M O M S M O N E Y I D
Bugar

7 Manfaat Konsumsi Makanan Berserat untuk Kesehatan Tubuh

7 Manfaat Konsumsi Makanan Berserat untuk Kesehatan Tubuh
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Apa saja manfaat konsumsi makanan berserat untuk kesehatan tubuh, ya? Cari tahu di sini, yuk!

Serat sering terlupakan karena dianggap sekadar pelengkap dalam menu harian. Padahal serat memiliki peran besar dalam menjaga tubuh tetap bugar.

Jika Anda ingin menjaga kesehatan tanpa perubahan ekstrem, menambah asupan serat bisa menjadi langkah paling sederhana dan mudah diterapkan setiap hari. Serat hadir alami pada sayur, buah, umbi, kacang, serta biji bijian, sehingga memberi Anda banyak pilihan untuk menyesuaikan dengan selera.

Serat sendiri terbagi menjadi dua jenis yaitu serat larut dan serat tidak larut. Keduanya bekerja dengan cara berbeda, tetapi hasil akhirnya sama sama mendukung kondisi tubuh agar tetap sehat.

Serat larut membantu mengatur kadar glukosa dan kolesterol, sedangkan serat tidak larut membantu memperlancar sistem pencernaan. Menggabungkan keduanya dalam menu harian akan memberikan manfaat yang menyeluruh.

Baca Juga: Manfaat Belajar Bahasa Baru untuk Otak Anda, Cek di Sini yuk!

Melansir dari laman Verywell Health, berikut ini beberapa manfaat konsumsi makanan berserat untuk kesehatan tubuh:

1. Mendukung pencernaan

Serat dikenal paling erat dengan kesehatan pencernaan, terutama dalam membantu mencegah dan meredakan sembelit. Cara kerja serat berbeda tergantung jenisnya. Serat larut membentuk gel yang menarik air sehingga membantu melunakkan dan menambah volume feses.

Sementara serat tidak larut merangsang dinding usus agar menghasilkan lebih banyak air dan lendir sehingga pergerakan feses menjadi lebih lancar.

Beberapa jenis serat juga berfungsi sebagai makanan bagi bakteri baik dalam usus. Proses ini membantu meningkatkan kadar air di saluran cerna sehingga feses menjadi lebih lunak dan mudah dikeluarkan.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa serat dapat membantu menurunkan risiko penyakit divertikuler yaitu kantong kecil yang terbentuk di usus bagian bawah. Serat dari buah, sayur utuh beserta kulitnya, serta biji bijian terbukti memberi manfaat besar.

Serat membantu mencegah sembelit dengan membuat feses lebih lembut, berukuran lebih besar, lebih mudah dikeluarkan, dan bergerak lebih cepat melalui usus.

2. Mengurangi peradangan

Sebuah penelitian pada orang dewasa usia lanjut menemukan bahwa serat dari biji bijian berkaitan dengan kadar penanda peradangan yang lebih rendah dibandingkan serat dari buah dan sayur.

Peradangan ringan yang berlangsung terus menerus dapat meningkatkan risiko munculnya masalah kesehatan tertentu seperti penyakit kardiovaskular dan kanker. Namun studi lanjutan masih diperlukan untuk memahami seberapa besar peran serat dalam menurunkan peradangan dan mencegah penyakit terkait.

3. Menurunkan risiko penyakit jantung

Penelitian menunjukkan adanya hubungan antara asupan serat tinggi terutama dari biji bijian dan risiko penyakit jantung yang lebih rendah.

Istilah serat sereal mengacu pada biji bijian utuh yang masih mengandung dedak dan endosperma yang diproses seminimal mungkin. Contohnya quinoa, oat potong baja, beras merah, soba, jelai, dan sejenisnya.

Sebuah meta analisis yang melibatkan banyak penelitian menemukan bahwa serat larut dapat membantu menurunkan kolesterol total maupun kolesterol jahat LDL.

Ada pula studi yang menunjukkan bahwa pola makan tinggi serat dapat memperbaiki tekanan darah pada penderita hipertensi baik yang memakai obat maupun tidak.

Baca Juga: 5 Manfaat Minum Air untuk Menurunkan Berat Badan Anda

4. Membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil

Serat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil karena tubuh tidak dapat memecah atau menyerap serat. Artinya serat tidak menyebabkan kenaikan gula darah yang cepat seperti jenis karbohidrat lain.

Serat juga memperlambat penyerapan gula dari usus ke aliran darah sehingga lonjakan insulin dapat dicegah. Selain itu serat bisa membantu mengontrol berat badan yang menjadi salah satu faktor pemicu diabetes tipe dua.

