M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

6 Cara Menghadapi Emosi Anak Remaja dengan Tepat, Yuk Simak!

6 Cara Menghadapi Emosi Anak Remaja dengan Tepat, Yuk Simak!
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Mengasuh anak remaja bisa menjadi momen yang bermanfaat bagi orang tua. Di sisi lain, aktivitas ini juga bisa dengan mudah membuat frustasi.

Mungkin suatu hari anak Anda begitu ceria dan banyak bicara, namun bisa saja mereka berubah menjadi dingin dan menyebalkan di keesokan harinya. Perubahan suasana hati pada anak remaja bisa disebabkan oleh hal-hal kecil yang mungkin sepele di mata orang tua.

Faktanya, hal-hal kecil tersebut bisa menumpuk dan meledak kapan saja jika tidak ditangani dengan baik. Alih-alih membiarkan atau memarahi anak remaja Anda yang berulah, sebaiknya Anda sebagai orang tua membantu anak Anda untuk mengelola emosinya.

Dilansir dari Connections Academy, begini cara yang tepat dan perlu orang tua terapkan saat menghadapi emosi anak remajanya.

Baca Juga: 4 Rekomendasi Air Purifier Portable yang Praktis, Bisa Ditaruh di Meja dan Mobil!

1. Tetap tenang

Jika memungkinkan, tahan diri Anda untuk tidak berkomunikasi dengan anak remaja Anda saat Anda sedang marah, lelah, atau tidak sabar. Apabila Anda mendapati diri Anda berada dalam pertengkaran sengit dengan anak remaja Anda, bersikap tetap tenang dapat membantu meredakan situasi.

Kendati sulit untuk bersikap tenang saat anak remaja Anda berteriak kepada Anda, namun ingatlah bahwa tujuan Anda bukanlah untuk memenangkan pertengkaran melainkan membantu anak Anda mengatasi perasaannya. Itu tidak berarti Anda harus mengangguk dan tersenyum tatkala anak Anda melontarkan hinaan kepada Anda, tapi lebih ke menahan diri untuk tidak membalas berteriak guna mencegah situasi semakin parah.

Jangan lupa juga untuk memberi tahu anak Anda bahwa akan lebih mudah untuk menyelesaikan masalah yang ada jika mereka bisa memperlakukan satu sama lain dengan hormat bahkan ketika mereka tidak setuju.

2. Pahami pikiran anak

Penelitian menunjukkan bahwa otak remaja tidak berkembang seperti otak orang dewasa. Pada dasarnya, bagian otak yang mengelola emosi, nalar, dan pengambilan keputusan akan terus berkembang hingga pertengahan usia 20-an.

Nah, perkembangan otak yang berkelanjutan dan perubahan hormonal inilah yang dapat memengaruhi cara anak remaja dalam berpikir dan bereaksi terhadap situasi yang berbeda.

Perubahan biologis ini sama sekali tidak berarti bahwa ada kekurangan kecerdasan selama masa remaja. Namun, karena keterampilan manajemen diri pada anak remaja masih berkembang, mereka mungkin akan mengalami kesulitan dalam menangani konflik, membuat pilihan yang baik, dan mengendalikan emosi mereka.

3. Usahakan selalu ada untuk anak

Meskipun upaya Anda untuk bercakap-cakap dengan anak remaja Anda tidak selalu disambut baik oleh mereka, namun penting untuk menunjukkan bahwa Anda selalu ada untuknya. Lakukanlah kontak mata secara konsisten saat berbicara dan mendengarkan anak remaja Anda. Minta mereka juga untuk melakukan hal yang sama kepada Anda.

Jika diperlukan, Anda bisa mempertimbangkan untuk mewajibkan waktu makan bebas perangkat elektronik baik itu telepon maupun televisi. Selama momen-momen seperti ini berlangsung, cobalah untuk memulai percakapan yang lebih akrab dengan anak remaja Anda dan dengarkan baik-baik segala perkataan mereka.

Saat Anda selalu ada untuk anak selama masa-masa tenang, kemungkinan besar mereka pun akan berlari ke arah Anda ketika mereka berada dalam masa-masa sulit.

4. Jaga perkataan Anda

Apabila Anda memiliki anak remaja yang kerap memberi tahu Anda perihal apa yang sedang mengganggunya, itu artinya Anda adalah orang tua yang beruntung. Saat situasi semacam itu terjadi, cobalah untuk tetap bersikap netral. Misalnya, jika suatu hari anak Anda melakukan kesalahan kepada temannya di sekolah, maka jangan langsung melontarkan penilaian Anda.

Sebaliknya, berikan tanggapan yang tidak berkomitmen untuk menunjukkan bahwa Anda mendengarkan mereka. Saat merespons anak Anda, akan sangat membantu jika Anda membingkai setiap pikiran negatif atau kontraproduktif secara positif.

