M O M S M O N E Y I D
Bugar

Apakah Udang Mengandung Kolesterol atau Tidak? Ini Faktanya

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Banyak ditanyakan, apakah udang mengandung kolesterol atau tidak? Mari kupas faktanya di sini!

Udang adalah salah satu makanan laut yang sangat digemari oleh banyak orang di seluruh dunia. Rasanya yang gurih, teksturnya yang kenyal, serta kemudahan dalam mengolahnya menjadikan udang sebagai pilihan utama dalam berbagai hidangan.

Namun, ada satu pertanyaan yang sering muncul terkait konsumsi udang, yakni apakah udang mengandung kolesterol atau tidak? Bagi sebagian orang, kolesterol menjadi topik yang sensitif, terutama bagi mereka yang harus menjaga kadar kolesterol dalam tubuh.

MomsMoney akan mengulasnya pada kesempatan kali ini. Yuk, simak sampai akhir!

Baca Juga: Waspada! Beginilah Tanda-Tanda Kolesterol Tinggi dan Cara Mengatasinya

Apakah Udang Mengandung Kolesterol?

Ya, udang memang mengandung kolesterol. Mengutip dari laman Healthline, dalam 100 gram udang terdapat sekitar 200 miligram kolesterol. Ini menjadikannya salah satu makanan laut dengan kandungan kolesterol tertinggi.

Jika Anda menggoreng udang, kandungan kolesterolnya tentu akan lebih tinggi lagi.

Bagi orang yang memiliki kolesterol tinggi, mengonsumsi udang bisa menjadi masalah karena jumlah kolesterolnya lebih dari setengah kebutuhan kolesterol harian.

Padahal, asupan kolesterol harian bisa berasal dari berbagai makanan, bukan hanya dari udang, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan.

Baca Juga: 8 Rebusan Daun Penurun Kadar Kolesterol Tinggi Alami

Berapa Batas Aman Konsumsi Udang?

American Heart Association (AHA) menyarankan agar asupan kolesterol tidak lebih dari 300 mg per hari. Jika dikonsumsi berlebihan, kolesterol bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan.

Tingginya kolesterol jahat (LDL) dapat menyebabkan aterosklerosis, yaitu penumpukan plak kolesterol di pembuluh darah arteri, yang menghambat aliran darah ke dan dari jantung.

Mengutip dari laman Hello Sehat, penumpukan plak ini bisa mengarah pada masalah kesehatan serius, seperti nyeri dada (angina), stroke, serangan jantung, bahkan gagal jantung.

Untuk mengurangi risiko ini, US Department of Agriculture (USDA) memberikan batasan konsumsi makanan laut, termasuk ikan, kerang, udang, dan kepiting sebagai sumber protein. Mereka merekomendasikan konsumsi seafood sebanyak 226 gram per minggu.

Anda bisa makan udang sekitar 2 hingga 3 porsi seminggu untuk menjaga kadar kolesterol tetap stabil, terutama bagi orang dewasa yang sehat. Namun, untuk penderita kolesterol tinggi, sebaiknya hindari konsumsi makanan tinggi kolesterol seperti udang.

Baca Juga: 15 Makanan yang Bisa Menurunkan Kadar Kolesterol Tinggi Paling Cepat

Demikianlah ulasan tentang apakah udang mengandung kolesterol atau tidak. Udang mengandung sekitar 200 miligram kolesterol yang menjadikannya salah satu makanan laut dengan kandungan kolesterol tertinggi.

Jika Anda sedang menjaga kadar kolesterol, konsumsi udang perlu dibatasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.