M O M S M O N E Y I D
Bugar

8 Cara Mengatur Keuangan untuk Generasi Sandwich

8 Cara Mengatur Keuangan untuk Generasi Sandwich
Reporter: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Anda termasuk generasi sandwich? Yuk, praktikkan cara mengatur keuangan untuk generasi sandwich berikut ini!

Menjadi bagian dari generasi sandwich bukanlah perkara mudah. Istilah ini merujuk pada kelompok orang dewasa yang berada di posisi serba tanggung, harus menanggung biaya hidup diri sendiri sekaligus membantu kebutuhan orang tua, bahkan anak atau adik yang masih bergantung.

Kondisi ini bisa menimbulkan tekanan finansial yang berat, apalagi jika tidak ada perencanaan keuangan yang matang.

Meski begitu, bukan berarti generasi sandwich tidak bisa hidup dengan lebih tenang. Dengan strategi pengelolaan keuangan yang tepat, beban tersebut dapat dikurangi sedikit demi sedikit.

Di bawah ini adalah beberapa cara mengatur keuangan untuk generasi sandwich yang bisa Anda praktikkan:

1. Buat anggaran bulanan yang realistis

Susunlah anggaran yang jelas. Catat semua pemasukan, lalu bagi ke dalam pos pengeluaran rutin, tabungan, investasi, serta dana darurat.

Melansir dari laman Media Keuangan Kemenkeu, bagi generasi sandwich, penting untuk memisahkan antara kebutuhan pribadi, keluarga inti, dan orang tua. Dengan begitu, Anda bisa melihat gambaran nyata ke mana uang mengalir setiap bulan.

2. Tentukan skala prioritas

Karena tanggung jawab ganda, generasi sandwich harus jeli menentukan prioritas. Kebutuhan dasar keluarga inti seperti makanan, tempat tinggal, dan pendidikan anak harus berada di urutan teratas.

Kewajiban kepada orang tua tetap penting, tetapi perlu disesuaikan dengan kemampuan finansial. Mengomunikasikan kondisi secara terbuka kepada anggota keluarga juga akan membantu mengurangi beban psikologis.

Baca Juga: Begini Cara Menabung untuk Beli Rumah yang Efektif, Pasti Bisa!

3. Bangun dana darurat

Dana darurat adalah penyangga keuangan yang wajib dimiliki. Idealnya, jumlahnya tiga sampai enam kali pengeluaran bulanan. Bagi generasi sandwich, dana darurat bisa lebih besar karena ada lebih banyak pihak yang ditanggung.

Simpan dana ini di instrumen likuid seperti tabungan atau deposito, sehingga mudah dicairkan saat diperlukan.

4. Kelola utang dengan bijak

Utang bisa menjadi jebakan jika tidak diatur. Bila sudah memiliki cicilan, pastikan rasio utang tidak lebih dari tiga puluh persen dari total penghasilan bulanan.

Hindari berutang untuk kebutuhan konsumtif, seperti membeli gadget terbaru atau berlibur. Gunakan utang hanya untuk hal produktif, misalnya membeli rumah atau membiayai pendidikan, dan selalu pastikan kemampuan membayar cicilan.

5. Sisihkan untuk investasi jangka panjang

Generasi sandwich sering terjebak pada pengeluaran sehari-hari hingga lupa menyiapkan masa depan. Investasi sangat penting agar tidak selamanya hidup dalam kondisi menanggung.

Pilih instrumen sesuai profil risiko, mulai dari reksa dana, obligasi, hingga saham. Dengan berinvestasi sejak dini, Anda bisa membangun aset yang kelak mengurangi beban finansial.

Baca Juga: 15 Cara Mengatur Keuangan biar Tidak Boros, Coba Praktikkan!

6. Siapkan asuransi untuk proteksi

Asuransi kesehatan dan jiwa adalah bentuk perlindungan finansial yang wajib dimiliki. Tanpa asuransi, satu kejadian sakit bisa menguras tabungan bertahun-tahun.

Dengan asuransi, Anda bisa lebih tenang menghadapi risiko tak terduga. Generasi sandwich sebaiknya juga mendorong orang tua untuk memiliki perlindungan kesehatan, agar biaya medis tidak seluruhnya ditanggung sendiri.

