M O M S M O N E Y I D
Santai

Belum Dapat Tiket Mudik? Rabu (6/3), KAI Buka Pemesanan Kereta Tambahan Lebaran

Reporter: Lidya Yuniartha  |  Editor: Lidya Yuniartha


MOMSMONEY.ID - Kabar baik bagi Moms yang masih mencari tiket mudik. Pasalnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) telah membuka pemesanan tiket 24 kereta api tambahan Lebaran yang dapat dipesan mulai Rabu (6/3).

Tiket KA tambahan tersebut dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, web kai.id, dan seluruh channel penjualan online resmi lainnya. Adapun loket di stasiun hanya melayani penjualan tiket go show mulai 3 jam sebelum jadwal keberangkatan kereta api.

VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, kereta api tambahan tersebut tersedia untuk perjalanan relasi favorit seperti Jakarta-Solo pp, Jakarta-Surabaya pp, Jakarta-Cirebon pp, Purwokerto-Malang pp, dan lainnya.

Dia mengatakan, penambahan beberapa perjalanan di berbagai rute dan kelas ini untuk mengakomodir tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api pada momen Lebaran.

"Hadirnya KA-KA Tambahan ini menunjukkan kesiapan KAI dalam menyediakan sarana transportasi bagi pelanggan yang ingin melakukan perjalanan di masa Lebaran, serta wujud komitmen KAI untuk melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya,” kata Joni dalam keterangan tertulis, Rabu (6/3).

Baca Juga: Berkolaborasi, Garuda Indonesia Hadirkan Paket Roaming dari Indosat di FlyGaruda

Adapun, jadwal perjalanan KA Tambahan Lebaran tahap pertama adalah sebagai berikut:

1. KA 29F Argo Cheribon relasi Cirebon – Gambir untuk keberangkatan pada 31 Maret 2024 s.d 21 April 2024.

2. KA 30F Argo Cheribon relasi Gambir – Cirebon untuk keberangkatan pada 31 Maret 2024 s.d 21 April 2024.

3. KA 153F Malioboro Ekspres relasi Malang – Purwokerto untuk keberangkatan pada 31 Maret 2024 s.d 21 April 2024.

4. KA 154F Malioboro Ekspres relasi Purwokerto – Malang untuk keberangkatan pada 31 Maret 2024 s.d 21 April 2024.

5. KA 102F Sancaka relasi Yogyakarta – Surabaya Gubeng untuk keberangkatan pada 31 Maret 2024 s.d 30 April 2024.

6. KA 101F Sancaka relasi Surabaya Gubeng – Yogyakarta untuk keberangkatan pada 31 Maret 2024 s.d 30 April 2024.

7. KA 199F Kaligung relasi Semarang Poncol – Cirebon Prujakan untuk keberangkatan pada 31 Maret 2024 s.d 30 April 2024.

8. KA 200F Kaligung relasi Cirebon Prujakan – Semarang Poncol untuk keberangkatan pada 31 Maret 2024 s.d 30 April 2024

9. KA 7001A Taksaka Tambahan relasi Yogyakarta – Gambir untuk keberangkatan pada 31 Maret 2024 s.d 21 April 2024.

10. KA 7002A Taksaka Tambahan relasi Gambir – Yogyakarta untuk keberangkatan pada 31 Maret 2024 s.d 21 April 2024.

11. KA 7003A Taksaka Tambahan relasi Yogyakarta – Gambir untuk keberangkatan pada 30 Maret 2024 s.d 21 April 2024.

12. KA 7004A Taksaka Tambahan Gambir – Yogyakarta untuk keberangkatan pada 31 Maret 2024 s.d 21 April 2024.

13. KA 7008A Sembrani Tambahan relasi Gambir – Surabaya Pasarturi untuk keberangkatan pada 30 Maret 2024 s.d 21 April 2024.

14. KA 7009A Sembrani Tambahan relasi Surabaya Pasarturi - Gambir untuk keberangkatan pada 30 Maret 2024 s.d 21 April 2024.

