M O M S M O N E Y I D
Bugar

Apa Sayuran yang Tidak Boleh Penderita Kolesterol Makan secara Berlebihan?

Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Sebenarnya, apa sayuran yang tidak boleh penderita kolesterol makan secara berlebihan? Ini daftarnya.

Ketika membicarakan pola makan sehat, sayuran hampir selalu berada di urutan teratas. Kaya serat, rendah kalori, dan penuh vitamin, sayuran memang menjadi bagian penting dari menu sehari-hari.

Kebanyakan orang berpikir bahwa semua jenis sayur pasti baik dan tanpa risiko. Padahal, beberapa sayuran tertentu mengandung senyawa atau cara pengolahan yang bisa berdampak kurang baik bila dikonsumsi terlalu banyak, apalagi oleh penderita kolesterol tinggi.

Baca Juga: 10 Jus Sehat yang Efektif Menurunkan Kolesterol Tinggi

Lantas, apa sayuran yang tidak boleh penderita kolesterol makan secara berlebihan? Melansir dari Pyfa Health, ini dia daftarnya:

1. Sayuran yang digoreng

Menggoreng sayuran dengan minyak yang mengandung lemak jenuh bisa meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Meskipun bahan dasarnya sehat, seperti kol, buncis, atau kubis, jika digoreng, sayuran tersebut bisa menjadi sumber lemak jenuh yang tidak baik untuk jantung.

Contohnya termasuk keripik sayuran, sayur goreng tepung, atau tumisan yang terlalu berminyak. Sebaiknya, masak sayuran dengan cara direbus, dikukus, atau dipanggang agar tetap rendah lemak dan aman untuk kolesterol.

2. Sayuran yang diberi gula berlebihan

Beberapa olahan sayuran, seperti acar manis atau sayur berbumbu manis, sering ditambahkan gula dalam jumlah banyak. Asupan gula berlebih dapat meningkatkan kolesterol jahat (LDL) serta menambah kalori yang bisa memicu penambahan berat badan dan risiko diabetes.

Bila ingin rasa manis alami, gunakan sedikit madu atau buah sebagai pemanis, dan selalu perhatikan takaran.

Baca Juga: Tanda Kolesterol Tinggi Apa Saja? Intip Pembahasannya di Sini

Selain memilih sayuran yang tepat dan mengolahnya dengan cara sehat, ada beberapa kebiasaan lain yang bisa membantu menurunkan kadar kolesterol dan menjaga kesehatan jantung:

  • Konsumsi makanan tinggi omega-3, seperti ikan salmon, makarel, chia seed, dan kacang kenari. Omega-3 membantu menurunkan trigliserida dan kolesterol total.
  • Perbanyak makan sayuran dan buah yang menyehatkan jantung, seperti bayam, brokoli, apel, jeruk, dan buah beri. Kandungan serat dan antioksidannya sangat baik untuk menurunkan LDL.
  • Kurangi daging merah dan produk susu tinggi lemak, karena keduanya mengandung lemak jenuh yang dapat memperburuk kolesterol.
  • Hindari makanan tinggi lemak jenuh, seperti kue manis, biskuit kemasan, makanan cepat saji, dan makanan siap saji beku.
  • Rutin berolahraga, minimal 30 menit setiap hari, seperti berjalan kaki, bersepeda, atau berenang. Aktivitas fisik membantu meningkatkan kolesterol baik dan menurunkan kolesterol jahat.

Demikianlah ulasan tentang apa sayuran yang tidak boleh penderita kolesterol makan secara berlebihan.

Sayuran tetap menjadi bagian penting dalam pola makan sehat, tetapi cara mengolah dan bahan tambahan yang digunakan harus diperhatikan, terutama bagi penderita kolesterol tinggi. Hindari gorengan dan sayuran yang diberi banyak gula agar manfaat sehatnya tetap maksimal.

Dengan menjaga pola makan, memilih metode memasak yang tepat, dan menerapkan gaya hidup aktif, Anda bisa lebih mudah mengelola kolesterol dan menjaga kesehatan jantung dalam jangka panjang.

Baca Juga: Apa Saja Buah Penurun Kolesterol Tinggi secara Alami yang Paling Cepat?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.