M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Burson Luncurkan Platform AI untuk Ubah Reputasi Jadi Nilai Bisnis

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Burson meluncurkan Reputation Capital, solusi teknologi dan konsultasi berbasis kecerdasan buatan pertama di dunia yang menghubungkan reputasi perusahaan dengan hasil bisnis konkret seperti penjualan dan harga saham.

Inovasi ini dirancang untuk membantu perusahaan mengelola reputasi secara real-time dan menjadikannya aset yang bisa diukur serta dioptimalkan.

Melalui pemodelan AI canggih, Reputation Capital menganalisis delapan faktor pembentuk reputasi seperti kepemimpinan, tanggung jawab sosial, hingga kreativitas.

Teknologi ini menangkap sinyal dari berbagai sumber data digital dan sosial selama 24 jam nonstop, menghasilkan skor reputasi yang dinamis dan strategi komunikasi yang teruji.

"Dengan Reputation Capital, kami mengidentifikasi faktor spesifik yang membentuk reputasi dan menyambungkannya langsung dengan hasil bisnis," ujar Corey duBrowa, CEO Global Burson, dalam siaran pers Kamis (12/6).

Baca Juga: Hailuo AI Video Kungfu Bantu Konten Kreator Ubah Foto Jadi Video

Pendekatan ini memungkinkan klien membuat keputusan cepat yang berdampak positif terhadap persepsi publik dan performa perusahaan.

Teknologi ini juga terbukti berdampak terhadap nilai pemegang saham, khususnya di sektor teknologi. Dalam studi internal Burson, peningkatan satu persen skor reputasi dapat menghasilkan nilai tambahan hingga US$ 2,4 miliar bagi satu perusahaan.

"Reputation Capital mengubah paradigma dari alat konvensional menjadi intelijen prediktif yang dapat ditindaklanjuti," kata Chad Latz, Chief Innovation Officer Global Burson.

Chad menambahkan, ini merupakan solusi yang sangat dibutuhkan bisnis saat menghadapi krisis maupun memanfaatkan peluang pasar.

Marianne Admardatine, CEO Burson Indonesia, menegaskan kesiapan adopsi teknologi ini di tanah air.

"Kami siap membantu klien Indonesia memaksimalkan nilai reputasi sebagai keunggulan kompetitif melalui data dan wawasan real-time," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.