi kejahatan digital. Mengecek transaksi bukan hanya soal keuangan, tapi juga bagian dari pengamanan data pribadi secara menyeluruh.

Jangan Asal Klik Saat Bertransaksi Online

Transaksi online memang memudahkan banyak hal, tapi juga membuka peluang risiko jika tidak dilakukan dengan hati-hati. Salah satu tips penting dalam menjaga keamanan akun dan data pribadi adalah tidak sembarangan klik tautan atau tombol yang belum jelas asal-usulnya.

Selalu pastikan Anda berada di situs atau aplikasi resmi sebelum memasukkan informasi sensitif. Satu langkah hati-hati bisa menyelamatkan Anda dari kerugian besar di masa depan.

Baca Juga: Waktunya Financial Check Up: Begini Cara Cerdas Cek Kesehatan Keuangan Anda

Menjaga keamanan akun dan data pribadi di era digital bukanlah hal yang sulit jika Anda tahu langkah yang tepat. Mulai dari tidak membagikan OTP dan PIN, mengaktifkan fitur keamanan tambahan, hingga waspada terhadap tautan mencurigakan, semua adalah upaya preventif yang wajib dilakukan. 

Ingat, data pribadi adalah aset berharga, jadi pastikan Anda selalu melindunginya agar tetap bisa beraktivitas dan transaksi online dengan nyaman dan aman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.