MOMSMONEY.ID - Inilah mengapa Anda harus memasukkan lebih banyak labu yang bergizi ke dalam makanan Anda.
Meskipun umumnya dianggap sebagai sayuran, secara ilmiah labu adalah buah karena mengandung biji.
Meski begitu, menurut Healthline, dari segi kandungan nutrisinya, labu lebih mirip dengan sayuran daripada buah-buahan.
Selain rasanya yang lezat, labu juga bergizi dan dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan. Ini di antaranya:
Baca Juga: Mentimun Tak Cuma Turunkan Gula Darah, Ketahui 6 Manfaat Timun di Sini
Kaya antioksidan
Radikal bebas adalah molekul yang dihasilkan oleh proses metabolisme tubuh Anda. Meskipun sangat tidak stabil, mereka mempunyai peran yang berguna, seperti menghancurkan bakteri berbahaya.
Jumlah radikal bebas yang berlebihan di tubuh mampu menciptakan keadaan stres oksidatif yang dikaitkan dengan penyakit kronis, termasuk penyakit jantung dan kanker.
Labu mengandung antioksidan, seperti alfa dan beta-karoten, lutein, dan zeaxanthin. Ini dapat menetralisir radikal bebas, menghentikannya merusak sel.
Meningkatkan kekebalan tubuh
Labu sarat dengan nutrisi yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh karena tinggi beta-karoten yang diubah tubuh menjadi vitamin A. Studi pada Healthline menunjukkan, vitamin A dapat memperkuat sistem kekebalan tubuh dan membantu melawan infeksi.
Sebaliknya, orang yang kekurangan vitamin A bisa memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih lemah. Labu juga kaya akan vitamin C, yang menurut penelitian dapat meningkatkan produksi sel darah putih, membantu sel kekebalan bekerja lebih efektif, dan mempercepat penyembuhan luka.
Selain dua vitamin yang disebutkan di atas, labu kuning juga merupakan sumber vitamin E, zat besi, dan folat yang baik untuk membantu sistem kekebalan tubuh.
Bermanfaat untuk kulit
Labu adalah makanan yang kaya akan nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan dan kelembapan kulit, termasuk mineral, serat, vitamin C, karotenoid, dan minyak esensial.
Labu mengandung beta-karoten yang dapat mengurangi peradangan dan berpotensi membantu mencegah kanker kulit akibat paparan sinar matahari. Selain itu, kandungan alfa-karoten dalam labu dapat membantu memperlambat proses penuaan.
Baca Juga: Ada Jus Buah dan Sayur, 5 Makanan dan Minuman Ini Bisa Membersihkan Usus Kotor
Mendukung kesehatan jantung
Menurut Web MD, labu direkomendasikan sebagai bagian dari diet sehat jantung yang dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung. Hal ini karena labu menawarkan beragam nutrisi yang melindungi dan mendukung jantung, seperti vitamin A, B1, B6, dan C, tembaga, serat, folat, dan mangan.
Labu menyediakan kalsium, potasium, dan magnesium, yang dapat membantu menjaga detak jantung tetap teratur dan tekanan darah rendah. Serat dalam labu kuning juga berperan dalam menurunkan tekanan darah dan kolesterol.
Meningkatkan kesehatan pencernaan
Kulit labu mengandung polisakarida yang membantu pertumbuhan bakteri baik di dalam saluran pencernaan sekaligus menghambat pertumbuhan bakteri berbahaya. Labu juga kaya akan seng (zinc) dan vitamin A, yang dapat membantu memperkuat lapisan pelindung usus.
Lapisan pelindung usus yang berfungsi dengan baik memungkinkan tubuh menyerap nutrisi sembari mencegah zat-zat berbahaya masuk ke dalam aliran darah. Selain itu, labu mengandung kukurbitin, yaitu asam amino yang membantu membasmi cacing di dalam usus.
Rendah kalori
Labu dianggap sebagai makanan padat nutrisi yang sangat rendah kalori namun kaya akan nutrisi. Faktanya, labu kuning memiliki kurang dari 50 kalori per cangkir (245 gram) dan sekitar 94% air per cangkir matang.
Sederhananya, labu kuning adalah makanan yang ramah penurunan berat badan karena Anda dapat mengonsumsinya lebih banyak dibandingkan sumber karbohidrat lainnya, namun tetap mengonsumsi lebih sedikit kalori.
Labu juga merupakan sumber serat yang baik, yang dapat membantu mengurangi nafsu makan secara lebih sehat.
Itulah tadi daftar manfaat labu yang mungkin belum Anda ketahui sebelumnya. Yuk, mulai konsumsi makanan sehat ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News