M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Aksi Jual Saham Blue Chip Menekan IHSG Jumat (21/3)

Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Setelah menguat selama dua hari berturut-turut, Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG pada Jumat (21/3) terkoreksi dengan turun 1,94% ke level 6.258.

Berdasarkan riset Eastspring Investment Indonesia, Jumat (21/3), tekanan utama datang dari sejumlah saham blue chip tertutama di sekor perbankan yang banyak dijual. 

Tercatat, indeks LQ45 juga melemah 2,56% mencerminkan tekanan jual pada saham-saham berakpitalisasi besar. Seperti, BBCA turun 5,67% dan menjadi penekan terbesar pada indeks.

Salah satu penyebab BBCA turun adalah bertepatan dengan ex-date dividen dalam waktu dekat yang biasanya harga saham jadi turun sesuai dengan besarnya dividen tersebut. 

Sementara saham DCII yang turun 9,92%, BMRI turun 4,55%, AMMN turun 6% serta BBNI turun 7,6% juga turut menyeret IHSG ke zona merah. 

Baca Juga: Harga Emas Dunia Bertahan di Dekat Rekor All Time High

Sentimen pasar juga dibayangi oleh RUPS bank BUMN di pekan depan dengan danya kekhawatiran mengenai perubahan manajemen yang dapat mempengaruhi arah strategi bisnis, serta tingkat kepercayaan pasar. 

Selain itu, sentimen eksternal juga belum dapat mengangkat pasar, seiring dengan meningkatnya ketidapastian mengenai kebijakan tarif imbal balik AS yang akan berlaku mulai 2 April 2025. 

Sementara Presiden Donald Trump juga mengumumkan akan mengenakan tarif tambahan pada beberapa sektor di luar kebijakan tarif imbal balik tersebut. Tentunya, kondisi ini dapat berdampak pada prospek pertumbuhan ekonomi global. 

Di tengah volatilitas tersebut, investor jadi bergerak hati-hati dan menerapkan strategi wait and see dalam melakukan pembelian jelang libur panjang Idul Fitri dan pelaksanaan RUPS bank-bank BUMN.

Selanjutnya, pelaku pasar akan menunggu kejelasan arah kebijakan pemerintah. Namun, dengan meredanya ketidakpastian global dan membaiknya sentimen domestik maka pasar berpotensi kembali menguat. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

IHSG Selasa (20/10) Rebound 5,6%, Cek Saham Penghuni Top Gainers

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 282,28 poin atawa 5,65% ke level 5.278. Saham BBCA naik 7%.

Harga Buyback Emas Terkini, HRTA Turun Rp 20.000, Antam Masih Tertinggi

Harga buyback emas hari ini, Selasa (20/10), turun pada seluruh produk yang dipantau. HRTA mencatat penurunan terbesar.

Langkah demi Langkah Untuk Bisa Mendapat Potongan Platform E-Commerce

Mulai 25 Oktober 2026, pelaku usaha mikro dan kecil (UMK) bisa mendapat potongan beragam biaya di platform e-commerce asal memenuhi persyaratan.

Serangan Stroke Mengintai Penderita Gula Darah Tinggi dan Hipertensi

Kadar gula darah tinggi memicu stres oksidatif yang mengeraskan arteri. Cek mekanisme bahayanya yang melipatgandakan risiko stroke.

Harga Emas Dunia Turun Tiga Hari, Minyak Mahal Bayangi Suku Bunga The Fed

Harga minyak yang bertahan di dekat level tertinggi lima bulan, mengaburkan arah kebijakan suku bunga Federal Reserve.

Promo Alfamidi Ngartis 16-31 Oktober 2026, Beli 1 Gratis 1 Susu Pisang-Obat Batuk

Cek promo Alfamidi Ngartis periode 16-31 Oktober 2026 untuk belanja Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1.

Cuaca Udara Kabur Selimuti Sulawesi Selatan Rabu Besok (21/10)

BMKG) memprakirakan cuaca besok di wilayah Sulawesi Selatan akan mengalami kondisi udara kabur pada Rabu (21/10).

Promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat 20-22 Oktober 2026, Cheetos Beli 2 Gratis 1

Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat periode 16-22 Oktober 2026. Jangan sampai ketinggalan, Moms!

Harga Pangan di Minggu Keempat Bulan Oktober, Cek Rinciannya

Berikut perincian harga-harga komoditas pangan di minggu keempat Oktober yang bersumber dari PIHPS Bank Indonesia. 

Promo Indomaret Harga Spesial 20 Oktober-2 November 2026, Skincare Diskon hingga 50%

Promo Indomaret Harga Spesial Periode 20 Oktober-2 November 2026. Cek dan manfaatkan untuk belanja hemat.