M O M S M O N E Y I D
Keluarga

6 Perbedaan Gula Aren, Gula Jawa, dan Gula Merah yang Harus Anda Ketahui

Penulis: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Ini dia perbedaan Gula Aren, Gula Jawa, dan Gula Merah.

Gula Jawa berbeda dari Gula Aren. Namun Gula Jawa merupakan nama lain dari Gula Merah. Nah bagi Anda yang belum mengetahui apa saja perbedaan gula-gula ini, simak selengkapnya!

Baca Juga: Garlic Salt dan Garlic Powder, Ini Sederet Perbedaan Fungsi dalam Masakan

Asal bahan

Secara umum, Gula Aren & Gula Jawa berasal dari bahan yang sama, yaitu nira.

Melansir dari Royco, nira sendiri merupakan cairan manis yang berasal dari tumbuhan & dimasak selama berjam-jam, lalu dicetak sampai mengeras. Cetakan nira biasanya terbuat dari batok kelapa atau bamboo.

Perbedaan Gula Aren & Gula Jawa berasal dari jenis pohonnya. Gula aren berasal dari nira pohon aren, sementara Gula Jawa berasal dari nira pohon kelapa.

Baca Juga: Baking Powder, Baking Soda, dan Soda Kue, Apa Persamaan dan Perbedaannya?

Bentuk

Dari segi bentuk, Gula Aren dan Gula Jawa memiliki perbedaan yang cukup jelas.

Melansir dari Sasa, ada 3 jenis Gula Aren, mulai dari cair, bubuk, hingga yang dicetak ke dalam batok kelapa. Itulah mengapa rata-rata Gula Aren biasanya memiliki bentuk cekung seperti bentuk mangkuk, namun ada juga yang bentuknya bundar pipih.

Apabila Gula Aren dicairkan, maka bentuknya berubah menjadi seperti madu.

Sementara Gula Jawa cenderung berbentuk seperti tabung, karena memang dicetak dalam bambu. Teksturnya juga cenderung lebih kokoh dibandingkan Gula Aren.

Baca Juga: Anti Kolesterol, Ini 8 Bahan Makanan Pengganti Santan untuk Menu Puasa dan Lebaran

Warna

Meski sekilas mirip, namun Gula Aren dan Gula Jawa cukup memiliki perbedaan dari segi warna.

Gula aren cenderung berwarna lebih cerah, bahkan mirip dengan warna cokelat bening.

Sementara gula jawa berwarna coklat gelap, bahkan cenderung berwarna cokelat kemerahan. Inilah yang membuat Gula Jawa sering dipanggil “Gula Merah” oleh sebagian orang.

Baca Juga: Chia Seed vs Biji Selasih, Ini 6 Perbedaan Utama Tampilan, Rasa, hingga Kandungannya

Tekstur kepadatan

Tekstur kepadatan Gula Aren dan Gula Jawa juga memiliki perbedaan yang cukup jelas.

Gula aren memiliki tekstur yang sedikit lebih lunak daripada gula jawa. Apabila disisir, gula aren dapat dengan mudah berubah menjadi bubuk karena memang teksturnya tak terlalu keras.

Sementara kepadatan Gula Jawa sangat kokoh. Untuk menghancurkan gula yang satu ini, Anda memerlukan alat bantu, seperti pisau misalnya.

Baca Juga: 4 Perbedaan Nasi Biryani, Kebuli dan Mandhi Asal Timur Tengah

Rasa

Perbedaan Gula Aren dan Gula Jawa dari segi rasa juga cukup dapat dibedakan.

Gula Aren memiliki rasa manis yang kuat, cenderung mirip dengan rasa karamel. Itulah sebabnya jika Gula Aren dicairkan, maka gula aren akan mencair dan mirip dengan madu.

Jika gula aren dimasukkan ke dalam masakan, maka rasa gula aren akan mendominasi masakan.

Sementara Gula Jawa memiliki rasa manis dengan sedikit rasa pahit di dalamnya. Meski begitu, gula Jawa cocok dimasukkan dalam bumbu masakan.

Gula Jawa seringkali ditambahkan dalam porsi yang agak banyak dalam bumbu masakan karena tak akan mengubah rasa masakan tersebut.

Baca Juga: 4 Kunci Utama Perbedaan Lada Hitam dan Lada Putih Sebagai Bumbu Masakan

Kegunaan di dapur

Meski sama-sama gula dan bercitarasa manis, namun kegunaan Gula Aren dan Gula Jawa cukup berbeda.

Gula Aren biasanya digunakan untuk jenis makanan yang membutuhkan rasa manis yang kuat seperti kue basah: klepon, lupis, bolu kukus, ataupun kue cucur, serta minuman manis: cendol, es kopi susu, ataupun dawet.

Sementara Gula Jawa biasanya dihadirkan dalam masakan-masakan tradisional seperti gudeg Yogya, rujak buah, ataupun ayam panggang.

Itu dia sederet perbedaan Gula Aren, Gula Merah, dan Gula Jawa yang perlu Anda ketahui.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

RedDoorz Andalkan AI demi Kenyamanan Tamu

Deteksi hingga tangani keluhan bisa RedDoorz lakukan lebih cepat dengan memanfaatkan teknologi AI. ​

Survei Lalamove: 50,5% UMKM Optimistis Menatap 2027, Ini Tantangannya

Survei Lalamove terhadap 300 pelaku UMKM menunjukkan sebanyak 50,5% responden memiliki pandangan positif terhadap prospek bisnis di 2027.

Menata Keuangan Masa Depan, Jangan Abaikan Proteksi Sejak Dini

Proteksi dapat membantu menjaga keuangan keluarga saat risiko kesehatan atau kehilangan penghasilan terjadi.

Besok Cuma Date Dividen Interim Puradelta Lestari (DMAS), Yield Hampir 14%

Besok, kesempatan terakhir beli saham Puradelta Lestari (DMAS) di pasar reguler, jika ingin mendapatkan hak dividen.  

Sido Muncul Bagikan Dividen Interim, Tawarkan Yield 3%

Dengan harga saham SIDO Rp 332 per saham, yield dividen mencapai sekitar 3%. Simak jadwal cum date di sini!

Cari Gadget di Makassar, Digiplus Buka Dua Gerai di Luar Mal dan Tawarkan Promo

​Masyarakat Makassar kini punya alternatif tempat belanja gadget di luar mal, dengan pembukaan gerai Digiplus Bulusaraung dan Digiplus Boulevard.​

Bukan Cuma Gaji, Ini yang Membuat Karyawan Merasa Terikat dengan Perusahaan

​Laporan Marsh menunjukkan, kejelasan masa depan perusahaan dan peluang karier menjadi pendorong keterikatan karyawan di Indonesia.

Setelah Jakarta, Fitbar x ALD1 Sambangi Penggemar K-Pop di Bandung dan Yogyakarta

​Setelah berlangsung di Jakarta, Fitbar x ALD1 akan berlanjut ke Bandung dan Yogyakarta dengan berbagai aktivitas interaktif bertema K-Pop.

Dari Sunscreen hingga Panduan Wisata, Ini Fasilitas Kahf bagi Pelancong di Jakarta

​Fasilitas Kahf mencakup dispenser sunscreen di kawasan PIK, perlengkapan ibadah di hotel mitra, serta panduan rekomendasi tempat lokal.

Gajian Makin Hemat dengan Menikmati Promo Bakmi GM Payday Oktober 2026 Cuma di GoFood

Rayakan momen payday dengan menikmati promo Bakmi GM mulai Rp 29.000-an per orang via GoFood. Pesan menu favorit Anda di sini!