M O M S M O N E Y I D
Bugar

7 Alasan Suhu Tubuh Selalu Panas, Salah Satunya karena Hipertiroidisme

7 Alasan Suhu Tubuh Selalu Panas, Salah Satunya karena Hipertiroidisme
Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas  |  Editor: Rezki Wening Hayuningtyas


MOMSMONEY.ID - Ternyata ini, lho, beberapa alasan suhu tubuh selalu panas. Yuk, cek pembahasan lengkapnya berikut ini!

Tubuh terasa panas meski cuaca tidak terlalu terik bisa menimbulkan rasa tidak nyaman dan mengganggu aktivitas. Kondisi ini sering kali dianggap sepele, padahal bisa menjadi sinyal bahwa ada sesuatu yang terjadi dalam tubuh.

Mulai dari perubahan hormon hingga gangguan kesehatan tertentu, sensasi panas berlebih tidak selalu berkaitan dengan suhu lingkungan.

Baca Juga: 9 Camilan Tinggi Protein untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Melansir dari laman Verywell Health, berikut ini beberapa alasan suhu tubuh selalu panas:

1. Hipertiroidisme

Jika Anda mengalami Hipertiroidisme, kelenjar tiroid bekerja terlalu aktif dan menghasilkan hormon berlebih. Hal ini membuat metabolisme meningkat, sehingga tubuh terasa lebih panas. Kondisi ini memang tidak bisa disembuhkan sepenuhnya, tetapi dapat dikontrol dengan pengobatan, terapi yodium radioaktif, atau tindakan medis tertentu sesuai anjuran dokter.

2. Kehamilan

Saat hamil, hormon seperti estrogen dan progesteron mengalami perubahan. Aliran darah dalam tubuh juga meningkat, sehingga tubuh terasa lebih hangat dari biasanya. Untuk mengurangi rasa panas, Anda bisa menjaga ruangan tetap sejuk, minum cukup air, serta memakai pakaian yang ringan dan longgar. Biasanya, kondisi ini akan membaik setelah melahirkan.

3. Menopause

Perubahan hormon juga terjadi saat memasuki masa menopause. Penurunan estrogen dan progesteron dapat memicu hot flashes, yaitu sensasi panas yang datang tiba-tiba. Cara mengatasinya bisa dengan menjaga berat badan, menghindari makanan pedas, kafein, dan alkohol, serta memakai pakaian yang mudah dilepas saat tubuh mulai terasa panas. Jika perlu, konsultasikan dengan dokter terkait terapi yang sesuai.

Baca Juga: 8 Pilihan Teh Terbaik untuk Dikonsumsi Sebelum Tidur, Bikin Tidur Nyenyak

4. Efek obat tertentu

Beberapa jenis obat dapat memengaruhi kemampuan tubuh dalam mengatur suhu atau keseimbangan cairan. Contohnya antihistamin untuk alergi, diuretik, obat tekanan darah, hingga obat untuk kecemasan seperti antidepresan. Jika Anda merasa lebih mudah panas setelah minum obat, sebaiknya diskusikan dengan tenaga medis untuk penyesuaian dosis atau alternatif lain.

5. Gangguan kesehatan mental

Kondisi seperti kecemasan dapat memicu berbagai gejala fisik, termasuk rasa panas dan keringat berlebih. Saat cemas, tubuh menjadi lebih aktif dan memicu reaksi seperti detak jantung meningkat dan sensasi panas. Mengelola kecemasan dengan terapi, pola hidup sehat, dan istirahat cukup dapat membantu mengurangi keluhan ini.

6. Diabetes

Penderita diabetes, baik tipe 1 maupun tipe 2, cenderung lebih sensitif terhadap panas. Hal ini terjadi karena kerusakan pada saraf dan pembuluh darah dapat mengganggu kerja kelenjar keringat. Selain itu, diabetes juga membuat tubuh lebih mudah kehilangan cairan, sehingga meningkatkan risiko dehidrasi. Menjaga hidrasi, memakai pakaian nyaman, dan menghindari paparan panas berlebih dapat membantu mengontrol kondisi ini.

Baca Juga: 9 Manfaat Makan Semangka saat Cuaca Panas bagi Kesehatan Tubuh

7. Dehidrasi

Dehidrasi terjadi ketika tubuh kekurangan cairan. Kondisi ini membuat tubuh kesulitan mengatur suhu, sehingga terasa lebih panas. Gejalanya bisa berupa haus, lelah, pusing, hingga sakit kepala. Untuk mengatasinya, segera cari tempat yang sejuk, kompres tubuh dengan kain basah, dan minum air secara bertahap. Pada kondisi berat, dehidrasi bisa berbahaya dan memerlukan penanganan medis.

Itulah beberapa alasan suhu tubuh selalu panas. Semoga bermanfaat.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Dari Shanghai ke Jakarta, M Stand Bawa Gaya Ngopi Baru

F&B ID menghadirkan M Stand asal Shanghai ke Indonesia dengan menawarkan specialty coffee di segmen harga menengah.  

Tren Gaya Hidup Wellness Kembali Beri Ruang bagi Produk Obat Bahan Alam

Tren gaya hidup wellness mendorong kemunculan produk obat bahan alam untuk keseharian masyarakat.              

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.