M O M S M O N E Y I D
Keluarga

5 Tips Nutrisi Agar Anak Tetap Sehat Saat Berpuasa, Terapkan ya Moms!

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Inilah 5 tips nutrisi agar anak tetap sehat saat berpuasa.

Bulan ramadan tiba, itu artinya seluruh umat muslim diharuskan untuk berpuasa dari makanan serta hawa nafsu mulai menjelang fajar hingga matahari terbenam.

Bagi anak-anak, puasa ramadan memang bukanlah hal yang wajib untuk mereka laksanakan. Namun, aktivitas ini penting untuk diajarkan kepada mereka sedini mungkin.

Saat Anda memutuskan untuk mengajarkan anak berpuasa di bulan ramadan, pastikan untuk tetap memperhatikan nutrisi mereka dengan baik ya Moms.

Jika tidak, anak akan kekurangan nutrisi dan hal tersebut bisa berdampak buruk bagi pertumbuhan mereka.

Melansir Firstcry Parenting, berikut 5 tips nutrisi agar anak tetap sehat saat berpuasa yang patut Moms terapkan.

Baca Juga: 5 Manfaat Puasa untuk Anak, Salah Satunya Menurunkan Risiko Diabetes

1. Bantu anak berpuasa secara bertahap

Sangat direkomendasikan bagi anak-anak untuk melaksanakan puasa secara bertahap. Ini dilakukan untuk mendorong tubuh anak supaya terbiasa tidak mendapatkan asupan makanan selama berjam-jam hingga anak memasuki usia yang lebih tua.

Jika anak Anda berusia di bawah 10 tahun, Anda dapat mengajarkan mereka untuk mulai berpuasa selama setengah hari terlebih dahulu tanpa memperpanjangnya selama beberapa jam, misalnya dari waktu sarapan hingga makan siang.

Dengan mengenalkan puasa ber-interval pendek dan bertahap kepada anak, itu akan membantu tubuh mereka untuk menyesuaikan diri dengan lebih baik sekaligus meningkatkan kemampuannya untuk berpuasa lebih lama.

2. Siapkan menu sahur yang tepat

Sahur penting dilakukan guna memenuhi kebutuhan anak serta menjaga tingkat energinya selama berpuasa. Sahur juga akan membantu menghilangkan rasa haus dan membuat proses pencernaan menjadi efisien.

Untuk anak, menu sahur harus mencakup kombinasi nutrisi seperti karbohidrat kompleks, protein, dan serat.

Adapun beberapa contoh makanan yang bisa Anda berikan untuk sahur si kecil adalah telur, roti, keju, kurma, buah-buahan segar, yogurt, dan susu.

3. Sediakan banyak buah-buahan saat berbuka puasa

Saat berbuka puasa, cara paling menyehatkan untuk mengawalinya adalah minum segelas air putih dan makan buah kurma berjumlah ganjil sebelum menyantap hidangan utama.

Termasuk sunnah, rutinitas ini harus Anda perkenalkan kepada anak Anda guna mengembalikan kembali energinya.

Selain kurma, buah-buahan segar atau yang sudah diolah menjadi salad pun perlu dimasukkan ke dalam menu berbuka puasa anak. Dikemas dengan banyak nutrisi penting, buah-buahan akan mencukupi hidrasi anak yang telah berkurang selama puasa di siang hari.

Baca Juga: Enak Banget Nih, Ini 4 Rekomendasi Jajanan Sehat untuk Berbuka Puasa

4. Utamakan hidrasi saat sahur dan berbuka puasa

Hidrasi sangatlah penting bagi anak-anak selama berpuasa. Selain mengarahkan mereka untuk minum banyak air putih saat sahur dan berbuka puasa, Anda juga bisa menyediakan makanan atau minuman tinggi kandungan air seperti buah-buahan segar, jus, serta milkshake untuk memberikan anak hidrasi tambahan.

Dengan hidrasi yang baik, itu tidak hanya akan menghilangkan dahaga yang berkepanjangan pada anak selama berpuasa, melainkan juga bisa menjauhkan mereka dari rasa lapar yang berlebihan.