5. Mengurangi risiko kanker payudara

Sebuah studi besar pada lebih dari sembilan puluh ribu wanita pra menopause menemukan bahwa asupan serat tinggi berkaitan dengan penurunan risiko kanker payudara hingga 25%.

Meta analisis lain yang menggabungkan tujuh belas penelitian juga menunjukkan hasil serupa. Serat dilaporkan memberikan perlindungan pada wanita sebelum maupun sesudah menopause.

Ada juga bukti bahwa pola makan tinggi serat dapat menurunkan risiko munculnya penyakit payudara jinak pada remaja yang dianggap sebagai faktor risiko kanker payudara di usia dewasa.

6. Menurunkan risiko kanker kolorektal

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa serat dapat memberikan perlindungan terhadap jenis kanker kolorektal tertentu. Serat dari buah, sayur, dan kacang kacangan memberi manfaat, tetapi serat dari biji bijian memiliki kaitan yang lebih kuat dengan risiko kanker kolorektal yang lebih rendah.

Serat membantu menurunkan risiko kanker usus besar dengan cara menambah volume feses, mengencerkan zat berpotensi karsinogenik dari makanan, mempercepat waktu perjalanan feses dalam usus besar, serta menghasilkan asam lemak rantai pendek melalui fermentasi bakteri usus.

Baca Juga: 8 Manfaat Minum Jus Wortel Setiap Hari untuk Kesehatan Tubuh

7. Mengurangi risiko kematian akibat berbagai penyebab

Penelitian menemukan bahwa orang yang mengonsumsi serat dalam jumlah tinggi memiliki risiko kematian yang lebih rendah dibandingkan mereka yang asupannya rendah.

Studi lain bahkan menunjukkan penurunan risiko kematian hingga dua puluh lima persen pada kelompok dengan konsumsi serat tertinggi.

Itulah beberapa manfaat konsumsi makanan berserat untuk kesehatan tubuh. Semoga bermanfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ramalan Zodiak Besok Senin 26 Oktober 2026, Waktunya Evaluasi Diri Secara Total

Simak ramalan 12 zodiak besok Senin 26 Oktober 2026 tentang asmara, karier, keuangan, dan kesehatan, lengkap dengan saran untukmu.  

Ramalan Shio Besok Senin 26 Oktober 2026, Naga Berpeluang Paling Hoki

Simak ramalan shio besok Senin 26 Oktober 2026, mulai dari karier, keuangan, cinta, hingga kesehatan untuk 12 shio lengkap di sini.

Fenomena Hunter’s Moon 26 Oktober 2026, Ini Waktu Terbaik Menyaksikannya

Ada fenomena Bulan Pemburu alias Hunter’s Moon yang akan berlangsung pada Senin malam, 26 Oktober 2026. Catat waktu terbaik menyaksikannya.

Promo Bakmi GM Khusus Pakai Mandiri, Bakmi Special Cuma Rp 15.000 Hari Ini

Dapatkan menu Bakmi Special GM hanya Rp 15.000 dari promo Bakmi GM setiap hari Sabtu dan Minggu khusus pengguna QRIS Movin by Mandiri Taspen.

4 Ciri-Ciri Stres Berat pada Wanita, Salah Satunya Haid Tidak Teratur

Stres berat pada wanita bisa memengaruhi sistem endokrin. Wajib tahu, ini 4 ciri-ciri stres berat pada wanita.

Pendapatan Kreator Spotify Melonjak 90% Lewat Fitur Membership Terbaru

Kreator kini bisa meraup 90% pendapatan dari langganan. Simak syarat lengkap dan cara kerjanya sebelum terlambat!,

Ada Brokoli, Ini 4 Sayuran yang Sebaiknya Tidak Dimasak Terlalu Matang

Beberapa jenis sayuran sangat sensitif terhadap suhu panas tinggi. Berikut 4 sayuran yang sebaiknya tidak dimasak terlalu matang ya.

7 Promo Payday Oktober 2026, Diskon Kuliner Seru dari Subway hingga Richeese

Sambut gajian dengan berburu kuliner favorit lewat promo Payday edisi Oktober 2026. Beli paket makan hemat di Subway, McD, A&W, hingga Richeese.

4 Orang yang Tidak Dianjurkan Minum Air Kelapa, Apakah Anda Termasuk?

Air kelapa ternyata tidak selalu aman untuk dikonsumsi oleh semua orang lo. Inilah 4 orang yang tidak dianjurkan minum air kelapa.

Trik Makan Mangga Tanpa Kambuh Asam Urat: Cek Batas Porsi Aman

Mangga tergolong rendah purin, namun kadar fruktosanya bisa memicu produksi asam urat di hati. Pelajari batas porsi aman agar tidak kambuh.