M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

6 Hewan Peliharaan yang Aman untuk Anak-Anak Usia 3-12 Tahun

6 Hewan Peliharaan yang Aman untuk Anak-Anak Usia 3-12 Tahun
Reporter: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Ketika Anda mencintai hewan, Anda mungkin juga akan menurunkannya kepada anak-anak Anda. Ini adalah hal yang positif untuk mengajarkan mereka berbagi cinta kepada sesama makhluk hidup lainnya.

Apalagi, memelihara hewan memiliki sejumlah manfaat untuk anak-anak dalam tumbuh kembangnya, yakni membantu perkembangan emosional, kognitif, sosial, dan fisik.

Kendati demikian, tak semua hewan peliharaan aman untuk dimiliki oleh anak-anak. Ada hal-hal yang perlu dipertimbangkan, seperti kepribadian anak, gaya hidup, kesehatan, dan umur.

Anak-anak mulai boleh dikenalkan dengan hewan peliharaan saat umur mereka 3-5 tahun. Setiap hewan yang dipilih pun, harus disesuaikan dengan usia anak.

Baca Juga: Kucing Peliharaanmu Suka Masuk ke Dalam Kardus? Ini Alasannya

Namun, ini semua harus selalu berada dalam pengawasan Anda. Untuk membantu Anda menentukan hewan peliharaan apa yang aman dipelihara anak, dilansir dari Pet Circle, berikut 6 di antaranya.

Ikan Hias (3 tahun +)

Ikan mas koki
Ikan mas koki

Ikan hias adalah salah satu hewan yang paling muda dipelihara untuk anak-anak balita berusia 3 tahun ke atas. Ikan cukup sederhana, mudah dirawat, dan menghibur untuk anak kecil saat menontonnya. Ada banyak jenis ikan hias yang bisa dipelihara. Anda bisa memilih ikan-ikan berukuran kecil, seperti ikan cupang atau ikan mas koki yang paling umum.

Selain itu, kebanyakan ikan memiliki usia yang relatif pendek, sehingga tanggung jawabnya tidak terlalu berat. Anda bisa mengajarkan kepada anak untuk memberi makan, memberi nama, dan mengenalkan beberapa warna kepada anak.

Guinea Pig (5-7 tahun)

Guinea Pig
Guinea Pig

Hewan pengerat cukup ideal untuk dipelihara oleh anak-anak yang lembut. Hewan seperti guinea pig bisa menjadi pilihan karena mereka sangat manis dan jinak. Ukurannya juga sekecil seperti hamster, sehingga mudah ditangani oleh anak-anak. Guinea pig senang dibelai dan mungkin juga suka digendong. Anak-anak juga bisa belajar mengisi mangkuk makanan guinea pig dan memberinya cemilan.

Baca Juga: 6 Cara Sederhana untuk Meningkatkan Kekebalan Tubuh Anak

Beberapa Jenis Burung (5-10 tahun)

Burung Kenari
Burung Kenari

Hewan peliharaan burung juga termasuk aman dipelihara oleh anak-anak. Ada beberapa jenis burung yang jinak seperti parkit, kenari, atau kesturi. Mereka dapat dijinakkan dan mungkin dapat diajarkan beberapa trik untuk mengajak anak Anda bermain. Namun, Anda lebih baik memilihara lebih dari satu burung untuk mencegah burung kesepian ketika anak Anda tidak bermain dengannya.  

Anjing (6-12 tahun)

Anjing Pomeranian
Anjing Pomeranian

Selain orang dewasa, anjing juga aman dipelihara oleh anak-anak berusia 6 tahun ke atas. Ini bisa menjadi hewan peliharaan yang loyal untuk menemaninya tumbuh dewasa. Maka, ada baiknya untuk memelihara anjing sejak usianya masih muda, sehingga mereka akan tumbuh bersama. Bagaimana pun, Anda tetap harus mempertimbangkan pilihan anjing karena perawatannya lebih banyak daripada hewan-hewan peliharaan sebelumnya, seperti fasilitas kesehatan, makanan tambahan, waktu bermain, dan pelatihan. Namun, Anda tidak akan menyesal untuk mengenalkan hewan anjing kepada anak-anak.