5. Hindari memberikan anak makanan ini

Jenis makanan tertentu dapat membuat anak merasa lebih haus dari biasanya serta terkuras energinya selama berpuasa. Beberapa makanan yang dapat meningkatkan rasa haus anak adalah makanan asin, gorengan, serta berlemak.

Selain menghindari makanan-makanan tersebut, Anda juga harus mengingatkan anak untuk tidak makan berlebihan saat berbuka puasa ya Moms. Pasalnya, berbuka puasa secara berlebihan dapat mengganggu sistem pencernaan anak, sementara perut mereka tidak mampu menangani terlalu banyak makanan dalam satu waktu.

Alih-alih membiarkan anak makan makanan berat sekaligus, sebaiknya Anda membagi porsi makan mereka menjadi 2 kali makan. Ini bertujuan untuk tidak membebani sistem pencernaan anak secara tiba-tiba.

Jika anak menginginkan permen, selalu ingat untuk memberikannya 2-3 jam setelah berbuka puasa guna mencegah fluktuasi kadar gula darah serta mencegah anak untuk menginginkan permen lebih banyak.

Itulah 5 tips nutrisi agar anak tetap sehat saat berpuasa. Jangan lupa diterapkan ya, Moms.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Prediksi Ekuador vs Curacao (21/6): La Tri Wajib Menang Demi Jaga Asa Lolos

Prediksi Ekuador vs Curacao Piala Dunia 2026, duel Grup E pada 21 Juni pukul 07.00 WIB di Kansas City Stadium yang penuh gengsi.  

Tidak Boleh Asal, Ini 5 Cara Merawat Botol Parfum agar Aromanya Tahan Lama

Membeli parfum mahal ternyata belum tentu menjamin aroma awet. Simpan botol parfum di tempat gelap dan stabil suhunya.

Pilih Bra Biasa atau Sport Bra? Ketahui 4 Perbedaannya Sebelum Beli

Bingung mau beli bra biasa atau sport bra? Sebelum beli, ketahui dulu 4 perbedaan sport bra dan bra biasa ini.

Prediksi Belanda vs Swedia Piala Dunia 2026: Duel Sengit Dua Tim Serang

Minggu, 21 Juni 2026, dini hari WIB. Pertandingan krusial Belanda vs Swedia akan sajikan duel taktik dan kualitas pemain. Jangan sapai terlewat.

Prediksi Jerman vs Pantai Gading (21/6): Perebutan Puncak Grup E

Pantai Gading punya kecepatan, Jerman punya lini serang mematikan. Siapa yang akan menang di Toronto Stadium? Cek prediksinya!  

Fitur Baru WhatsApp Android Tingkatkan Interaksi, Tak Perlu Repot Lagi

Jangan lewatkan update WhatsApp Android yang paling ditunggu. Menu pesan baru ini hadirkan tampilan segar dan interaksi lebih intuitif. 

HP Samsung Terbaru: Fitur Kamera S25 Ultra Unggul Jauh dari Seri Lain

Mencari HP Samsung terbaik? Galaxy S25 Ultra hadir dengan Snapdragon 8 Elite, namun ada kejutan di seri S25 & A35. Simak perbandingannya!

Kesehatan Anak Optimal: 7 Manfaat Labu Siam untuk MPASI, Kunci Tingkatkan Imun

Penting memberikan MPASI dengan nutrisi penting. Labu siam murah meriah ini bisa jadi solusi cegah obesitas dan tingkatkan imunitas anak.

Tablet Mini Terbaik: Ukuran Kecil, Performa Juara di 2026

Jangan salah pilih tablet mini. Huawei MatePad Mini dirilis dengan M-Pencil Pro dan layar OLED tajam. Lihat perbandingannya dengan tablet lain!

DBD Bukan Hanya Urusan Anak, Dokter Internist Desak Orang Dewasa Segera Vaksinasi

PAPDI desak vaksinasi DBD untuk dewasa 18–60 tahun karena komorbiditas perbesar risiko komplikasi hingga 7 kali lipat