M O M S M O N E Y I D
AturUang

Bunga Deposito Bank DBS Januari 2025, Tertinggi 5,00%

Reporter: Nina Dwiantika  |  Editor: Nina Dwiantika


MOMSMONEY.ID - Buat Anda pemburu bunga deposito tinggi, Anda perlu masuk ke bank-bank kelas menengah. Soalnya, bank-bank tersebut memberikan tawaran bunga deposito tinggi dengan ketentuan jumlah penempatan dana yang ramah di kantong.

Masih di awal bulan Januari 2025, PT Bank DBS Indonesia punya penawaran bunga deposito mulai dari terendah 4,50% hingga tertinggi 5,00%. Artinya, bunga deposito tersebut lebih tinggi daripada bunga deposito di bank-bank papan atas.

Yang menarik, dengan saldo minimal penempatan dana Rp 1 juta hingga Rp 5 juta, nasabah deposito sudah bisa menikmati bunga tinggi, yaitu bunga 4,50% untuk penempatan dana 1 bulan dan 3 bulan, bunga 4,75% untuk penempatan dana 6 bulan, dan bunga 5,00% untuk penempatan dana 9 bulan atau 12 bulan.

Bagaimana dengan nasabah dengan saldo di atas Rp 100 juta? Bank DBS tetap sama memberikan tingkat bunga 4,50% hingga 5,00%. Tertarik untuk simpan deposito di Bank DBS? Nah, pembukaan dan pengelolaan deposito dapat dilakukan secara online melalui aplikasi digibank, sehingga bisa dapat Anda akses melalui smartphone Anda.

Baca Juga: Bunga Deposito Bank Panin di Januari 2025, Tertinggi 4,25%

Berikut ini rincian bunga deposito di Bank DBS :

Suku Bunga Investasi Deposito Rupiah

Jumlah Penempatan

Suku bunga sesuai tenor*

1 bulan

3 bulan

6 bulan

9 bulan

12 bulan

IDR 1.000.000 -< IDR 4.999.999

4,50%

4,50%

4,75%

5,00%

5,00%

IDR 5.000.000 -< IDR 9.999.999

4,50%

4,50%

4,75%

5,00%

5,00%

IDR 10.000.000 -< IDR 19.999.999

4,50%

4,50%

4,75%

5,00%

5,00%

IDR 20,000.000 -< IDR 49.999.999

4,50%

4,50%

4,75%

5,00%

5,00%

IDR 50.000.000 -< IDR 99.999.999

4,50%

4,75%

5,00%

5,00%

5,00%

IDR 100.000.000 -< IDR 249.999.999

4,50%

4,75%

5,00%

5,00%

5,00%

IDR 250.000.000 -< IDR 399.999.999

4,50%

4,75%

5,00%

5,00%

5,00%

IDR 400.000.000 -< IDR 499.999.999

4,50%

4,75%

5,00%

5,00%

5,00%

>= IDR 500.000.000

4,50%

4,75%

5,00%

5,00%

5,00%

Baca Juga: Bunga Deposito Bank OCBC NISP di Januari 2025, Tertinggi 4,75%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Emas Global Terjun Bebas ke bawah US$ 4.000, Ini Pemicunya!

Harga emas global menjebol level US$ 4.000 per troi ons. Ini pertama kalinya sejak November 2025.    

Komplikasi Asam Urat: Waspada Risiko Kerusakan Ginjal dan Stroke Mengintai

Asam urat yang diabaikan bisa memicu kerusakan ginjal dan stroke. Pahami risiko kardiovaskular serta diabetes tipe 2 yang meningkat drastis.

Jangan Langsung Marah! Ini 6 Kiat Jitu Hadapi Nilai Rapor Anak yang Merosot

Apakah amarah solusi nilai rapor anjlok? Tidak. Simak strategi orang tua menghadapi nilai anak agar ia tumbuh percaya diri dan berprestasi.

Suka Mandi Air Panas atau Dingin? Cari Tahu Manfaatnya untuk Tubuh di Sini

Keduanya, mandi dengan air panas atau dingin sama-sama memiliki manfaat bagi tubuh. Berikut ini adalah beberapa manfaatnya.​

Pilih Redmi Pad 2 atau Pro? Cek Beda Chipset dan Baterai Ini

Bingung memilih Redmi Pad 2 atau versi Pro? Perbandingan chipset dan kapasitas baterai menjadi kunci. Temukan mana yang terbaik untuk Anda. 

Bukan Sekadar Kenyang, Ini Alasan Memilih Makanan Hewan

Punya hewan peliharaan bukan sekadar merawat atau memberi makanan yang mengenyangkan. Intip cara pemeliharaan makanannya.

Mata Juling Bukan Sekadar Masalah Penampilan, Deteksi Dini Penting

​Kampanye edukasi mata juling JEC Eye Hospitals & Clinics mendapat pengakuan dan membawa pesan tentang pentingnya pemeriksaan mata sejak dini.

Mau Ke GBK Akhir Pekan Ini? Cek Dulu Agenda Event 25-28 Juni 2026

Ada sejumlah event di GBK pada Kamis-Minggu (25 - 28 Juni) yang berpotensi menimbulkan keramaian dan kepadatan di beberapa area.

Berbalik Menguat, IHSG Kamis Pagi Melaju 1,14% ke Level 5.950

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka dengan penguatan pada Kamis pagi, 25 Juni 2026. Indeks menguat 1,14% ke level 5.950. 

Perubahan Budaya dan Perilaku Konsumen Jadi Tantangan Utama Banyak Merek

Perubahan budaya dan perilaku konsumen menjadi tantangan utama yang dihadapi banyak merek saat ini.