M O M S M O N E Y I D
Bugar

Batas Aman Makan Mie Instan dan Tips Memasaknya Agar Lebih Sehat

Reporter: Tiyas Widya Septiana  |  Editor: Tiyas Septiana


MOMSMONEY.ID -  Selain lezat dan memiliki banyak variasi rasa, memasak mie instan yang praktis menjadi salah satu alasan jenis makanan ini sering dikonsumsi. 

Selain itu mie instan dapat disajikan dengan praktis dan memenuhi selera bagi sebagian besar masyarakat, baik orang dewasa maupun anak-anak.

Menurut Ahli Gizi Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya Tri Kurniawati, mie instan belum dapat dianggap sebagai makanan penuh (wholesome food).

Hal ini disebabkan karena mie instan belum mencukupi kebutuhan gizi yang seimbang bagi tubuh. Mie yang terbuat dari terigu mengandung karbohidrat dalam jumlah besar, tetapi kandungan protein, vitamin, dan mineralnya hanya sedikit.

“Pemenuhan kebutuhan gizi mie instan dapat diperoleh jika ada penambahan sayuran dan sumber protein,”ujar Tri Kamis dikutip dari situs UM Surabaya.

Baca Juga: 5 Manfaat Bawang Putih untuk Kecantikan, Bisa Cegah Tanda-Tanda Penuaan

Batas maksimal konsumsi mie instan

Meskipun memiliki rasa yang nikmat dan praktis, mie instan dapat membahayakan kesehatan. 

Sebab, dalam sekali penyajian mie instan umumnya mengandung lemak dan natrium yang tinggi, namun rendah serat, vitamin dan mineral.

Pola konsumsi mie instan mempunyai pengaruh positif terhadap obesitas abdominal dan hiperkoles-terolemia.

“Konsumsi mie instan lebih dari 2 bungkus dalam seminggu berhubungan dengan peningkatan sindrom metabolik yang tinggi pada wanita,”tegasnya lagi.

Pola konsumsi mie instan dapat berkontribusi terhadap pola makan. Konsumsi mie instan yang tinggi cenderung diiringi juga dengan konsumsi makanan fast food lain yang tinggi.

Baca Juga: Kenali 7 Tanaman untuk Mengobati Luka Luar dengan Efektif

Konsumen yang mengonsumsi mie instan cenderung lebih sedikit mengonsumsi buah dan sayuran.

Tri menegaskan, konsumsi mie lebih baik tidak lebih dari dua bungkus dalam satu minggu dan tidak dijadikan kebiasaan rutin. 

Bila ingin mengonsumsi mie instan sebaiknya diberikan tambahan sayur dan protein seperti telur, ayam, daging serta sumber protein yang lain.

“Waspadai pemakaian mie instan yang di jadikan sebagai lauk atau dimakan hanya dengan nasi. Hal tersebut tidak dianjurkan karena hanya mengandung karbohidrat saja,”jelasTri. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kerja di Rumah Anti Ribet, Cek Promo HokBen Paket WFH Jumat Mulai Rp 32 Ribuan

Manfaatkan promo HokBen Paket WFH jam 08.00–17.00 setiap Jumat untuk santap siang lezat. Tersedia 4 pilihan paket spesial.

Ramalan Shio Hari Ini Jumat 28 Agustus 2026: Usahamu Menuai Hasil

Simak ramalan shio hari ini Jumat 28 Agustus 2026. Cek peruntungan 12 shio, mulai karier, keuangan, cinta hingga kesehatan hari ini.​

7 Film Vampir Paling Populer dari Beragam Genre, Tak Cuma Horor dan Thriller

Beberapa judul film berikut ini memiliki tema vampir dengan cerita seram dan wajib untuk ditonton bagi pecinta horor.

Ramalan Zodiak Hari Ini Jumat 28 Agustus 2026, Gerhana Bawa Perubahan

Simak ramalan 12 zodiak hari ini Jumat 28 Agustus 2026. Cek prediksi cinta, karier, keuangan, kesehatan, dan energi gerhana Pisces.

MNC Sekuritas Bagikan 4 Ide Trading Hari Ini (28/8), Ada DEWA, ENRG, ICBP, PTRO

MNC Sekuritas membagikan sejumlah rekomendasi saham untuk perdagangan Jumat (28/8/2026).​Simak ulasannya berikut ini.

11 Promo Akhir Bulan Agustus 2026, Burger King hingga HokBen Makan Mewah tapi Hemat

Cek daftar lengkap promo akhir bulan Agustus 2026 sekarang juga! Jajan makin puas dan hemat dengan diskon spesial hingga 50% di resto pilihanmu.

BNI Sekuritas Bagikan 6 Rekomendasi Saham untuk Perdagangan Jumat (28/8)

IHSG berpotensi bergerak sideways pada perdagangan Jumat (28/8/2026). Cek rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.

Harga Emas Antam dan Buyback Hari Ini (28/8) Kompak Turun Rp 5.000, Cek Rinciannya

Harga emas Antam hari ini kembali turun. Harga jual 1 gram kini Rp 2.718.000, sedangkan buyback Rp 2.578.000.

Hujan Tidak Turun di Provinsi Ini Hampir 4 Bulan

BMKG mengungkapkan, ada tiga provinsi yang mengalami tidak turun hujan selama hampir empat bulan.   

Melon Lokal Tembus Pasar Singapura, Peluang Bisnis Hortikultura Makin Terbuka

​Tak hanya soal produksi, kualitas dan akses pasar turut menentukan peluang produk lokal menembus pasar global.