M O M S M O N E Y I D
Santai

Awas, Post Wedding Blues Kerap Dialami Pasutri Baru, Ini Cara Atasinya

Penulis: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Pasutri baru wajib waspada, berikut ini penjelasan tentang post wedding blues yang rawan terjadi seusai menikah.

Mungkin banyak pasangan menganggap pesta pernikahan sebagai hal penting dalam sebuah hubungan serius.

Persiapan yang matang pun perlu dilakukan untuk membuat pesta pernikahan berjalan lancar dan sesuai keinginan.

Tak jarang juga, ada beberapa pasangan yang sengaja membuat acara pernikahan besar dan mewah untuk merayakan hari penting dalam hidup mereka.

Baca Juga: 4 Aturan Penting Dalam Open Relationship, Yakin Siap?

Namun, tak lama berselang, ketika acara pernikahan sudah selesai digelar dan fase bulan madu sudah berlalu, tiba-tiba ada perasaan hampa yang dirasakan pasangan suami istri baru.

Tahukah Anda bahwa fase tersebut dinamakan post wedding blues?

Post wedding blues secara ringkas, menurut laman Indian Express merupakan suatu fase keadaan yang membuat pasangan suami istri-terutama istri, merasakan perasaan melankolis setelah acara pernikahan berlalu.

Hasil penelitian di tahun 2018 yang dilakukan Bowling Green State University di Amerika Serikat mengungkapkan, sebanyak 12% dari 152 perempuan merasakan depresi setelah pesta pernikahan mereka.

Fase post wedding blues biasanya terjadi ketika pasutri baru mulai memasuki kehidupan pernikahan yang sesungguhnya.

Baca Juga: 5 Tanda Anda Berhasil Healing dari Trauma, Cek di Sini

Hal tersebut terjadi karena beberapa faktor. Salah satunya adalah karena kehidupan pernikahan berbeda dengan gemerlap pesta pernikahan.

Pada hari pernikahan, pasutri mendapatkan perhatian yang besar dari banyak orang. Namun setelah pesta selesai, kenyataan sebenarnya dalam kehidupan rumah tangga harus dihadapi.

Ada beberapa tanda dari seseorang yang mengalami post wedding blues. Laman Bride menyebutkan, misalnya, merasakan kehampaan, bosan, apatis, kehilangan semangat, hingga merasakan keraguan terhadap pasangan yang dinikahi.

Jika merasa cemas dan khawatir dalam menghadapi post wedding blues, Geoff Lamb, seorang terapis hubungan, memberikan beberapa tips untuk mengatasinya.

Pertama-tama adalah dengan berkomunikasi dengan pasangan atas kemungkinan munculnya post wedding blues dalam rumah tangga.

Baca Juga: Jaga Keharmonisan, Ini 6 Cara Mengembalikan Gairah Seks Setelah Melahirkan

Memikirkan pesta pernikahan dengan matang dan bijak pun juga disarankan. Pastikan untuk melangsungkan pesta pernikahan yang membuat diri dan pasangan puas dengan pengalaman tersebut.

Hindari membuat pesta pernikahan karena gengsi dan berlomba-lomba membuat pesta pernikahan yang lebih bagus dari pasangan lain.

Saran yang utama adalah untuk berfokus pada hubungan jangka panjang dengan pasangan. Pesta pernikahan dan kehidupan rumah tangga merupakan dua hal berbeda.

Sebagai pasutri baru, ada baiknya untuk selalu mengomunikasikan segala pikiran dan perasaan yang bisa membawa hubungan tetap awet dan dekat satu sama lain sehingga terhindar dari post wedding blues dalam jangka waktu yang lama.

Nah, itulah tadi penjelasan singkat tentang post wedding blues sekaligus cara untuk mengatasinya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Moms, Kapan Anak Remaja Siap Bepergian Sendiri? Ini Tips agar Tetap Aman

Anak Remaja Mulai Minta Bepergian Sendiri? Begini Cara Orang Tua Membangun Kepercayaan dan Kemandirian Anak

Laporan Sustainability Ferrero Group Melalui Aksi Farming Values

Ferrero Group memiliki menempatkan pendekatan Ferrero Farming Values dalam pengadaan bahan baku sebagai inti strategi keberlanjutan perusahaan.   

Cakap Hadirkan Cakap Next, Program Belajar Online untuk Remaja

Cakap Next hadir sebagai program pembelajaran Bahasa Inggris dan Mandarin yang dirancang khusus untuk mengajak anak belajar bahasa asing.

BNI Sekuritas: Investor Pemula Perlu Kenali Saham Dividen Saat Pasar Berfluktuasi

Saham dividen dapat menjadi salah satu pendekatan yang lebih ramah bagi investor pemula saat pasar bergerak berfluktuasi​.   

Bukan Sekadar Bermain, Bonding dengan Orang Tua Penting untuk Anak

Data Kemenkes: 700 Ribu dari 7 Juta Anak Alami Gejala Cemas dan Depresi, Orang Tua Perlu Perkuat Bonding

Berawan di Kota Ini, Cek Prakiraan Cuaca Besok Jawa Barat Besok Jumat (3/7)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat besok, Jumat (3/7), didominasi oleh cerah dan berawan dengan suhu mencapai 34 °C  

Cerah 32 °C di Kota Ini, Intip Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Jumat (3/7)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah besok, Jumat (2/7), yang didominasi oleh cerah dengan suhu mencapai 32 °C

5 Makanan Tak Terduga Pemicu Tekanan Darah Naik, Cek di sini!

Tahukah bahwa ternyata ada beberapa makanan tak terduga pemicu tekanan darah naik, lho! Apa sajakah itu?

ERAA dan ERAL Kompak Bagi Dividen, Ini Sinyal yang Perlu Dicermati Investor

​Kinerja yang bertumbuh membawa ERAA dan ERAL membagikan dividen kepada pemegang tetapi pasar menunggu sejauh mana perusahaan  menjaga pertumbuhan  

Cerah di Kota ini 31 °C, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Jumat (3/7)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur besok, Jumat (3/7), yang didominasi oleh cerah dan berawan dengan suhu mencapai 32 °C