M O M S M O N E Y I D
AturUang

Berikut Modus Hingga Tips Jaga Data Diri dari Bank BSI

Berikut Modus Hingga Tips Jaga Data Diri dari Bank BSI
Reporter: Nina Dwiantika  |  Editor: Nina Dwiantika


MOMSMONEY.ID – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus menggencarkan edukasi dan literasi untuk meningkatkan kesadaran nasabah agar lebih waspada terhadap berbagai potensi ancaman kejahatan keuangan di era digital, khususnya terkait keamanan data diri. Lewat kampanye “Jagalah Hati, Jaga Data Diri”, BSI mengajak nasabah dan masyarakat untuk lebih sadar menjaga kerahasiaan data pribadi dalam setiap transaksi.

SEVP Branding and Communication BSI, Kemas Erwan Husainy mengatakan, kampanye “Jagalah Hati, Jaga Data Diri” lahir dari kesadaran akan semakin canggihnya kejahatan di dunia digital perbankan. Dirinya menyebut transaksi digital berpotensi  besar untuk disusupi oleh para pelaku kejahatan, dan data pribadi adalah pertahanan terakhir nasabah untuk menghindari upaya penipuan yang mereka lakukan.

Dalam dunia digital, keamanan data menjadi salah satu perhatian utama. Lewat “Jagalah Hati, Jaga Data Diri”, BSI mengajak nasabah untuk melihat data mereka sebagai sesuatu yang bersifat pribadi dan sangat berharga. Konsep ini mengingatkan kita bahwa keamanan data tidak hanya soal keandalan teknologi, tetapi juga tentang menjaga informasi yang sangat penting dan pribadi sebagai kunci pada proses otentifikasi sebagai langkah verifikasi untuk memastikan bahwa hanya pemilik akunlah yang mengakses transaksi.

Salah satu langkah pertama agar tidak terkena kejahatan keuangan saat bertransaksi digital adalah dengan mengetahui modus penipuan yang mengincar data pribadi dan langkah-langkah pencegahannya.

Sejumlah modus penipuan yang perlu dikenal dan diwaspadai oleh masyarakat antara lain adalah phishing melalui email. Phising merupakan penipuan yang mengarahkan korban ke situs palsu untuk mencuri data pribadi.

Baca Juga: Berikut Jajaran Komisari dan Direksi Maybank Indonesia Terkini 2025

Kemudian, penipuan melalui SMS yang mengatasnamakan Bank, yang meminta konfirmasi transaksi  dengan menyertakan link palsu untuk meminta data credential  seperti PIN, nama ibu kandung, nomor kartu, exp date, CVV/CVC, nomor handphone, dan OTP. Selain itu, penipuan melalui telepon/whatsapp palsu mengaku petugas resmi. Dalam modus ini, pelaku mengaku sebagai petugas bank atau instansi lain untuk meminta konfirmasi transaksi dengan meminta data-data pribadi dan credential kartu serta OTP.

Modus lainnya, situs palsu mirip laman resmi. Penipu membuat website palsu yang menyerupai situs resmi untuk menipu korban. Termasuk penipuan menggunakan surat palsu. Pelaku mengirimkan surat resmi namun palsu kepada korban, yang isinya meminta pembayaran atau data pribadi.

Tidak kalah penting, wi-fi publik dan malware. Dia mengingatkan tingginya risiko menggunakan jaringan wi-fi publik yang tidak aman. “Penting sekali bagi seluruh masyarakat di era sekarang ini, untuk mengenali modus-modus tersebut sehingga lebih berhati-hati dan waspada dalam menjaga keamanan diri kita,” ujarnya.

Dia menekankan, pentingnya menjaga kerahasiaan data seperti PIN, nama Ibu Kandung, nomor kartu, password, exp date, CVV/CVC dan OTP (One-Time Password) serta memastikan tidak ada pihak lain yang mengakses akun nasabah. Selalu mengecek kebenaran informasi melalui BSI Call 14040, website www.bankbsi.co.id dan sosial media BSI di Instagram, Twitter dan Facebook @banksyariahindonesia.

