M O M S M O N E Y I D
Bugar

6 Cara Mudah Konsumsi Lebih Banyak Protein Nabati yang Bisa Anda Coba

6 Cara Mudah Konsumsi Lebih Banyak Protein Nabati yang Bisa Anda Coba
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Begini, lho, cara mudah konsumsi lebih banyak protein nabati yang bisa Anda coba. Cek di sini, yuk!

Protein merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk membangun otot, memperbaiki jaringan, menjaga daya tahan tubuh, hingga membantu menjaga rasa kenyang lebih lama. Selama ini, protein sering identik dengan daging, telur, atau produk hewani lainnya. Namun, sumber protein nabati juga tidak kalah bermanfaat dan bisa menjadi pilihan sehat untuk melengkapi pola makan sehari-hari.

Protein nabati berasal dari tumbuhan seperti kacang-kacangan, biji-bijian, hingga olahan kedelai. Selain mengandung protein, bahan makanan ini juga kaya serat, vitamin, mineral, dan antioksidan yang baik untuk kesehatan tubuh. Mengonsumsi lebih banyak protein nabati juga dapat membantu menjaga kesehatan jantung dan mendukung pola makan yang lebih seimbang.

Baca Juga: 9 Camilan Tinggi Protein untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Melansir dari Verywell Health, berikut beberapa cara mudah konsumsi lebih banyak protein nabati:

1. Tambahkan Biji-bijian ke Makanan

Menaburkan biji-bijian pada salad, oatmeal, yogurt, atau keju cottage bisa menjadi cara praktis untuk menambah protein nabati. Biji labu dan biji bunga matahari misalnya, mengandung sekitar 5 gram protein dalam setiap porsi 1 ons.

Selain kaya protein, biji-bijian juga cocok untuk berbagai pola makan karena ramah bagi sebagian orang dengan alergi makanan tertentu.

2. Ganti Pasta Biasa dengan Pasta Berbahan Kacang-kacangan

Mengganti pasta biasa dengan pasta berbahan dasar kacang-kacangan dapat membantu meningkatkan asupan protein tanpa mengubah menu secara signifikan.

Pasta buncis, lentil, atau kacang hitam umumnya memiliki kandungan protein dan serat lebih tinggi dibanding pasta biasa. Serat tambahan ini juga membantu membuat perut kenyang lebih lama dan mendukung kesehatan pencernaan.

3. Gunakan Protein Nabati Bertekstur

Protein nabati bertekstur atau TVP berasal dari kedelai yang lemaknya sudah dihilangkan. Bahan ini mengandung protein cukup tinggi dan memiliki tekstur mirip daging.

TVP bisa ditambahkan ke makanan seperti cabai, saus bolognese, atau tumisan tanpa mengubah rasa masakan secara drastis. Karena rasanya cenderung netral, bahan ini mudah menyerap bumbu dan cocok digunakan dalam berbagai jenis masakan.

Sebelum digunakan, TVP biasanya perlu direndam terlebih dahulu agar teksturnya menjadi lebih lembut.

Baca Juga: 6 Pilihan Topping Kaya Protein untuk Popcorn Anda, Mau Coba?

4. Tambahkan Kacang-kacangan

Kacang-kacangan seperti buncis, lentil, dan kacang hitam merupakan sumber protein nabati yang sangat baik. Selain protein, bahan makanan ini juga mengandung serat, magnesium, vitamin E, dan nutrisi penting lainnya.

Anda bisa mencoba mengganti sebagian porsi daging dengan kacang-kacangan dalam menu sehari-hari. Misalnya, mencampurkan lentil ke sup atau menambahkan kacang hitam ke taco dan salad.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi kacang-kacangan secara rutin dapat membantu menurunkan risiko diabetes tipe 2.

5. Campurkan Tahu ke Dalam Saus

Tahu, terutama tahu sutra, dapat dicampurkan ke dalam saus untuk meningkatkan kandungan protein tanpa banyak mengubah rasa makanan.

Tahu sutra memiliki tekstur lembut sehingga cocok digunakan dalam saus pasta, smoothie, sup krim, saus salad, atau dressing. Bahan ini juga bisa menggantikan sebagian krim, keju, atau sour cream dalam resep tertentu.

Selain meningkatkan protein, penggunaan tahu juga membuat hidangan terasa lebih ringan.

6. Buat Satu Menu Tanpa Daging Setiap Minggu

Memulai satu kali makan tanpa daging setiap minggu bisa menjadi langkah sederhana untuk meningkatkan konsumsi protein nabati.

Anda dapat mencoba menu seperti taco kacang hitam, kari buncis, tumis tahu, sup lentil, atau grain bowl dengan edamame. Cara ini membantu tubuh lebih terbiasa mengonsumsi sumber protein dari tumbuhan tanpa harus mengubah pola makan secara ekstrem.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Salad Tinggi Protein yang Bikin Kenyang Berjam-jam

Itulah beberapa cara mudah konsumsi lebih banyak protein nabati. Semoga bermanfaat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (12/10) di Jabodetabek Hujan Lebat di Sini

Peringatan dini BMKG cuaca besok Senin (12/10), Waspada hujan lebat di wilayah Jabodetabek berikut ini.​

Hujan Sangat Lebat di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (12/10)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Senin 12 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Halodoc Catat Konsultasi Kesehatan Mental Naik 8,1% Sejak 2022, Didominasi Perempuan

Data internal Halodoc mencatat, jumlah konsultasi kesehatan mental di platformnya naik 8,1% dibanding 2022.​

Promo HokBen Double Chicken Vibes Oktober, Buy 3 Get 1 & Buy 2 Get 1

Nikmati Simple Set Teriyaki dan HokBen Fried Chicken lewat promo HokBen terbaru. Mulai Rp 29 ribuan per orang.

Ramalan Zodiak Besok Senin 12 Oktober 2026, Evaluasi Hubungan dan Pribadi

Ramalan zodiak besok Senin 12 Oktober 2026 membahas cinta, karier, keuangan, dan kesehatan. Simak prediksi Aries hingga Pisces.

Spesial Oktober, Nikmati Promo Burger Bangor Paket Hemat Mulai Rp 35 Ribuan

Cek deretan promo Burger Bangor terbaru edisi Oktober 2026 yang bisa dipesan lewat ShopeeFood, GoFood, hingga GrabFood.

Ramalan Shio Besok Senin 12 Oktober 2026, Kuda Berpeluang Paling Beruntung

Simak ramalan shio besok Senin 12 Oktober 2026, Kuda diprediksi beruntung, sementara Kerbau, Tikus, dan Anjing perlu lebih waspada.

Picu Obesitas, Ketahui Dampak Terlalu Sering Main Ponsel bagi Orang Dewasa Ini

Simak beberapa dampak buruk terlalu banyak main ponsel bagi orang dewasa yang juga penting untuk diketahui.​  

Bukan Cuma Cuci Darah, Gula Darah Tinggi Picu Komplikasi Amputasi & Stroke!

Gula darah tinggi merusak penyaring ginjal secara permanen. Pahami pemicu komplikasi fatal ini sebelum berujung cuci darah rutin.

Udang dan Cokelat Hitam Aman Bagi Penderita Kolesterol, Hindari Daging Merah!

Udang mengandung kolesterol setara telur. Namun, metode masak tertentu mengubah efeknya pada tes darah secara dramatis.