M O M S M O N E Y I D
HOME, AturUang

Mau Bayar Liburan dengan Paylater? Baca Dulu Untung Ruginya di Sini

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Skema transaksi paylater tidak melulu berhubungan dengan pembelian produk-produk di e-commerce. Sekarang ini banyak produk dan jasa yang menawarkan model pembayaran dengan paylater.

Sebut saja aplikasi perjalanan, kini mereka gencar menawarkan metode pembayaran paylater. Ada aplikasi yang memang memiliki fitur ini, ada pula yang bekerjasama dengan aplikasi pinjaman online lainnya, yang melibatkan perbankan untuk memfasilitasi model pembayaran begini. 

Perusahaan teknologi itu bahkan menawarkan beragam promo menarik jika membayar dengan paylater, mulai dari potongan tarif hotel atau transportasi maupun produk-produk lainnya. Bahkan hingga mengutip bunga yang rendah.

Baca Juga: Bingung Cari Oleh-Oleh Dari Bali? Intip Dulu Beberapa Inspirasinya Berikut Ini

Kebanyakan promo itu seputar potongan harga untuk staycation jika membayar pakai skema paylater. Namun sayangnya, banyak orang tidak cermat, karena setelah dihitung-hitung jumlah cicilannya sama atau bahkan melebihi nilai pembayaran secara tunai.

Maklumlah, bisa saja keputusan orang menggunakan fasilitas paylater itu agar niatnya untuk bepergian, khususnya liburan, bisa cepat terlaksana. Jika harus menabung terlebih dulu akan menunggu lama, dan bahkan bisa saja setelah beberapa bulan menabung terjadi kenaikan harga.

Lantas, bagaimana sebenarnya penggunaan paylater untuk liburan? Bolehkah?

Widya Yuliarti, perencana keuangan Komunitas Menyala, mengatakan, paylater boleh untuk keperluan liburan. Tapi perlu dipahami juga bagaimana persisnya sistem paylater tersebut.

"Jika memang ada promo gratis biaya admin dan promo potongan, tidak ada masalah menggunakannya," katanya.

Baca Juga: Manfaat Alpukat untuk Kesehatan Kulit yang Perlu Anda Ketahui

Akan tetapi, kita juga tetap harus memiliki uang yang bisa digunakan untuk membayar tagihan paylater tersebut. Jangan sampai kita menganggap paylater ini adalah utang yang tidak perlu dibayar. Maka, perlu diingat, paylater memberikan fitur bisa dibayar di depan supaya kita bisa melunasinya di saat memiliki uang nantinya.

Budi Raharjo, perencana keuangan Oneshildt Financial Indepence, mengatakan, sah-sah saja apabila kita menggunakan paylater untuk suatu pengeluaran. Namun, sebagaimana pada umumnya kita memutuskan berutang, harus ada beberapa pertimbangan.

Pertama, jika memang keperluannya untuk hal yang konsumtif, tapi karena adanya promo, maka kita dapat memperoleh yang kita inginkan, yakni biaya yang lebih murah apabila memakai paylater. Contohnya liburan hemat, maka itu boleh saja digunakan.

Catatan kedua, tetap memperhatikan juga koridor lainnya. Misalnya, seperti apa kemampuan kita membayar saat tagihan sudah datang.

Hal ketiga yang perlu diperhatikan adalah, sangat dianjurkan agar cicilan paylater untuk liburan ini tidak berlebihan karena dapat mengganggu keuangan.

Baca Juga: 5 Hal yang Harus Dihindari Penderita Gagal Ginjal

 "Yang tidak boleh adalah ketika terlalu memaksakan untuk menggunakan paylater untuk liburan, padahal tidak jelas kemampuan mengembalikannya. Hal ini bisa membahayakan keuangan Anda sendiri," ujar Budi.

 Hal lain yang perlu diperhatikan adalah biaya-biaya yang dikenakan ketika menggunakan paylater. Untuk itu, Anda harus memperhatikan biaya bunga, administrasi, dan berbagai pungutan yang diterapkan paylater.

Yang juga tidak kalah penting adalah jangka waktu cicilan paylater. Budi mengingatkan, sebenarnya hal ideal untuk liburan adalah menggunakan dana liburan yang direncanakan jauh-jauh hari. Paling tidak sekitar 6 bulan-12 bulan sebelumnya.

 Akan tetapi, jika memang terpaksa menggunakan paylater sebagai pengeluaran konsumtif seperti liburan, maka jangka waktu cicilan sebisa mungkin tidak lebih dari satu bulan.

"Jangan sampai pengeluaran liburan yang singkat itu, membawa dampak keuangan berkepanjangan karena masih harus mencicil paylater dalam jangka waktu yang panjang," pesan Budi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hujan Lebat Guyur 12 Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (10/9)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Kamis 10 September 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Sejumlah Wilayah Masih Diselimuti Udara Kabur, Cek Prediksi Cuaca Jawa Timur Besok

Cuaca Jawa Timur Kamis (10/9) dan Jumat (11/9) didominasi berawan, disertai udara kabur di sejumlah daerah.

Ini Alasan Shopee Gandeng Netflix dalam Program Berlangganan Terbaru

Netflix disebut sebagai salah satu layanan hiburan premium yang memiliki berbagai macam pilihan konten yang lengkap dan beragam.  

Besok Jawa Tengah Bakal Cerah, Siap-Siap Langit Berawan pada Jumat (11/9)

BMKG memprakirakan Jawa Tengah cerah pada Kamis (10/9), sedangkan sebagian besar wilayah berawan pada Jumat (11/9).  

Kenali 3M Plus, Kebiasaan Sederhana untuk Bantu Cegah DBD

​Pencegahan DBD dilakukan dengan menerapkan 3M Plus mulai dari menguras, menutup, mendaur ulang, hingga melindungi diri dari gigitan nyamuk.  

Jangan Lupa Sedia Payung! Cek Cuaca Jawa Barat Besok (10/9) Didominasi Hujan Ringan

Prakiraan cuaca Jawa Barat Kamis (10/9) didominasi hujan ringan di 19 daerah, sedangkan Jumat (11/9) seluruh wilayah berawan.  

Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Besok Kamis (10/9), Dua Daerah ini Berpotensi Hujan

BMKG memperkirakan hujan ringan akan turun di daerah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada Kamis (10/9/2026).  

Ramalan Shio Besok Kamis 10 September 2026, Harimau Beruntung, Ular Waspada

Simak ramalan shio besok Kamis 10 September 2026, mulai karier, keuangan, asmara hingga kesehatan 12 shio yang lengkap.  

Ramalan Zodiak Besok Kamis 10 September 2026, Jaga Komunikasi dan Hubungan

Simak ramalan 12 zodiak besok Kamis 10 September 2026, mulai karier, keuangan, asmara hingga kesehatan yang lengkap di sini.  

Desain Swedia Bertemu Budaya Indonesia Hadir di Pameran Tyra Kleen di Jakarta

Bayangkan, bagaimana desain Swedia bisa hadir berdampingan dengan elemen yang dekat dengan budaya Indonesia.