M O M S M O N E Y I D
Keluarga

6 Ciri-Ciri Moisturizer Tidak Cocok, Jangan Dipakai Lagi Ya

6 Ciri-Ciri Moisturizer Tidak Cocok, Jangan Dipakai Lagi Ya
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Ada 6 ciri-ciri moisturizer tidak cocok untuk kulit Anda. Cari tahu selengkapnya di sini.

Moisturizer atau pelembab termasuk produk basic skincare selain face wash dan sunscreen. Semua jenis kulit tidak boleh melewatkan penggunaan moisturizer, tidak terkecuali kulit berminyak.

Namun, apa jadinya jika kulit justru terasa perih atau tiba-tiba berjerawat setelah dioleskan moisturizer? Bisa jadi, moisturizer tersebut tidak cocok untuk kulit Anda.

Baca Juga: Apakah Penderita Asam Lambung Boleh Minum Air Es

Melansir laman PureWow dan BeBeautiful, ada beberapa ciri-ciri moisturizer tidak cocok. Berikut tanda-tandanya yang harus Anda tahu.

1. Kulit terasa perih

Tanda moisturizer tidak cocok yang pertama, yaitu kulit terasa perih.

Anda mungkin tidak terlalu memikirkannya, tetapi jika Anda merasakan perih pada kulit wajah sesaat setelah mengoleskan moisturizer, itu tandanya ada sesuatu di dalam moisturizer yang tidak sesuai dengan pH kulit Anda.

Coba lakukan patch test atau uji tempel pada punggung tangan Anda sebelum mengaplikasikan produk moisturizer baru ke seluruh wajah.

2. Muncul sekumpulan benjolan kecil

Tanda moisturizer tidak cocok yang kedua, yaitu muncul sekumpulan benjolan kecil.

Apakah Anda memperhatikan sekumpulan benjolan kecil seperti jerawat pada wajah? Moisturizer Anda mungkin penyebabnya.

Untuk mencegah atau mengatasinya, ganti moisturizer Anda dengan moisturizer berlabel “non-komedogenik” (tidak akan menyumbat pori-pori Anda).

Hindari juga keinginan untuk memencet benjolan yang muncul, karena dapat menyebabkan infeksi dan jaringan parut.

3. Wajah tiba-tiba breakout

Tanda moisturizer tidak cocok yang ketiga, yaitu wajah tiba-tiba breakout.

Tanda lain moisturizer tidak cocok yaitu wajah Anda tiba-tiba breakout atau berjerawat lebih sering dari biasanya.

Jika hal ini terjadi, segeralah beralih ke moisturizer dengan formula bebas minyak dan non-komedogenik.

Baca Juga: 12 Makanan Diet untuk Menghilangkan Perut Buncit yang Efektif

4. Kulit masih terasa kering

Tanda moisturizer tidak cocok yang keempat, yaitu kulit masih terasa kering.

Jika Anda sudah menggunakan moisturizer setiap hari tapi masih banyak bercak kering yang mengganggu atau kulit selalu terlihat kusam, kemungkinan moisturizer tersebut tidak cocok untuk kulit Anda.

Sebagai gantinya, pakailah moisturizer yang mengandung hyaluronic acid atau glycerin. Pasalnya, kedua bahan ini mampu menarik kelembaban dari udara ke dalam kulit Anda dan membuat kulit senantiasa terhidrasi.

5. Kulit semakin berminyak

Tanda moisturizer tidak cocok yang kelima, yaitu kulit semakin berminyak.

Jika kulit Anda terasa berminyak atau semakin berminyak setelah memakai moisturizer tertentu, itu artinya moisturizer tersebut tidak cocok.

Apabila jenis kulit Anda berminyak, sebaiknya pilihlah moisturizer berbentuk gel yang mudah diserap serta memiliki formula non-komedogenik, alih-alih moisturizer berbentuk krim yang sangat kental.

6. Hasil makeup sering tidak mulus

Tanda moisturizer tidak cocok yang keenam yaitu hasil makeup sering tidak mulus.

Sudah pakai foundation terbaik tapi hasilnya tetap cakey? Jika demikian, mungkin moisturizer yang Anda gunakan terlalu berat.

Cobalah beralih dari moisturizer berbentuk krim ke formula yang lebih ringan seperti gel atau serum. Tak hanya mampu menghidrasi, moisturizer berbentuk gel atau serum juga cenderung menyerap lebih baik ke dalam kulit. Sehingga, kemungkinan makeup cakey karena tumpukan moisturizer akan berkurang secara signifikan.

Itulah 6 ciri-ciri moisturizer tidak cocok Anda. Jangan lupa dicatat, ya!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.