M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Awas, 5 Kebiasaan Ini Bisa Bikin Boros Air di Rumah

Penulis: Kania Paramahita  |  Editor: Kania Paramahita


MOMSMONEY.ID - Selain listrik, air merupakan hal yang paling banyak dikonsumsi di rumah dalam satu hari. Penggunaannya sangat beragam, mulai dari mandi, mencuci baju, mencuci piring, hingga menyiram tanaman.

Sama seperti listrik, penggunaan air pun selalu ditagihkan setiap bulan. Prinsipnya, jika Anda menggunakan air dengan hemat, tentu tagihan air akan semakin rendah.

Namun, adakalanya tagihan air membengkak, padahal Anda merasa sudah sangat berhemat air di rumah.

Jika sudah begini, Anda perlu berpikir ulang mengenai penggunaan air di rumah. Jangan-jangan, ada hal-hal atau kebiasaan sepele yang membuat penggunaan air menjadi boros tanpa disadari.

Baca Juga: Ini 4 Alasan Anda Harus Beralih Menggunakan Kompor Induksi

Nah, kira-kira apa saja kebiasaan yang bisa menyebabkan boros air tanpa disadari? Dilansir dari Alva Water Indonesia dan Bobvila, berikut penjelasannya.

Membiarkan keran air menyala atau menetes

Pernahkah Anda membiarkan keran air menyala ketika sedang menggosok gigi, mencuci tangan, atau mencuci piring padahal tidak sedang membilas apa-apa? Jika ya, yuk segera hentikan kebiasaan ini.

Pasalnya, membiarkan keran air menyala atau menetes saat sedang tidak dipakai ternyata dapat menyebabkan boros air, lo.

Menurut data dari Science Alert, sekitar 10% rumah di Amerika Serikat memboroskan sekitar 90 galon air setiap harinya hanya dari keran yang menyala.

Jadi, pastikan Anda menutup keran air saat tidak sedang digunakan. Alternatifnya, Anda bisa menyediakan segelas air untuk berkumur saat menggosok gigi atau mencuci piring dengan ember yang berisi air.

Menyiram tanaman di siang hari

Tanpa disadari, menyiram tanaman di siang hari ternyata dapat membuat penggunaan air menjadi boros dan sia-sia.

Mengapa? Sebab, menyiram tanaman di siang hari saat matahari sedang terik malah akan membuat air menguap lebih cepat, sehingga tidak sempat diserap sepenuhnya oleh tanaman tersebut. Sebaiknya, siram tanaman di pagi atau sore hari supaya air tidak cepat menguap.

Baca Juga: Ini 6 Rekomendasi Tanaman Hias Indoor Berukuran Mini

Mencuci pakaian dengan mesin cuci dalam jumlah sedikit

Jika Anda menggunakan mesin cuci untuk mencuci pakaian kotor, sebaiknya biarkan pakaian kotor menumpuk terlebih dahulu sebelum mencucinya.

Mencuci pakaian dengan mesin cuci dalam jumlah sedikit bisa menyebabkan pemborosan air. Sebab, mesin cuci akan menggunakan jumlah air yang sama, tidak peduli berapa banyak pakaian yang dimasukkan. Selain boros air, hal ini juga menyebabkan boros listrik.

Walaupun mesin cuci Anda mungkin sudah dilengkapi dengan pengukur air otomatis, sebaiknya tetap cuci pakaian dalam jumlah banyak yang sesuai dengan kapasitas mesin cuci.

Baca Juga: Ini 5 Kesalahan Umum Menggunakan Mesin Cuci yang Sering Dilakukan

Mandi terlalu lama

Berlama-lama mandi memang terasa nyaman menenangkan, apalagi jika Anda mandi di bawah guyuran air shower. Namun, hal ini dapat membuat penggunaan air menjadi boros.

Jadi, usahakan untuk menyingkat waktu mandi Anda. Sama seperti saat menggunakan keran, matikan shower saat sedang tidak membilas apapun.

Hal yang sama juga berlaku jika Anda mandi dengan bathtub atau bak mandi. Hindari mandi terlalu lama, dan gunakan air dengan jumlah secukupnya.

Mencuci buah dan sayur dengan air mengalir

Beberapa orang kadang menggunakan air mengalir untuk mencuci buah dan sayur. Hal ini sebenarnya bisa membuat penggunaan air menjadi boros, karena air dalam volume besar akan mengalir begitu saja ke pipa.

Solusinya, Anda dapat menyiapkan satu wadah khusus untuk mencuci buah dan sayur. Selain dapat menghemat air, sisa air cucian tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk menyiram tanaman.

Nah, itulah beberapa kebiasaan sepele yang bisa mengakibatkan pemborosan air di rumah.

Jika Anda pernah melakukan hal-hal di atas, yuk hindari mulai sekarang. Dengan menghemat air, Anda akan turut menyelamatkan lingkungan dan menghemat tagihan air.

Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo Indomaret Weekend Treats 6-8 Nov 2026, Beli 1 Gratis 1 Belfoods Jagung Bakar

Promo Indomaret Weekend Treats Periode 6-8 November 2026. Cek dan manfaatkan untuk belanja hemat di akhir pekan.

Promo JSM Indomaret Periode 6-8 November 2026, Wardah-Mamasuka Rumput Laut Diskon 25%

Promo JSM Indomaret ini berlaku Nasional. Untuk Indomaret di luar Pulau Jawa, Bali, dan Lombok, terdapat selisih harga.

Seluruh Wilayah Bali Diprediksi Berawan Besok (7/11), Cek juga Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Bali berpotensi berawan besok, lusa diprediksi lebih cerah. Simak rincian prakiraannya.

Akhir Pekan di Yogyakarta? Intip Prakiraan Cuaca Lengkapnya

BMKG memprakirakan cuaca Yogyakarta pada Sabtu (7/11) diprediksi berawan, udara kabur, hingga hujan ringan. Simak juga prakiraan cuaca lusa.

Waspada Hujan Petir hingga Kabut Asap di Sumatera Barat Akhir Pekan, Cek Rinciannya

BMKG memprakirakan cuaca Sumatera Barat pada besok (7/11) dan lusa diprediksi beragam. Simak prakiraan cuaca lengkapnya.

Anak Harus Berobat ke Luar Kota? Kenali Fasilitas Menginap Gratis Ini untuk Keluarga

Orang tua yang mendampingi anak berobat jauh tak selalu mengeluarkan biaya penginapan. Ada fasilitas rumah singgah gratis di Jakarta dan Bali.

Hujan Ringan Mendominasi Sumatera Selatan di Akhir Pekan, Cek Cuaca Tiap Wilayah

BMKG memprediksi cuaca hujan ringan masih mendominasi Sumatera Selatan pada akhir pekan ini. Suhu terendah capai 17°C.

Hujan Ringan Guyur Mayoritas Wilayah Sumatera Utara Akhir Pekan, Simak Rinciannya

BMKG memprakirakan sebanyak 31 kabupaten/kota di Sumatera Utara berpotensi mengalami hujan ringan pada Sabtu (7/11). Cek cuaca lusa.

Cara Menjaga Kesehatan Mata Anak agar Tidak Mudah Lelah

Jangan sepelekan kesehatan mata anak Anda, Ini 5 kebiasaan yang perlu diterapkan untuk menjaga kesehatan mata anak.                         

Sulawesi Selatan Diperkirakan Mulai Diguyur Hujan Ringan pada Sabtu (7/11)

BMKG meramalkan hujan dengan intensitas ringan akan terjadi di Takalar, Gowa, Enrekang dan Luwu Utara.