M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Anda Suka Membandingkan Anak? Ini Dampak Negatifnya bagi Perkembangan Diri Mereka

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Banyak orang tua yang secara sadar atau tidak sadar suka membandingkan anak-anak mereka dengan anaknya yang lain guna memotivasi anak supaya bisa sama-sama berprestasi dengan saudara kandungnya. Padahal, membandingkan seorang anak dengan anak lainnya akan memberikan efek yang bertolak belakang dengan kata positif. 

Alih-alih berdampak baik bagi anak, mengajarkan anak untuk menjadi lebih unggul dari anak-anak lain justru menjadi metode yang kontraproduktif. Cara ini akan dengan mudah menyebabkan luka emosional yang mendalam pada anak dan sulit untuk disembuhkan. Bahkan, bisa juga menyebabkan agresi, antagonisme, dan kebencian.

Cenderung merugikan perkembangan anak dan menghambat kemajuan mereka, inilah 8 dampak negatif yang akan anak dapatkan saat orang tua mereka suka membanding-bandingkannya dengan anak lain sebagaimana dilansir dari Firstcry Parenting

Baca Juga: 4 Tips untuk Membantu Mengurangi Stres Para Single Moms yang Bercerai

1. Meningkatkan rivalitas saudara

Jika orang tua kerap membandingkan anak-anak yang lebih tua dengan adik-adik mereka, itu akan menumbuhkan persaingan.

Bahkan, anak-anak yang lebih tua bisa dengan mudah menggoda, berkelahi, memukul, dan berperilaku agresif kepada anak yang lebih muda.

2. Menciptakan rasa tidak aman

Ketika seorang anak dibandingkan dengan saudara kandung, sepupu, atau temannya, mereka akan merasa tidak aman dan berusaha menjaga jarak dari orang tua mereka.

Kebiasaan suka membanding-bandingkan juga dapat menyebabkan masalah perilaku atau perkembangan di kemudian hari saat anak tumbuh dewasa.

3. Menekan bakat anak

Saat anak-anak tidak dihargai dan terus-menerus dibandingkan dengan orang lain, bakat yang mereka miliki pun kemungkinan besar tidak akan berkembang.

Pada akhirnya, anak akan kehilangan potensi dan bakatnya sekaligus.

4. Mendorong anak untuk bersikap masa bodoh

Jika anak-anak sering melihat orang tua mereka lebih menghargai anak-anaknya yang lain, mereka akan merasa diabaikan.

Karena perasaan diabaikan tersebut, anak pun tidak akan pernah mencoba untuk menyenangkan orang tuanya lagi.

5. Membuat anak malas untuk berinteraksi sosial

Anak-anak yang terus menerima ejekan atau penilaian negatif dari orang tuanya akan secara bertahap menghindari interaksi publik di hadapan orang tua mereka.

Jadi, jangan heran tatkala anak menjadi pendiam atau enggan untuk Anda ajak ke berbagai acara yang melibatkan orang banyak termasuk kumpul keluarga besar.

6. Menurunkan kepercayaan diri anak

Rasa percaya diri anak akan sangat terpengaruh secara negatif saat mereka dibandingkan dengan anak lainnya.

Perilaku membanding-bandingkan yang biasa anak dapatkan terutama dari orang tuanya akan dengan mudah menggiring perasaan “tidak berguna”. Alhasil, kinerja mereka dalam bidang apapun akan menurun akibat merasa tidak berguna dan tidak pantas untuk mendapatkan pencapaian yang cemerlang.

7. Menghancurkan harga diri

Pertumbuhan anak-anak akan terhambat ketika mereka mulai percaya bahwa mereka tidak mampu melakukan berbagai hal dengan baik.

Dengan sering membandingkannya, anak akan selalu berpikir bahwa mereka tidak akan pernah bisa memenuhi harapan orang tua.

