M O M S M O N E Y I D
Santai

Begini Cara Hitung Kebutuhan Cat Rumah dengan Tepat biar Tidak Terlalu Boros

Begini Cara Hitung Kebutuhan Cat Rumah dengan Tepat biar Tidak Terlalu Boros
Penulis: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Cara menghitung kebutuhan cat rumah dengan akurat agar hemat biaya, hasil lebih rapi, dan tidak menyisakan banyak cat.

Mengecat rumah sering terlihat mudah, tetapi banyak orang justru salah memperkirakan jumlah cat yang dibutuhkan.

Akibatnya, pengeluaran jadi lebih besar karena harus membeli tambahan cat atau malah menyisakan terlalu banyak kaleng yang tidak terpakai. 

Padahal, menghitung kebutuhan cat secara tepat bisa membantu proses renovasi jadi lebih hemat dan efisien. Di tengah tren renovasi rumah minimalis yang semakin populer di Indonesia, perencanaan sederhana seperti ini mulai banyak diperhatikan pemilik rumah. 

Melansir dari Better Homes & Gardens, menghitung kebutuhan cat sebelum mulai mengecat dapat membantu mengurangi pemborosan sekaligus membuat hasil akhir lebih maksimal.

“Perhitungan cat yang tepat membantu menghindari pengeluaran berlebihan dan meminimalkan sisa cat yang tidak terpakai,” ujar Kamron Sanders.

Baca Juga: 12 Inspirasi Dapur Luar Bikin Halaman Rumah Makin Nyaman dan Estetik

Mengapa menghitung kebutuhan cat itu penting?

Banyak orang membeli cat hanya berdasarkan perkiraan. Padahal, setiap ruangan memiliki ukuran berbeda dan jenis dinding yang tidak selalu sama. Jika salah hitung, biaya renovasi bisa membengkak tanpa disadari.

Menghitung kebutuhan cat dengan benar memberikan banyak keuntungan. Selain lebih hemat, proses pengecatan juga jadi lebih cepat karena Anda tidak perlu bolak balik membeli tambahan cat di tengah pekerjaan.

Perhitungan ini juga membantu menjaga konsistensi warna cat. Sebab, membeli cat di waktu berbeda kadang menghasilkan sedikit perbedaan warna meski masih dalam kode yang sama.

Cara mengukur luas dinding yang akan dicat

Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menghitung luas area dinding. Cara ini cukup sederhana dan bisa dilakukan sendiri di rumah menggunakan meteran.

Sebagai contoh, jika panjang dinding 5 meter dan tingginya 3 meter, maka luas dinding tersebut adalah 15 meter persegi.

Lakukan pengukuran pada seluruh sisi ruangan yang ingin dicat, lalu jumlahkan totalnya. Bagian seperti lemari permanen atau area yang tidak akan dicat sebaiknya tidak dimasukkan ke dalam perhitungan.

Kurangi area pintu dan jendela

Kesalahan yang sering terjadi adalah lupa mengurangi area pintu dan jendela. Padahal, bagian tersebut tidak membutuhkan cat sebanyak area dinding lainnya.

Setelah mengetahui total luas dinding, hitung juga ukuran pintu dan jendela menggunakan rumus yang sama. Kemudian kurangi hasilnya dari total luas dinding.

Cara ini membuat estimasi kebutuhan cat jadi lebih akurat dan tidak berlebihan.

Perhatikan daya sebar setiap jenis cat

Tidak semua cat memiliki daya tutup yang sama. Ada produk yang mampu menutupi area luas hanya dengan sedikit cat, tetapi ada juga yang membutuhkan lapisan lebih banyak.

Biasanya informasi daya sebar tercantum pada kemasan. Rata rata satu galon cat dapat menutupi sekitar 20 sampai 35 meter persegi tergantung jenis dan kualitasnya.

Jika dinding rumah memiliki tekstur kasar, kebutuhan cat umumnya lebih banyak dibandingkan dinding halus. Dalam kondisi seperti ini, disarankan menambah sekitar 20% dari total kebutuhan cat.

Tentukan apakah perlu satu atau dua lapisan

Jumlah lapisan cat sangat memengaruhi total pembelian. Jika Anda ingin mengganti warna gelap menjadi warna terang, biasanya dibutuhkan dua lapisan agar hasil lebih rata.

Namun jika warna baru masih mirip dengan warna lama dan kondisi dinding masih bagus, satu lapisan cat berkualitas sering kali sudah cukup.

Untuk menghemat biaya, banyak ahli renovasi menyarankan penggunaan primer atau cat dasar terlebih dahulu. Primer membantu warna lebih mudah menempel sehingga hasil pengecatan terlihat lebih merata.