Agar terhindar dari modus penipuan nasabah juga dianjurkan untuk tidak membuka link mencurigakan apapun yang diterima melalui SMS/whatsApp, e-mail,  atau media lainnya yang meminta data pribadi/kartu, beserta kode OTP. Cek kembali nomor pengirim pesan atau penelpon, pastikan resmi dan asli dari pihak BSI.

BSI juga berkolaborasi dengan pihak berwenang dan lembaga terkait lainnya untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan digital di sektor perbankan. Erwan menghimbau kepada nasabah untuk melindungi data, menjaga keamanan finansial dan selalu memastikan info yang diterima adalah informasi yang valid. Melalui upaya berkelanjutan ini, Erwan berharap BSI dapat berkontribusi aktif menciptakan pengalaman perbankan yang lebih aman dan nyaman, serta mendukung pengembangan sektor keuangan yang lebih inklusif dan bebas dari ancaman kejahatan keuangan digital.

Baca Juga: Ray White: Industri Properti Indonesia Tunjukkan Tanda-Tanda Pemulihan yang Kuat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil BATC 2026: Kalah dari Jepang, Tim Putra Indonesia Raih Medali Perunggu

Tim putra Indonesia hanya mampu meraih medali perunggu dalam BATC usai kalah 1-3 dari tim putra Jepang.

6 Alasan Tidur Bisa Bikin Berat Badan Turun yang Jarang Diketahui

Ini, lho, beberapa alasan tidur bisa bikin berat badan turun yang jarang diketahui. Apa saja, ya?          

7 Manfaat Buah Kersen: Sejumlah Penyakit Kronis Ini Bisa Anda Hindari

Buah kersen yang sering dipandang sebelah mata ternyata kaya vitamin C. Lindungi tubuh dari infeksi paru-paru dan serangan jantung!

7 Manfaat Sukun yang Tersembunyi untuk Pencernaan hingga Kekebalan Tubuh

Sukun ternyata bukan cuma bikin kenyang, tapi juga perbaiki pencernaan dan kekebalan tubuh.Temukan semua manfaatnya untuk hidup lebih berkualitas.

9 Khasiat Konsumsi Jus Timun untuk Kesehatan Tubuh

Ketahui beberapa khasiat konsumsi jus timun untuk kesehatan tubuh berikut ini, yuk!                          

7 Kebiasaan di Pagi Hari yang Bisa Bikin Berat Badan Turun

Tahukah bahwa ada beberapa kebiasaan di pagi hari yang bisa bikin berat badan turun, lho. Kira-kira ada apa saja?

Promo Ramadhan 2026: Bukber Hotel Jogja Nyaman & Hemat di Bawah Rp 150 Ribu

Ramadhan 2026, Anda bisa menikmati bukber nyaman tanpa menguras dompet. 10 hotel Jogja tawarkan iftar di bawah Rp 150.000. Cek detailnya!

Harga Samsung Galaxy A07 Februari: Cek Fitur Unggul & Varian Terbaik Anda!

Mencari HP Rp1 jutaan? Harga Samsung Galaxy A07 Februari 2026 tawarkan performa gaming memukau. Temukan varian terbaik sesuai kebutuhan!  

Standar Kekayaan Kelas Atas pada Usia 69 Tahun dan Makna Aman Secara Finansial

Cek ukuran kekayaan kelas atas di usia 69 tahun ini dan pahami mengapa rasa aman finansial kini lebih penting dari kemewahan.

Rumah Terasa Tidak Nyaman? Ini Penyebab dan Solusi Mengatasinya

Rumah terasa tidak nyaman tanpa alasan jelas? Ini penjelasan dan solusi desain sederhana yang relevan untuk hunian masa kini, cek yuk.