Ingatlah bahwa saat anak remaja Anda berbagi masalahnya kepada Anda, belum tentu mereka juga meminta Anda untuk memperbaikinya. Sering kali, anak hanya ingin berbagi apa yang salah tanpa mau dibombardir dengan solusi.

5. Hormati perspektif anak

Tentu, Anda akan merasa kecewa saat orang yang Anda percayai untuk mendengarkan cerita Anda justru mengatakan bahwa masalah yang sedang Anda alami bukanlah masalah besar bukan? Demikian juga anak remaja. Sama halnya dengan orang dewasa, anak remaja juga tidak ingin emosinya dikecilkan.

Saat anak Anda sering merasa cemas dengan kehidupan sekolahnya atau perubahan tubuh serta perasaan mereka, hal-hal yang mulanya kecil semacam itu bisa dengan mudah menjadi besar di dalam pikiran mereka lho Moms.

Dan, meskipun Anda tidak setuju bahwa masalah yang sedang dialami oleh anak remaja Anda merupakan akhir dari dunia mereka, namun berusahalah untuk menghargainya, memahami, dan memvalidasi apa yang sedang anak Anda rasakan alih-alih menghujatnya.

6. Bantu anak untuk melepaskan emosinya dengan tepat

Anda dapat membantu anak remaja Anda untuk melepaskan sebagian tekanan dan emosi yang mengganggu dibandingkan hanya membiarkannya menumpuk dan berakhir meledak. Beberapa cara efektif untuk membantu anak menghilangkan emosi negatifnya yaitu dengan mendorong mereka untuk berolahraga, menulis jurnal, memasak, atau membuat karya seni.

Melakukan hobi baru juga dapat membantu anak menjernihkan pikirannya sekaligus menghilangkan stres. Intinya, jangan ragu untuk mengajak anak Anda melakukan berbagai hal yang menarik dan positif saat Anda melihat tanda-tanda suasana hati yang buruk pada wajah mereka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

IHSG Rebound, Apa Rekomendasi Saham Hari Ini? (11/2)

Cek proyeksi IHSG dan rekomendasi saham hari ini, Rabu, 11 Februari 2026 dari Mirae Asset Sekuritas.

IHSG Berpotensi Lanjut Naik, Berikut Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Rabu (11/2)

IHSG berpotensi melanjutkan kenaikan pada perdagangan Rabu (11/2/2026).​ Simak rekomendasi saham pilihan BNI Sekuritas​ untuk hari ini.

Diskon Besar Richeese Factory: Promo Buy 2 Free 1 Bikin Makan Makin Puas

Promo Richeese Factory Buy 2 Free 1 hadir lagi! Nikmati Mabar Fire Chicken Whole hingga Flying Chicken. Pastikan tidak ketinggalan!

IHSG Diproyeksi Lanjut Menguat, Cek Rekomendasi Saham MNC Sekuritas Rabu (11/2)

IHSG diproyeksikan melanjutkan penguatan pada perdagangan Rabu (11/2/2026).​ Berikut rekomendasi saham dari MNC Sekuritas​ untuk hari ini.

Tecno Megapad SE: Layar 11 Inci dengan Baterai 8.000mAh, Produktivitas Maksimal!

Tablet Tecno Megapad SE tawarkan layar 11 inci dan baterai 8.000mAh. Fitur AI canggih menanti, cek apakah cocok untuk kebutuhan Anda.  

Lanjut Naik, Cek Harga Emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Hari Ini Rabu (11/2)

Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian hari ini Rabu (11/2/2026) kompak naik. Emas Galeri 24 1 gram jadi Rp 2.987.000, emas UBS Rp 3.002.000.

Promo Sushi Party di Sushi Tei Jogja: Lebih 20 Menu Spesial Hanya Rp 25.000

Mulai 9 Februari, Sushi Tei Jogja suguhkan 20+ menu spesial cuma Rp 25.000. Rasakan lezatnya tanpa khawatir kantong bolong, buruan sebelum habis!

Sensasi Rasa Baru Ichiban Sushi: Promo Diskon Donburi & Cloud Freezy Segar

Ichiban Sushi luncurkan Hapii Donburi dan Donpii Series mulai Rp 30 ribuan. Ada juga minuman Cloud Freezy untuk Valentine. Cek menu lengkapnya!

Daftar HP Android 1 Jutaan Punya Fitur Premium? Desain Mewah & Update OS Lama!

Beli HP Android 1 jutaan kini bukan lagi untung sesaat. Pilihan ini jamin performa dan keamanan data jangka panjang.  

10 Browser Terbaik yang Terintegrasi VPN: Ada yang Gratis & Berbayar di 2026

Keamanan digital jadi prioritas, namun sering terabaikan. Temukan browser dengan VPN bawaan yang melindungi data pribadi Anda sekarang.