M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Bukan Cuma Perbankan, Industri Migas Juga Perlu Keamanan Digital

Bukan Cuma Perbankan, Industri Migas Juga Perlu Keamanan Digital
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Selama ini sistem keamanan identik dengan industri perbankan atau layanan keuangan. Namun, sektor minyak dan gas bumi (migas) juga membutuhkan sistem keamanan yang kuat agar kegiatan operasional tetap berjalan dan target produksi tidak terganggu.

President Director & CEO PT Nawakara Perkasa Nusantara, Dino Hindarto, mengatakan ancaman di industri migas kini semakin beragam.

Tidak hanya pencurian, sabotase, atau vandalisme, transformasi digital juga meningkatkan risiko serangan siber terhadap sistem operasional.

"Keamanan bukan sekadar melindungi aset, tetapi memastikan operasional dapat berjalan tanpa gangguan. Kami memandang keamanan sebagai business enabler yang menjaga kontinuitas operasi melalui pendekatan Plan, Prevent, Protect yang dipadukan dengan prinsip Detect, Deter, Delay, dan Response," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (14/7).

Baca Juga: BKI Kerek Standar Keselamatan Offshore, Soroti Risiko Sistem SPM di Industri Migas

Menurut Dino, banyak fasilitas migas berada di wilayah terpencil sehingga rentan terhadap gangguan keamanan. Selain itu, penggunaan teknologi seperti SCADA,

Internet of Things (IoT), dan sistem pemantauan jarak jauh membuat perlindungan terhadap sistem operasional menjadi semakin penting.

Karena itu, perusahaan mulai memanfaatkan teknologi seperti AI Video Analytics, command center, drone surveillance, hingga sensor IoT untuk mendeteksi potensi gangguan lebih dini sekaligus mempercepat respons ketika terjadi insiden.

"Dalam industri migas, setiap menit downtime memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi. Karena itu, investasi pada teknologi keamanan tidak hanya meningkatkan perlindungan aset, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap efisiensi operasional dan produktivitas perusahaan," kata Dino.

Ia menambahkan, sistem keamanan yang terintegrasi tidak hanya menjaga aset perusahaan, tetapi juga membantu menciptakan operasional yang lebih stabil sehingga meningkatkan kepercayaan investor dan mendukung keberlanjutan produksi migas nasional.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.