Baca Juga: 7 Ide Menata Loteng Sempit biar Terlihat Mewah dan Nyaman di Rumah Modern

Tips membeli cat agar lebih hemat

1. Pilih ukuran cat sesuai kebutuhan

Jika kebutuhan cat cukup banyak, membeli kemasan besar biasanya lebih ekonomis dibanding membeli beberapa kemasan kecil.

2. Sisakan sedikit cat cadangan

Simpan sekitar 10% tambahan cat untuk kebutuhan perbaikan di kemudian hari. Cara ini berguna jika ada dinding yang lecet atau kotor.

3. Coba sampel warna terlebih dahulu

Warna cat sering terlihat berbeda saat terkena pencahayaan ruangan. Karena itu, penting mencoba sampel warna sebelum membeli dalam jumlah besar.

4. Perhatikan jenis finishing cat

Finishing matte cocok untuk tampilan elegan dan lembut. Sementara semi gloss lebih mudah dibersihkan sehingga cocok digunakan di dapur atau kamar mandi.

Kesalahan yang sering membuat cat jadi boros

Masih banyak orang yang melakukan kesalahan sederhana saat mengecat rumah. Beberapa di antaranya adalah tidak mengukur dinding dengan benar, lupa menghitung pintu dan jendela, serta mengabaikan tekstur dinding.

Selain itu, membeli cat tanpa memperhatikan daya sebar juga sering membuat pengeluaran membengkak. Karena itu, penting melakukan perencanaan sejak awal agar renovasi rumah berjalan lebih efisien.

Menghitung kebutuhan cat rumah bukan hanya soal menghemat uang, tetapi juga membuat proses renovasi lebih praktis dan terencana. Mengetahui luas dinding, memperhitungkan jumlah lapisan, serta memahami jenis cat yang digunakan, Anda bisa mendapatkan hasil pengecatan yang lebih rapi tanpa pemborosan. 

Langkah sederhana ini juga membantu menghindari sisa cat berlebihan yang akhirnya tidak terpakai. Jadi sebelum mulai mengecat rumah, pastikan Anda sudah menghitung kebutuhan cat secara tepat agar hasil akhir lebih maksimal dan sesuai harapan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Prakiraan Cuaca BMKG Besok (2/11) di Jakarta Hujan Ringan di 5 Wilayah Ini

Prakiraan cuaca besok Senin (2/11) di Jakarta mengacu ramalan BMKG, sejumlah wilayah turun hujan pada sore dan malam hari.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (2/11), Hujan Lebat Turun di 19 Provinsi Berikut

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Senin 2 November 2026 dengan status Waspada hujan lebat di banyak provinsi berikut ini.

Peran Perempuan di Dunia Kerja Perlu Diperkuat, Ini Alasannya

Tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) perempuan Indonesia masih berkisar 54%, lebih rendah dibandingkan rata-rata global sebesar 63%.​

Final Hylo Open 2026: Jojo Misi Pertahankan Gelar, Tiwi/Fadia Bidik Gelar Perdana

Jadwal Hylo Open 2026 babak final Minggu (1/11), dua wakil Indonesia di sektor tunggal putra dan ganda putri berlaga menatap gelar juara.

Ramalan Zodiak Besok Senin 2 November 2026, Sabar Hadapi Persoalan Pribadi

Simak ramalan zodiak besok, Senin 2 November 2026, mulai dari asmara, karier, keuangan, hingga kesehatan. Cek peruntunganmu di sini.

HP Infinix Hot 70 Pro Siap Libas POCO M8x Berkat Skor AnTuTu 756 Ribu

Skor Geekbench Infinix Hot 70 Pro tembus 2.863 poin di tes multi-core. Lihat analisis lengkap performa dan ketahanan daya saat gaming.

Promo Popeyes Kupon November 2026, Diskon hingga 54% Mulai Rp 5 Ribuan

Sambut bulan baru dengan promo Popeyes Kupon November dengan diskon hingga 54%. Jajan hemat sepanjang bulan dengan beragam menu favorit.

Stevia Murni Selamatkan Gula Darah, Tapi Waspadai Campurannya!

Stevia murni diklaim aman, namun produk pasaran justru memicu lonjakan gula darah. Cek kandungan bahayanya sebelum terlambat.

7 Film Kehidupan Pasca Kiamat, Sajikan Cerita Post Apocalyptic Beragam Genre

Sajikan petualangan seru pasca kehancuran Bumi, simak beberapa rekomendasi film pasca kiamat atau post apocalyptic berikut ini.​  

Kulit Gatal dan Memicu Ruam, Tanda Kolesterol Tinggi Mengintai Tubuh

Kulit gatal dan muncul ruam bukan sekadar iritasi biasa. Penumpukan kolesterol LDL ternyata bisa memicu masalah kulit serius.