Kucing (7-12 tahun)

Kucing Himalaya
Kucing Himalaya

Sama seperti anjing, kucing juga bisa menjadi hewan peliharaan yang menyenangkan untuk anak-anak. Meski umumnya kucing suka bermain, tetapi mereka harus ditangani dengan tepat karena terkadang mereka mendesis atau menggigit saat tidak suka.

Ini bisa mengejutkan anak-anak yang lebih kecil. Oleh karena itu, kucing sebenarnya perlu ditangani oleh anak yang lebih besar dan lebih paham cara menangani hewan. Ada banyak jenis ras kucing yang aman dipelihara seperti anggora, persia, munchkin, maine coon, dan sebagainya.  

Kelinci (8-12 tahun)

Kelinci Makan
Kelinci Makan

Kelinci adalah hewan umum lainnya yang aman dipelihara oleh anak-anak. Terutama bagi anak perempuan karena kelinci sangat manis dan terkesan lembut. Namun, tubuh kelinci cukup rentan, sehingga perlu ditangani dengan hati-hati oleh anak yang lebih besar, yakni usia 8 tahun ke atas.

Kelinci dapat dipelihara di dalam kendang, meski di keluarkan, mereka tidak butuh banyak ruang. Terpenting adalah memberinya makan dan membersihkan kandangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tagihan Listrik Bisa Aman! Ini 9 Cara Hangatkan Kamar Tidur Anda Tanpa Boros

Simak cara menghangatkan kamar tidur tanpa boros listrik, solusi praktis agar tidur tetap hangat dan nyaman saat cuaca dingin.  

Kestabilan Finansial: Ini 10 Kunci Sukses Jutawan yang Jarang Terungkap

Ingin tahu cara jutawan membangun kekayaan? Kuncinya bukan pamer harta, tapi hidup sederhana dan fokus pada aset produktif. Pelajari rahasianya!  

20 Makanan Penurun Tekanan Darah Tinggi Alami yang Dapat Anda Coba Konsumsi

Ini dia beberapa makanan penurun tekanan darah tinggi alami yang dapat Anda coba konsumsi. Intip daftarnya di sini!  

7 Daftar Herbal dan Rempah-Rempah Alami untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Yuk, intip daftar herbal dan rempah-rempah alami untuk menurunkan tekanan darah tinggi berikut ini! 

14 Cara Alami Menurunkan Gula Darah yang Tinggi, Mau Coba?

Mari intip beberapa cara alami menurunkan gula darah yang tinggi berikut ini. Mau coba terapkan?       

Desain Interior 2026: 4 Gaya Ini Justru Bikin Hunian Anda Cepat Usang

Membeli furnitur pekan lalu ternyata belum tentu relevan di 2026. Ada 4 tren desain interior yang diprediksi ditinggalkan agar rumah tak usang.

11 Khasiat Konsumsi Biji Bunga Matahari bagi Kesehatan Tubuh

Intip beberapa khasiat konsumsi biji bunga matahari bagi kesehatan tubuh berikut ini, yuk! Kira-kira apa saja?

8 Khasiat Rutin Konsumsi Jamur untuk Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui

Intip sejumlah khasiat rutin konsumsi jamur untuk kesehatan tubuh yang jarang diketahui berikut ini. Apa saja, ya?

Laba Bisnis Anda Bohong? EBITDA Ungkap Kekuatan Asli Operasional

Banyak pebisnis mengira laba bersih adalah uang tunai. Waspada, beban non-operasional bisa menekan kas. Kalkulasi EBITDA Anda sangat berpengaruh.

Bukan 50%, Ternyata Ini Batas Aman Cicilan Ideal dari Total Gaji Anda

Punya cicilan tapi gaji pas-pasan? Ketahui batas aman 30% dari total penghasilan Anda agar keuangan tetap sehat. Cek kalkulasi dan strateginya.