M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Aster Bertengger di Puncak Kripto Top Gainers, Decred Terdepak ke Top Losers

Aster Bertengger di Puncak Kripto Top Gainers, Decred Terdepak ke Top Losers
Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Pasar aset kripto makin tak berdaya, dengan Bitcoin dan mayoritas aset kripto utama ambles dalam 24 jam terakhir. Apa saja kripto yang mampu menjadi top gainers maupun top losers?

Mengutip coinmarketcap.com, dalam 24 jam terakhir hingga Rabu (5/11) pukul 14.56 WIB, nilai kapitalisasi pasar atau market cap kripto global susut 2,09% menjadi US$ 3,38 triliun. 

Coinmarketcap.com merangking kripto top gainers dan top losers dari antara aset kripto yang volume transaksinya di atas US$ 50.000 selama 24 jam. Top gainers merujuk pada aset kripto yang naik paling tajam di pasar yang rontok dalam 24 jam terakhir. Sebaliknya, top losers yaitu koin dan token yang turun paling dalam.

Kripto Decred yang sebelumnya menduduki puncak top gainers, berbalik turun ke top losers. Di sisi lain, kripto Aster melaju ke puncak top gainers.

Aster adalah platform decentralized exchange (DEX) yang menggabungkan perdagangan spot, perpetual futures, dan tokenized stock dalam satu ekosistem on-chain. Dengan total pasokan sebesar 8 miliar token, token Aster berfungsi sebagai mata uang kripto asli yang menggerakkan seluruh ekosistem Aster.

Baca Juga: Pasar Aset Kripto Makin Keok, Masih Tepat Beli Bitcoin?

Berikut ini daftar 5 kripto top gainers dan 5 top losers dalam 24 jam hingga Rabu pukul 14.57 WIB, mengutip coinmarketcap:

5 kripto top gainers

  • ASTER naik 24,94% menjadi US$ 1,04.
  • ZKsync naik 16,96% menjadi US$ 0,06281.
  • Mantle (MNT) naik 8,59% menjadi US$ 1,28.
  • World Liberty Financial (WLFI) naik 8,55% menjadi US$ 0,1179.
  • Humanity Protocol naik 8,22% menjadi US$ 0,259.

5 kripto top losers

  • Decred (DCR) turun 28,77% ke US$ 37,64.
  • Bittensor (TAO) turun 10,79% ke US$ 384,46.
  • DASH turun 9,09% ke US$ 118,98.
  • DEXE turun 7,89% ke US$ 6,06.
  • Zcash (ZEC) turun 7,20% ke US$ 432,90.

Pergerakan harga aset kripto sangat volatil. Maka, aset kripto top gainers, ada risiko berbalik arah turun. Sebaliknya, tak menutup peluang kripto top losers, memantul naik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.