15. KA 7007A Sembrani Tambahan relasi Surabaya Pasarturi - Gambir untuk keberangkatan pada 31 Maret 2024 s.d 21 April 2024.

16. KA 7010A Sembrani Tambahan relasi Gambir – Surabaya Pasarturi untuk keberangkatan pada 31 Maret 2024 s.d 21 April 2024.

17. KA 187F Mutiara Timur relasi Surabaya Pasarturi – Ketapang untuk keberangkatan pada 1 s.d 21 April 2024.

18. KA 188F Mutiara Timur relasi Ketapang – Surabaya Pasarturi untuk keberangkatan pada 1 s.d 21 April 2024.

19. KA 7015 Manahan Tambahan relasi Solo Balapan – Gambir untuk keberangkatan pada 1 s.d 21 April 2024.

20. KA 7016 Manahan Tambahan relasi Gambir – Solo Balapan untuk keberangkatan pada 1 s.d 21 April 2024.

21. KA 79F Manahan relasi Solo Balapan – Gambir untuk keberangkatan pada 1 s.d 21 April 2024.

22. KA 82F Manahan relasi Gambir – Solo Balapan untuk keberangkatan pada 1 s.d 21 April 2024.

23. KA 80F Manahan relasi Gambir – Solo Balapan untuk keberangkatan pada 1 s.d 21 April 2024.

24. KA 81F Manahan relasi Solo Balapan – Gambir untuk keberangkatan pada 1 s.d 21 April 2024.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Cek Katalog Promo Burger Bangor September, Paket Combo Lezat Mulai 30 Ribuan

Manfaatkan promo Burger Bangor bulan September 2026 dan nikmati beragam pilihan bundling favorit Anda dengan harga super hemat.

Camilan Diet Enak! Ini 5 Manfaat Kacang Pistachio untuk Menurunkan Berat Badan

Manfaat kacang pistachio tak hanya baik untuk kesehatan, tetapi juga efektif mendukung program penurunan berat badan sebagai camilan bernutrisi.

Sebelum Tiba, Persiapkan 5 Hal Ini Jelang Musim Hujan biar Rumah Tidak Kebanjiran

Berikut ini beberapa cara untuk mencegah rumah kebanjiran air hujan meluap yang terjadi jelang musim hujan tiba.​

7 Makanan untuk Penderita DBD yang Ampuh Naikkan Trombosit dan Imunitas

Pemilihan makanan untuk penderita DBD yang tepat sangat penting untuk menaikkan kadar trombosit dan mempercepat pemulihan. Ini daftar makanannya.

Bukan Cuma Roll-On, Kenali Jenis-Jenis Deodoran dan Fungsinya di Sini

Dalam perkembangannya ada banyak jenis deodoran yang bisa dijadikan pilihan. Berikut beberapa jenis deodoran beserta fungsinya.

4 Zodiak Paling Dominan yang Terkenal Berani dan Berkarisma, Siapa Nomor 1?

Beberapa zodiak secara alami terlahir dengan aura kepemimpinan yang kuat. Berikut adalah 4 zodiak paling dominan dalam berbagai aspek kehidupan.

5 Manfaat Pakai Hand Cream, Losion Khusus untuk Perawatan Tangan

Banyak yang belum mengetahui bahwa hand cream punya beragam manfaat saat digunakan rutin, cari tahu di sini.

Cek Kesehatan untuk Pasien Gula Darah Tinggi: Hasil Tes Bantu Cegah Komplikasi

Hasil HbA1c tinggi sering tanpa gejala awal. Jangan lupa cek kesehatan untuk mencegah risiko komplikasi yang fatal.

4 Tanda Kulit Wajah Butuh Peeling, Kulit Terasa Kasar hingga Komedoan

Ada setidaknya 4 tanda kulit wajah butuh peeling. Wajib tahu, berikut penjelasannya yang tidak boleh Anda lewatkan.

Harga Laptop Diproyeksi Melonjak 40%: Efek Dominasi Pusat Data AI

Harga laptop mainstream diperkirakan melonjak hingga 40%. Cari tahu pemicu utama di balik lonjakan biaya komponen vital ini.​