7. Cari sumber penghasilan tambahan

Mengandalkan satu sumber penghasilan sering kali tidak cukup. Generasi sandwich bisa mencari penghasilan tambahan sesuai kemampuan, seperti membuka usaha kecil, menjadi freelancer, atau mengelola aset produktif.

Tambahan pemasukan akan membuat beban finansial bisa terbagi dan tujuan jangka panjang lebih mudah tercapai.

8. Komunikasi terbuka dengan keluarga

Mengatur keuangan bukan hanya soal angka, tetapi juga soal komunikasi. Generasi sandwich perlu berbicara jujur dengan pasangan, anak, maupun orang tua mengenai kondisi finansial.

Keterbukaan ini membuat semua pihak bisa saling memahami dan menyesuaikan gaya hidup. Dukungan keluarga juga membantu mengurangi rasa tertekan yang sering dialami.

Baca Juga: 7 Kebiasaan Finansial yang Membuat Miskin Menurut Warren Buffett

Itulah beberapa cara mengatur keuangan untuk generasi sandwich. Generasi sandwich menghadapi tantangan finansial yang cukup berat, namun hal ini bisa dikelola dengan strategi yang tepat.

Mulai dari membuat anggaran, membangun dana darurat, hingga berinvestasi, semua langkah tersebut membantu menciptakan kestabilan keuangan jangka panjang. Dengan komunikasi terbuka bersama keluarga, beban yang terasa berat dapat menjadi lebih ringan dan terkelola.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jaga Kualitas Udara Rumah, Ini Solusi Azko untuk Kesehatan Keluarga

Azko luncurkan Norium, air purifier unik dengan lampu LED dan fitur sterilizer. Teknologi ion plasma yang menjaga udara higienis.

Jangan Asal Praktis, Herbalife Ingatkan Pentingnya Sarapan Bergizi Seimbang

​Herbalife kembali mengingatkan pentingnya sarapan sehat sebagai langkah sederhana untuk menjaga energi dan produktivitas sehari-hari.

4 Bahaya Makan Mie Instan Terlalu Sering, Hipertensi dan Obesitas Mengintai

Kenikmatan mie instan bisa berujung bahaya. Berikut 4 bahaya makan mie instan terlalu sering yang wajib Anda ketahui.

Prakiraan Cuaca Besok (14/5) dan Lusa di DKI Jakarta, Hujan Turun di Daerah Ini

BMKG memperkirakan cuaca besok di wilayah DKI Jakarta akan didominasi cuaca cerah, sedangkan lusa akan didominasi hujan ringan.

Musim Pancaroba Bikin Tubuh Rentan Sakit, Ini Tips Jaga Imun dari Dokter

Perubahan cuaca ekstrem saat musim pancaroba membuat tubuh lebih rentan terserang penyakit.​ Simak tips menjaga imun dari dokter berikut ini!

Reli Pasar Terjegal, Ini Kripto yang Bertahan di 5 Kripto Top Gainers

Di pasar yang sedang terkoreksi, Injective (INJ) justru menanjak 21% dan menduduki puncak kripto top gainers 24 jam terakhir.

Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Kamis (14/5), Hampir Semua Kota Berawan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Timur besok, Kamis (14/5), hampir merata berawan dan sebagian  udara kabur.

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok Kamis (14/5), Berawan hingga Hujan Ringan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah besok, Kamis (14/5), didominasi berawan dan sebagian wilayah hujan.

IHSG Tumbang Hampir 2% Pasca-Review MSCI, Investor Disarankan Lakukan Ini

Penghapusan sejumlah saham dari indeks MSCI lebih bersifat teknikal terkait metodologi bobot dan likuiditas, bukan kerusakan fundamental. 

Promo Alfamart Noodle Fair 1-15 Mei 2026, Paldo Ramyun-Jjajangmen Beli 1 Gratis 1

Manfaatkan promo Alfamart Noodle Fair periode 1-15 Mei 2026 untuk belanja kebutuhan mi instan lebih untung.