M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Benarkah Dark Chocolate dan Almond Mampu Mengurangi Kadar Kolesterol? Cek Faktanya!

Penulis: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Adakah di antara Anda yang menyukai cokelat? Eits tapi tunggu dulu, yang MomsMoney maksud adalah jenis dark chocolate atau cokelat hitam.

Tidak seperti cokelat jenis lainnya yang manis, dark chocolate ini lebih terasa pahit karena tidak mengandung susu. Mungkin inilah yang menyebabkan dark chocolate disinyalir bisa mengurangi kadar kolesterol. Namun benarkah hal tersebut bisa terjadi?

Dilansir dari The Spruce Eats, dark chocolate memiliki bahan dasar berupa biji kakao, gula, lesitin kedelai untuk menjaga tekstur, dan perasa vanilla.

Semakin banyak cokelat dan sedikit gula dalam dark chocolate, maka semakin pahit rasanya. Rasanya yang semakin pahit juga berbanding lurus dengan anggapan bahwa dark chocolate semakin menyehatkan.

Baca Juga: Segudang Manfaat dari Kimchi, Makanan Khas Korea yang Wajib Ada di Setiap Hidangan

Karena rasanya yang pahit inilah dark chocolate biasanya tidak untuk dimakan langsung, melainkan di cairkan untuk makanan pendamping seperti pudding, mousse, ataupun kue lainnya.

Penelitian terbaru dari Journal of American Heart Association yang dikutip melalui Heart menemukan fakta bahwa menggabungkan almond mentah, dark chocolate, dan kokoa secara signifikan dapat mengurangi jumlah LDL.

LDL atau low-density lipoprotein adalah kolesterol jahat yang dapat menyumbat arteri dalam tubuh.

Penelitian tersebut melibatkan pasien obesitas dengan kadar kolesterol tinggi yang berisiko besar untuk terserang penyakit jantung.

Penelitian dari Very Well Health, diungkapkan bahwa dark chocolate mampu meningkatkan HDL atau high-density lipoprotein. HDL merupakan kadar kolesterol baik.

Baca Juga: Benarkah Lobak Putih Mampu Atasi Tekanan Darah? Cek Faktanya

Makan cokelat dengan polifenol kakao yang tinggi secara efektif dapat meningkatkan HDL pada pasien diabetes tipe-2.

Untuk menegaskan penelitian tersebut, yang dikutip melalui Cardio Smart, para peneliti mengubah subjek mereka menjadi uji efek almond dan dark chocolate pada 4 diet unik selama 1 bulan.

  • Diet pertama berisi sekitar 1800 – 3000 kcal dengan variasi makanan berupa keju, daging cincang, ikan tuna, mentega, dan roti putih.
  • Diet kedua serupa dengan mengganti keju & mentega menjadi 42,5 gram almond
  • Diet ketiga juga serupa dengan mengganti beberapa item menjadi 18 gram bubuk kakao & 43 gram dark chocolate
  • Diet keempat serupa dengan menganti beberapa item dengan almond, bubuk kakao, dan dark chocolate.

Baca Juga: Ini Dia Solusi Menghindari Makanan Agar Tidak Cepat Basi

Hasilnya, didapatkan sebuah fakta sebagai berikut

  • Diet almond berkaitan dengan penurunan 4% kolesterol total & 7% lebih rendah LDL
  • Diet almond & dark chocolate berkaitan dengan penurunan kolesterol total dan LDL yang lebih rendah daripada diet almond

Sayangnya, penelitian ini hanya menguji selama 1 bulan saja dan tidak ada penelitian lebih lanjut mengenai hal tersebut.

Faktanya, memang benar bahwa dark chocolate dengan almond mampu menurunkan kadar kolesterol total dan LDL. Namun, yang perlu menjadi catatan adalah pasien penderita kolesterol tinggi diharuskan memerhatikan pola makanan keseluruhan, dan bukan hanya mengonsumsi dark chocolate saja.

Pengonsumsian dark chocolate berlebih hanya akan meningkatkan kadar gula dalam tubuh. Karena bagaimanapun dark chocolate masih mengandung gula meski tidak ada kandungan susu tambahan sebagai pemanis.

Penderita kadar kolesterol yang tinggi harus memerhatikan asupan makanan yang sehat. Dark chocolate dan almond adalah makanan yang cocok sebagai makanan pengganti dari makanan tidak sehat seperti mentega atau keju, dan bukan dijadikan makanan utama untuk mengurangi kolesterol.

Selanjutnya: Batas Waktu Ideal Menghindari Makanan Sebelum Basi atau Kedaluwarsa

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Anda Sering Mengetik? Ini 7 Cara Mencegah CTS agar Pergelangan Tangan Bebas Nyeri

Bekerja di depan laptop seharian bisa meningkatkan risiko nyeri pergelangan tangan. Ketahui langkah praktis dan cara mencegah CTS sejak dini.

Benarkah Lemak Itu Jahat? Ini 5 Mitos Tentang Lemak yang Wajib Anda Tahu

Jangan langsung memangkas habis asupan lemak saat diet. Pahami berbagai mitos tentang lemak dan ketahui cara memilih jenis lemak yang tepat.

Promo PSM Alfamart Periode 24-31 Agustus 2026, Nescafe Beli 2 Lebih Hemat

Manfaatkan promo PSM Alfamart periode 24-31 Agustus 2026 untuk belanja lebih hemat. Cek promonya di sini.

Kenalan dengan Senam Zapin, Olahraga Berbalut Gerakan Tari Melayu

​Bagi Anda yang mencari alternatif olahraga ringan dan menyenangkan, senam zapin bisa masuk dalam pilihan.

Ada Restoran Jepang Baru di Senopati, Sajikan Spicy Tomato Sukiyaki

​Sukiyaki umumnya memiliki cita rasa manis dan gurih. Namun, ada varian yang menggunakan tomat dan cabai rawit untuk rasa asam dan pedas.

Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Besok Selasa (25/8), Diprediksi Cerah

​BMKG memperkirakan cuaca besok di DKI Jakarta akan didominasi cuaca cerah. Sementara lusa, hujan ringan akan turun di daerah Jakarta Selatan.

Prakiraan Cuaca Banten Besok Selasa (25/8), Sebagian Besar Wilayah Cerah

​BMKG memperkirakan cuaca besok di wilayah Banten akan didominasi cuaca cerah. Sementara lusa, hujan ringan akan turun di beberapa daerah.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (25/8), Provinsi Ini Masih Alami Hujan Lebat

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Selasa 25 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Bitcoin Rebound 32%, Sinyal Tren Naik atau Reli Sementara?

Bitcoin telah rebound 32% dari level terendah Juli. Peluang berlanjutnya tren naik, bergantung pada kemampuan menembus 50-week EMA.

Prakiraan Cuaca Bali Besok Selasa (25/8), Cuaca Cerah Mendominasi

Cuaca cerah mendominasi Bali besok, Selasa (25/8). Simak kondisi cuaca di seluruh kabupaten dan kota.