8. Mendatangkan stres

Orang tua tidak boleh menekan anak-anak mereka untuk tampil sempurna dan membebani mereka dengan harapan yang berlebihan. Pasalnya, sikap orang tua yang demikian ditambah dengan kebiasaan membanding-bandingkan akan membuat anak rentan mengalami stres.

Sebaliknya, orang tua harus menemukan solusi terbaik dan membantu anak-anak untuk menghadapi kelemahannya serta mengatasi masalahnya dengan cara berkomunikasi secara intens dan menjadi pendengar yang baik. Yang tak kalah penting, para orang tua harus selalu siap sedia untuk mendukung anak-anak mereka melakukan hal-hal yang disukai selagi positif alih-alih mengekangnya.

Moms, dikarenakan kebiasaan membandingkan anak memiliki banyak dampak negatif bagi perkembangan diri mereka, jadi segera hentikan kebiasaan tersebut jikalau Moms selalu melakukannya selama ini ya. Guna membantu anak supaya bisa berperilaku baik dan menjadi individu yang percaya diri serta sukses, cobalah untuk melakukan pendekatan positif yang memotivasi tanpa membandingkannya dengan anak-anak lain. Usahakanlah untuk menjadi orang tua yang tidak merampas kegembiraan dari kehidupan anak-anak dan berikanlah ruang bagi anak Anda untuk tumbuh sebagaimana mestinya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Jenis Masker Wajah yang Harus Dihindari Pemilik Kulit Sensitif, Bikin Iritasi!

Pemilik kulit sensitif wajib menghindari masker tertentu. Wajib tahu, inilah 4 jenis masker wajah yang harus dihindari pemilik kulit sensitif.

4 Manfaat Masker Matcha yang Bikin Wajah Bebas Jerawat dan Glowing Alami

Masker matcha kini menjadi salah satu perawatan kulit alami yang sangat populer. Berikut adalah 4 manfaat masker matcha untuk wajah.

Tips Mengoptimalkan Area Rumah yang Sering Terlupakan

IKEA Indonesia mengajak masyarakat melihat kembali ruang-ruang yang kerap terlupakan seperti area laundry hingga ruang utilitas.  

Tak Perlu Olah Data Rumit, AI Ini Bisa Bantu Analisis Lokasi

​Bvarta memperkenalkan Lokasi AI, teknologi yang membantu pengguna memahami kondisi suatu lokasi berdasarkan berbagai data spasial.

Dari Gadget sampai Perkebunan, Begini AI Dimanfaatkan

​Penggunaan AI ternyata tak sebatas chatbot dan pembuatan konten tetapi bisa membantu berbagai pekerjaan, termasuk memprediksi hasil produksi.

Pertama Kali Syuting di Luar Negeri, Caitlin Halderman Mengaku Ketagihan

Cerita pengalaman Caitlin Halderman syuting di luar negeri untuk pertama kalinya. Proses syuting berlangsung selama satu bulan

Siapa Riska dalam Serial Drama The Hidden Hand, Ini Sinopsisnya

Rahasia dibalik sosok Riska yang menjadi pemain utama dalam drama The Hidden Hand. Penonton diajak menerka-nerka posisi Riska dalam drama ini. 

IHSG Konsolidasi Pekan Ini, Simak 3 Rekomendasi Saham dari IPOT

IPOT mencermati level support 6.370, dan merekomendasikan ANTM, MTEL, serta IMPC untuk trading pekan ini.

Tayang 12 November, Film Lagi Probation Soroti Kisah First Jobber Kejar Status Tetap

Base Entertainment menghadirkan film drama komedi terbaru berjudul Lagi Probation karya sutradara Archie Hekagery. 

Dibuat Dekil dan Belang, Caitlin Halderman Perankan Riska dalam Drama The Hidden Hand

Caitlin mengungkapkan perubahannya memerankan Riska, membantunya meninggalkan citra yang selama ini dikenal penonton.