M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Bikin Kurang Efisien, Ini Kesalahan Umum Saat Mencuci Piring

Penulis: Kania Paramahita  |  Editor: Kania Paramahita


MOMSMONEY.ID - Sekilas, mencuci piring memang terlihat seperti kegiatan rumah tangga yang cukup mudah. Anda hanya tinggal membasahi basahi piring dan alat makan dengan air, cuci dengan sabun, lalu bilas.

Kenyataannya, masih banyak orang yang melakukan kesalahan-kesalahan tertentu saat mencuci piring. Akibatnya, piring dan peralatan makan yang sudah dicuci tidak bisa bersih dengan maksimal.

Nah, supaya peralatan makan Anda bersih dengan sempurna, Anda perlu tahu kesalahan apa saja yang dimaksud. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini!

Baca Juga: Hati-Hati, 8 Jenis Bau di Rumah Ini Perlu Diwaspadai!

Tidak merendam cucian terlebih dahulu

Mungkin Anda tidak sempat mencuci piring dengan segera, lalu menumpuknya terlebih dahulu di wastafel sebelum dicuci. Kebiasaan ini memang umum dilakukan, tapi sebaiknya Anda merendam atau membilas piring kotor tersebut dengan air terlebih dahulu.

Mengapa? Dilansir dari Prevention, merendam atau membilas cucian kotor dengan air bisa membantu melepaskan kotoran atau kerak yang menempel pada piring atau alat makan. Jadi, proses pencucian piring bisa lebih mudah dan tidak akan meninggalkan noda yang membekas.

Menggunakan terlalu banyak sabun

Menggunakan sabun dengan jumlah banyak memang terdengar masuk akal jika Anda ingin cucian piring makin bersih. Namun, kebiasaan ini sebaiknya tidak dilakukan.

Dikutip dari Taste of Home, penggunaan sabun yang terlalu banyak saat mencuci piring bisa meninggalkan residu pada cucian, sehingga permukaan piring, gelas, dan alat makan lainnya terlihat keruh. Proses pencucian piring pun menjadi tidak maksimal.

Baca Juga: Baju Mudah Berbau Apek? Ini Tips Mencegahnya

Mengeringkan cucian dengan lap kotor

Ketika mengeringkan cucian piring, terkadang kita menggunakan kain lap yang sama secara terus-menerus. Padahal, ketika sering digunakan, kain lap tentu akan makin kotor dan tidak layak digunakan untuk mengelap lagi.

Solusinya, Anda bisa menyiapkan stok lap kering dan bersih supaya Anda bisa segera mengganti kain lap jika diperlukan. Atau, gunakan rak khusus cucian piring untuk menggantung piring dan alat makan Anda sehingga kering dengan sendirinya.

Baca Juga: 4 Hal yang Sebaiknya Ada di Dapur Kecil, Bikin Lebih Optimal

Jarang mengganti spons

Spons merupakan alat utama yang digunakan untuk mencuci piring. Sama seperti kain lap, mungkin Anda cenderung menggunakan spons yang sama secara terus-menerus.

Faktanya, jika digunakan terus-menerus, spons bisa menjadi sarang kuman dan bakteri, sehingga dapat membahayakan kesehatan Anda. Jangan lupa untuk mengganti spons cuci piring secara rutin, misalnya satu atau dua minggu sekali sesuai kebutuhan.

Itulah beberapa kesalahan yang kerap dilakukan saat mencuci piring. Yuk, coba hindari kesalahan-kesalahan tersebut mulai sekarang!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ketombe Menumpuk? Ini 4 Makanan Penyebab Ketombe yang Harus Anda Batasi

Kondisi kulit kepala sangat dipengaruhi oleh apa yang kita konsumsi sehari-hari. Harus dibatasi, inilah 4 makanan penyebab ketombe.

7 Manfaat Susu Almond untuk Diet & Kesehatan, Lengkap Cara Buat Sendiri di Rumah

Ragam manfaat susu almond dapat membantu mengontrol berat badan sekaligus menjadi alternatif sehat yang aman bagi penderita intoleransi laktosa.  

Mau Pindah Profesi? Ini 4 Cara Switch Career Tanpa Pengalaman yang Bisa Dicoba

Switch career tanpa pengalaman itu sangat mungkin dilakukan. Berikut adalah 4 cara switch career tanpa pengalaman yang bisa Anda terapkan.  

Kenapa Harus Bangun Tidur Minum Air Putih? Ketahui 7 Manfaat Luar Biasa Ini, yuk

Memenuhi kebutuhan cairan di pagi hari sangat penting untuk mencegah dehidrasi ringan, melancarkan pencernaan, hingga meningkatkan mood.

AI Bisa Bantu UMKM Cari Pembeli, Begini Cara Memanfaatkannya

AI dapat membantu UMKM memahami kebutuhan pasar dan menjangkau calon pembeli. Simak cara memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan usaha.

Waspada Asap & Polusi! Kenali Faktor Risiko ISPA serta Gejalanya Lebih Dini, yuk

Paparan asap kebakaran dan polusi dapat memicu ISPA pada kelompok rentan. Kenali faktor risiko dan gejalanya sejak dini agar bisa segera diatasi.

Hujan Ringan Berpotensi Terjadi di Jawa Barat, Cek Prakiraan Cuaca Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Barat pada Rabu dan Kamis didominasi cerah dan berawan, dengan hujan ringan di Bogor.

Prediksi Cuaca Jawa Timur Besok (13/10) Didominasi Berawan, Cek Suhu Tertingginya

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Rabu (14/10) dan Kamis (15/10) didominasi berawan, dengan suhu mencapai 37°C.

Mayoritas Cuaca Jawa Tengah Besok (14/10) Berawan, Cek 6 Wilayah Berpotensi Cerah

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Rabu (14/10) dan Kamis (15/10) didominasi berawan, dengan suhu tertinggi 37°C.

Hasil Denmark Open 2026: Ganda Putra Indonesia Rontok, Leo/Daniel Mundur

Hasil Denmark Open 2026 babak 32 besar, Selasa (13/10), ganda putra Indonesia rontok, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin mundur.