MOMSMONEY.ID - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT Pelni (Persero) mencatat ada sebanyak 5.154.080 penumpang yang berlayar dengan kapal mereka di seluruh rute sepanjang tahun 2025.
Angka tersebut meningkat dari tahun 2024 yang sebanyak 5.095.483 penumpang.
“Capaian ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap layanan angkutan laut Pelni, sekaligus menjadi hasil dari upaya peningkatan pelayanan, kesiapan armada, serta pengelolaan operasional yang kami lakukan sepanjang tahun 2025,” ujar Direktur Utama Pelni Tri Andayani dalam keterangan tertulis, Selasa (6/1).
Bila dirinci, jumlah penumpang pada kapal penumpang tahun 2025 adalah 4.472.918. Angka ini atau setara 109,10% dari target anggaran 2025 yang sebesar 4,1 juta penumpang.
Sementara untuk kapal perintis, Pelni melayani 681.162 penumpang atau setara 104,41% dari target anggaran 652.417 penumpang.
Anda, panggilan akrab Tri Andayani, mengatakan, capaian ini mencerminkan, layanan Pelni terus dibutuhkan oleh masyarakat untuk mobilitas antarpulau.
Baca Juga: Diminati, Jumlah Pelanggan Kereta Panoramic Tumbuh 38,6% Sepanjang 2025
Peran Pelni dalam mendukung pemerataan akses transportasi, khususnya di wilayah tengah dan timur Indonesia, tercermin dari sebaran penumpang sepanjang tahun 2025.
Wilayah tengah mendominasi dengan 47,2% atau 2.109.876 penumpang, diikuti wilayah timur sebesar 29,4% atau 1.317.237 penumpang.
Anda bilang, capaian tersebut menegaskan kontribusi Pelni dalam menghubungkan daerah 3TP, sekaligus memperkuat peran Perusahaan dalam menjaga konektivitas Nusantara.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan guna menyediakan transportasi laut yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat. Kami juga akan terus mendukung konektivitas antarpulau, pemerataan akses wilayah terpencil, serta berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Anda.
Nah, ruas terpadat
1. Belawan – Batam (131.369 Penumpang)
2. Batam – Belawan (124.143 Penumpang)
3. Makassar – Bau-Bau (81.818 Penumpang)
4. Bau-Bau – Makassar (71.192 Penumpang)
5. Batam – Tg. Priok (56.405 Penumpang)
Baca Juga: 748.855 Penumpang Kereta Manfaatkan Face Recognition Saat Nataru, Hemat Rp 27,6 Juta
Pelabuhan keberangkatan terpadat
1. Makassar (382.982 Penumpang)
2. Ambon (290.242 Penumpang)
3. Bau-Bau (263.297 Penumpang)
4. Surabaya (226.257 Penumpang)
5. Tanjung Priok (207.631 Penumpang)
Pelabuhan kedatangan terpadat
1. Makassar (385.457 Penumpang)
2. Ambon (284.174 Penumpang)
3. Bau-Bau (260.539 Penumpang)
4. Surabaya (252.311 Penumpang)
5. Tanjung Priok (214.857)
Selanjutnya: Israel Laporkan Wabah Flu Burung di Peternakan Bagian Utara
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News