M O M S M O N E Y I D
Santai

Apa Itu Hustle Culture? Salah Satu Penyumbang Burn Out Terbesar Bagi Pekerja

Penulis: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Tak asing di dunia kerja masa kini, kenalan dengan budaya kerja hustle culture, yuk.

Remaja milenial pasti sudah tidak asing dengan istilah hustle culture. Istilah kekinian ini cukup menjelaskan tentang kehidupan manusia yang terus bergerak tanpa berhenti.

Sebagaimana yang dilansir dari laman The Finery Report, definisi hustle culture adalah sebuah kondisi yang mengharuskan para pekerja memiliki jam kerja tak terbatas.

Baca Juga: 4 Tanda Orang Bersifat Dewasa, Apakah Anda Termasuk? Cek Di Sini

Orang-orang yang menganut hustle culture ini adalah orang-orang workaholic yang kebanyakan bekerja tanpa mengenal waktu.

Mereka juga akan mengutamakan kepentingan pekerjaannya dibanding hal lain. Hustle culture mulai muncul di kalangan pekerja masa kini lantaran banyaknya tekanan untuk terus bekerja dan meraih impian.

Exposure dari sosial media menjadi sumber utama munculnya hustle culture. Pekerja mulai berlomba-lomba memposting kehidupan kerjanya yang tiada henti. Tentu saja agar selalu terlihat sibuk dan produktif.

Karena pengaruh tersebut kemudian membuat orang lain merasa kurang produktif dan akhirnya berlomba-lomba untuk membuat diri mereka terlihat lebih produktif.

Baca Juga: Resiliensi di Dunia Kerja Penting Enggak ya? Simak Penjelasannya di Sini

Walaupun hustle culture terlihat baik dan memiliki dampak baik bagi karier seseorang, namun bisa membawa dampak buruk juga bagi pekerjanya.

Melansir dari laman The Daily Star, hustle culture bisa menciptakan kondisi kantor yang tidak sehat.

Pekerja baik di kantor maupun di luar kantor akan berkompetisi untuk mendapatkan pengakuan atau posisi tertentu dengan cara motivasi yang tidak sehat seperti over-working.

Selain itu hustle culture juga akan berpengaruh terhadap mental seseorang.

Kelelahan, kewalahan, dan kesibukan yang tidak ada hentinya akan membawa seseorang menjadi lelah secara mental. Hal tersebutlah yang menyebabkan munculnya burnout.

Baca Juga: 4 Buku Parenting Terbaik untuk Temukan Pola Asuh Anak yang Tepat

Burnout dapat membuat pekerja kehilangan motivasi untuk bekerja dan menjadi lebih pesimis.

Di samping itu, kurangnya waktu untuk beristirahat juga membuat hustle culture menjadi sebuah budaya yang buruk bagi kesehatan fisik dan mental seseorang.

Menciptakan keseimbangan dalam bekerja dan situasi yang sehat di kantor merupakan hal yang harus dianut oleh pekerja dibanding budaya hustle culture.

Lingkungan kerja yang suportif dan menghargai setiap usaha yang dilakukan akan membuat situasi pekerja dan mentalnya menjadi lebih baik dan tidak tertekan.

Selain itu, pekerja juga perlu memberikan batasan bagi kepentingan kerja dan pribadi. Agar orang lain bisa menghargai waktu dan batasan yang dimiliki selama bekerja. Sehingga risiko over-working dan burnout pun bisa dihindari.

Itulah penjelasan mengenai apa itu budaya kerja hustle culture, penyebab, dan efeknya bagi para pekerja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ada Ji Chang Wook di Kampanye Prenagen, Ajak Perempuan Jangan Khawatir

Lewat pesan Jangan Cuma Worry, Ji Chang Wook ajak perempuan menghadapi berbagai kekhawatiran tanpa harus mengikuti timeline orang lain.

Hasil Bulu Tangkis Asian Games 2026: Kalah dari China, Tim Putri RI Raih Perunggu

Hasil Bulu Tangkis Asian Games 2026 babak semifinal, Tim Putri Indonesia harus puas dengan raihan medali perunggu usai kalah dari China.

Promo Ichiban Sushi Spesial Ramen Hemat Serba Rp 25 Ribu Terbatas 3 Hari Saja

Mau makan ramen enak dan kenyang tanpa bikin kantong bolong? Serbu promo Ichiban Sushi serba Rp 25.000 untuk varian dry ramen hingga hotplate.

Harga Emas Antam Hari Ini (23/9) Naik Rp 3.000, Jadi Rp 2.630.000 per Gram

Harga emas Antam dan buyback sama-sama naik Rp 3.000 pada perdagangan hari ini Rabu (23/9). Cek harga besaran lainnya.

IHSG Ada Peluang Rebound, Simak Rekomendasi Saham dari BNI Sekuritas Rabu (23/9)

IHSG diproyeksi rebound pada perdagangan Rabu (23/9/2026).​ Simak rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.

IHSG Masih Rawan Terkoreksi, Cek Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas (23/9)

IHSG masih rawan melanjutkan koreksi pada perdagangan Rabu (23/9/2026).​ Simak rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

Promo Yoshinoya Spesial BRI September 2026, Makan Enak Cashback hingga Rp 70.000

Pengguna BRI bisa makan hemat di Yoshinoya sampai 30 September 2026. Dapatkan cashback hingga Rp 70.000 menggunakan QRIS BRImo.

Pengguna iPhone Wajib Cadangkan iCloud Sebelum Pindah ke iOS 27.2

Isu baterai boros dan panas berlebih belum sepenuhnya teratasi. Cek fakta pengujian performa terbaru iOS 27.2 di sini.

Harga Emas di Pegadaian Hari Ini Kompak Turun Rp 2.000, Cek Harga Galeri24 dan UBS

Harga emas Pegadaian hari ini turun tipis. Galeri24 menjadi Rp 2.576.000 dan UBS Rp 2.601.000 per gram.

Ramalan Shio Hari Ini Rabu 23 September 2026, Sempurnakan Rencanamu

Simak ramalan shio hari ini Rabu 23 September 2026 untuk 12 shio. Cek gambaran karier, keuangan, asmara, dan kesehatan yang lengkap di sini.