M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

BI Rate Ditahan, Ada Peluang IHSG Kembali ke 9.000?

BI Rate Ditahan, Ada Peluang IHSG Kembali ke 9.000?
Reporter: Sanny Cicilia  |  Editor: Sanny Cicilia


MOMSMONEY.ID - Keputusan Bank Indonesia (BI) untuk menahan bunga di level 4,75% untuk fokus pada stabilisasi rupiah dan pencapaian target inflasi, dipercaya menjadi bahan bakar kepercayaan investor terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Apakah IHSG segera kembali menyentuh level 9.000?

Untuk keenam kali berturut-turut, BI mempertahankan suku bunga atau BI rate di level 4,75% pada periode Februari 2026. Fokus kebijakan BI saat ini pada upaya penguatan stabilisasi nilai tukar Rupiah di tengah tetap tingginya ketidakpastian pasar keuangan global guna mendukung pencapaian sasaran inflasi 2026-2027 dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Hari ini juga, Kamis (19/2) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 0,43% ke level 8.274,08.

Kepala Riset Kiwoom Sekuritas Indonesia Liza Camelia Suryanata menilai, secara umum IHSG sudah priced-in karena konsesus memperkirakan BI rate tetap di 4,75%.

Sisi positifnya, BI membuka ruang untuk pemangkasan bunga di masa mendatang, tentunya dengan mempertimbangkan inflasi dan nilai tukar rupiah. 

Baca Juga: BI Mempertahankan Bunga 4,75%, Bagaimana Dampaknya Untuk Pasar Saham?

Dia melihat, ada peluang bagi IHSG kembali ke level 9.000. Antara lain, surplus perdagangan dan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) yang tetap terjaga, Inflasi terkendali dan BI masih akomodatif secara forward guidance.

Selain itu, momentum musiman Ramadan–Lebaran serta belanja pemerintah awal tahun. Serta, potensi pelonggaran likuiditas global jika The Fed mulai quantitative easing.

Sedangkan tantangan bagi IHSG untuk melaju ke level 9.000 antara lain, sikap hawkish The Fed menahan ekspektasi penurunan suku bunga global, aliran dana asing ke saham masih mencatat outflow meski SRBI dan SBN inflow, dan Isu reformasi pasar dan persepsi risk premium Indonesia.

Menurut Liza, IHSG lebih memungkinkan menuju level 9.000 jika arus asing kembali net buy di pasar saham, tidak ada tekanan signifikan pada rupiah, serta laba emiten kuartal I-2026 menunjukkan pertumbuhan solid. 

Jadi, penahanan suku bunga BI bukan katalis rally, tetapi memperkuat fondasi stabilitas. "Kunci menuju 9.000 ada pada kombinasi foreign flow, earnings, dan perbaikan sentimen global," kata dia. 

Sektor pilihan

Dalam kondisi makro ekonomi yang cukup stabil, ada beberapa pilihan sektor saham yang bisa dipertimbangkan investor. 

Pertama, sektor berbasis ekspor dan komoditas, yang ditopang surplus perdagangan dan ketahanan eksternal.

Kedua, infastruktur digital dan telekomunikasi, dengan recurring income dan sensitivitas lebih rendah terhadap suku bunga jangka pendek.

Ketiga, energi dan hilirisasi, memiliki narasi struktural dan visibilitas arus kas.

Keempat, konsumsi selektif, didorong momentum Ramadan–Lebaran dan realisasi APBN awal tahun.

Kelima, sektor perbankan besar relatif stabil. Namun, tanpa penurunan suku bunga agresif, ekspansi kredit cenderung gradual.

Nah, itu dia pandangan dari Kiwoom Research mengenai peluang IHSG kembali ke level 9.000. IHSG pernah mencapai level tertinggi 9.174,44 di perdagangan intrahari. 

Jika ingin mengakumulasi saham di tengah peluang penguatan IHSG, lakukan dengan pertimbangan matang karena risiko investasi ada di tangan masing-masing.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ingin Merangsang Kolagen Alami Kulit? Kenali Perawatan Berbasis PLLA

​Stimulasi kolagen menjadi salah satu pendekatan dalam perawatan estetika untuk membantu menjaga elastisitas dan kekencangan kulit.

8 Barang di Ruang Tamu yang Perlu Disingkirkan biar Rumahmu Betah Seharian

8 barang di ruang tamu ini ternyata bisa membuat rumah terasa sempit dan kurang nyaman lo. Simak apa saja yang perlu disingkirkan.

5 Target Kebebasan Finansial yang Bisa Dipersiapkan Buat Masa Depan Nanti

Bukan cuma soal banyak uang, lima target ini bisa membantu Anda membangun kebebasan finansial secara bertahap dan praktis.

Angkat Potensi Lokal ke Kelas Dunia, Roemah Koffie Hadirkan Konsep Omakase

Konsep omakase dihadirkan di Roemah Koffie berakar dari keyakinan Indonesia memiliki kekayaan komoditas kopi yang luar biasa.

Viva Cosmetics Perbarui Tampilan, Ini Produk yang Lebih Dulu Berubah

​Milk Cleanser dan Face Tonic menjadi produk pertama yang tampil dengan identitas baru Viva Cosmetics setelah rebranding.

Tren Kuliner Asyik tapi Mengancam, Kenali 5 Bahaya Mukbang bagi Kesehatan Anda

Suka menonton aksi makan porsi besar? Waspadai bahaya mukbang yang dapat memicu masalah pencernaan, obesitas, hingga gangguan fungsi otak.

Era AI, Pekerja Perlu Terus Asah Keahlian agar Tetap Relevan

​Perkembangan AI membuat kebutuhan skill pekerja ikut berubah. Kemampuan analitis, berpikir kritis, hingga literasi AI makin dibutuhkan

5 Cara Menimbang Berat Badan yang Tepat agar Hasilnya Akurat, Disarankan Pagi Hari

Hasil timbangan sering berbeda setiap hari? Pelajari cara menimbang berat badan yang benar mulai dari waktu terbaik hingga pemilihan alatnya.

Komunitas Bisa Menjadi Ajang Perkuat Ekonomi Kreatif

Mempertemukan komunitas dengan para pelaku ekonomi kreatif dan penggemar seperti Pesta Warga Duniaku bisa perkuat ekonomi kreatif.

6 Daerah di Jabodetabek Ini Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (29/9)

Peringatan dini BMKG cuaca besok Selasa (29/9), Waspada hujan lebat di daerah Jabodetabek berikut ini.