M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Anak Sedang Kecewa? Lakukan 4 Hal Ini untuk Membantunya

Anak Sedang Kecewa? Lakukan 4 Hal Ini untuk Membantunya
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Kekecewaan adalah emosi yang sangat sulit untuk dihadapi terutama bagi anak-anak. Kendati begitu, kekecewaan merupakan bagian dalam hidup yang tidak dapat dicegah.

Alih-alih hanya berfokus pada bagaimana cara melindungi atau menjauhkan anak dari kekecewaan, para orang tua juga perlu membantu anak mengatasi rasa kecewa dengan cara yang positif.

Melansir Child Mind Institute, Mindful Little Minds, dan PBS Kids For Parents, ada 4 hal yang patut dilakukan oleh orang tua untuk membantu anak mengatasi kekecewaan. Simak, penjelasannya di bawah ini!

Baca Juga: Berbagai Tanda Anak Sedang Stres dan Cara Membantu Mengatasinya

1. Dengarkan dan validasi kekecewaan anak

Hal pertama yang harus orang tua lakukan saat anaknya kecewa adalah mendengarkan dan mengakui kekecewaan mereka. Itu akan sangat membantu saat Anda mampu menelusuri secara spesifik apa yang paling membuat anak kecewa.

Tatkala anak kecewa, penting juga untuk tidak menilai reaksi mereka. Jangan mengabaikan rasa sakit yang dirasakan anak Anda dengan memberi tahu bahwa kekecewaan mereka bukanlah masalah besar. Pasalnya, sikap yang demikian akan membuat anak merasa lebih terisolasi.

Tekankan kepada anak bahwa Anda benar-benar mendengarkan mereka dan bersedia untuk senantiasa mendukung. Ungkapkan juga rasa bangga Anda kepada anak karena mereka sudah berhasil menghadapi situasi sulit dengan baik.

2. Berikan perspektif

Anak-anak terutama yang lebih muda tidak memiliki perspektif yang sama dengan orang dewasa. Jadi saat kekecewaan melanda, anak akan melihat segala sesuatunya dengan sudut pandang hitam putih. Kemungkinan, anak juga akan berpikir bahwa kekecewaannya tidak akan pernah berakhir dan cenderung enggan untuk kembali ke situasi atau tempat yang telah membuat mereka kecewa.

Setelah memvalidasi perasaan anak, Anda dapat membagikan pengalaman masa lalu Anda tentang perubahan dan ketidakpastian yang menyebabkan kekecewaan sekaligus bagaimana cara Anda untuk menghadapi tantangan tersebut beserta hasilnya.

Ingat-ingat juga untuk tidak memberi anak Anda terlalu banyak informasi yang hanya akan meningkatkan kekhawatirannya. Misal, jika anak Anda kecewa karena tidak jadi mengunjungi nenek minggu ini, yakinkan anak bahwa Anda akan mengajak mereka untuk menemui nenek sesegera mungkin. Sebaliknya, hindari untuk memberikan penjelasan semacam ini “Kita tidak bisa menemui nenek minggu ini karena nenek sedang berjuang menghadapi covid”.

3. Ajarkan anak keterampilan menenangkan diri

Mempelajari cara memproses emosi yang tidak nyaman memainkan peran integral dalam mengatasi kekecewaan. Ketika orang tua mengajarkan dan memberikan contoh keterampilan menenangkan diri kepada anak, itu akan membantu anak belajar bahwa mereka dapat melewati hal-hal sulit.

Beberapa keterampilan menenangkan diri yang bisa Anda ajarkan kepada anak adalah sebagai berikut:

  • Latihan pernapasan dalam sembari memikirkan warna-warna pelangi
  • Mewarnai, menggambar, atau membentuk tanah liat
  • Mendengarkan musik yang lembut
  • Membacakan atau meminta orang tua membacakan cerita
  • Bermain di luar ruangan
  • Memeluk boneka binatang atau mainan favorit

4. Lakukan brainstorming

Setelah anak merasa sedikit lebih tenang, disarankan bagi Anda untuk melakukan brainstorming atau curah pendapat guna menemukan beberapa ide yang bisa membantu anak memecahkan masalah yang sedang mereka hadapi. Cobalah untuk mengeksplor lebih dalam tentang hal-hal berikut ini:

  • Cara lain bagi anak untuk menghadapi situasi tersebut
  • Cara alternatif untuk membantu anak mendapatkan apa yang mereka inginkan
  • Cara berpikir yang berbeda tentang situasi tersebut
  • Kompromi yang harus dicapai anak dengan seseorang

Jika Anda tidak menemukan solusi apapun, tidak apa-apa. Karena terkadang apa yang sebenarnya dibutuhkan untuk membantu anak menghadapi kekecewaan hanyalah waktu dan telinga yang mau mendengarkan tanpa menghakimi. Apabila diperlukan, Anda bisa membagikan pandangan Anda kepada anak tentang langkah yang sekiranya akan Anda ambil jikalau harus menghadapi kekecewaan yang serupa di masa depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tagihan Listrik Bisa Aman! Ini 9 Cara Hangatkan Kamar Tidur Anda Tanpa Boros

Simak cara menghangatkan kamar tidur tanpa boros listrik, solusi praktis agar tidur tetap hangat dan nyaman saat cuaca dingin.  

Kestabilan Finansial: Ini 10 Kunci Sukses Jutawan yang Jarang Terungkap

Ingin tahu cara jutawan membangun kekayaan? Kuncinya bukan pamer harta, tapi hidup sederhana dan fokus pada aset produktif. Pelajari rahasianya!  

20 Makanan Penurun Tekanan Darah Tinggi Alami yang Dapat Anda Coba Konsumsi

Ini dia beberapa makanan penurun tekanan darah tinggi alami yang dapat Anda coba konsumsi. Intip daftarnya di sini!  

7 Daftar Herbal dan Rempah-Rempah Alami untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Yuk, intip daftar herbal dan rempah-rempah alami untuk menurunkan tekanan darah tinggi berikut ini! 

14 Cara Alami Menurunkan Gula Darah yang Tinggi, Mau Coba?

Mari intip beberapa cara alami menurunkan gula darah yang tinggi berikut ini. Mau coba terapkan?       

Desain Interior 2026: 4 Gaya Ini Justru Bikin Hunian Anda Cepat Usang

Membeli furnitur pekan lalu ternyata belum tentu relevan di 2026. Ada 4 tren desain interior yang diprediksi ditinggalkan agar rumah tak usang.

11 Khasiat Konsumsi Biji Bunga Matahari bagi Kesehatan Tubuh

Intip beberapa khasiat konsumsi biji bunga matahari bagi kesehatan tubuh berikut ini, yuk! Kira-kira apa saja?

8 Khasiat Rutin Konsumsi Jamur untuk Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui

Intip sejumlah khasiat rutin konsumsi jamur untuk kesehatan tubuh yang jarang diketahui berikut ini. Apa saja, ya?

Laba Bisnis Anda Bohong? EBITDA Ungkap Kekuatan Asli Operasional

Banyak pebisnis mengira laba bersih adalah uang tunai. Waspada, beban non-operasional bisa menekan kas. Kalkulasi EBITDA Anda sangat berpengaruh.

Bukan 50%, Ternyata Ini Batas Aman Cicilan Ideal dari Total Gaji Anda

Punya cicilan tapi gaji pas-pasan? Ketahui batas aman 30% dari total penghasilan Anda agar keuangan tetap sehat. Cek kalkulasi dan strateginya.