M O M S M O N E Y I D
Keluarga

5 Penyebab Wajah Jerawatan Setelah Pakai Sunscreen, Belum Banyak yang Tahu!

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Pakai sunscreen malah muncul jerawat? Harus tahu, inilah 5 penyebab wajah jerawatan setelah pakai sunscreen.

Banyak orang menghindari penggunaan sunscreen karena khawatir akan menyumbat pori-pori dan memicu jerawat. Padahal, perlindungan terhadap sinar UV sangat penting, termasuk untuk mencegah hiperpigmentasi pasca-jerawat.

Jika wajah Anda sering jerawatan setelah menggunakan sunscreen, jangan buru-buru menggantinya. Alangkah baiknya, Anda mengetahui terlebih dahulu apa saja penyebabnya. Ini dilakukan untuk membantu Anda menemukan perawatan yang tepat.

Baca Juga: Ternyata Ini 5 Zodiak yang Paling Gampang Jatuh Cinta lo, Pisces Salah Satunya

Melansir American Academy of Dermatology dan PubMed, ada setidaknya 5 penyebab wajah jerawatan setelah pakai sunscreen. Simak penjelasannya berikut ini.

1. Acne cosmetica

Penyebab wajah jerawatan setelah pakai sunscreen yang pertama yaitu acne cosmetica.

Istilah acne cosmetica merujuk pada munculnya komedo dan jerawat yang dihubungkan dengan pemakaian produk kosmetik, termasuk sunscreen.

Studi dan tinjauan menunjukkan bahwa beberapa bahan di kosmetik dapat meningkatkan risiko komedo, terutama pada orang dewasa muda dan mereka yang sebelumnya sensitif terhadap bahan tertentu.

Namun, bukti juga menunjukkan bahwa tidak semua kosmetik menyebabkan masalah jerawat. Jadi, pastikan Anda memilih formula yang tepat. 

2. Sunscreen mengandung bahan comedogenic atau berminyak 

Penyebab wajah jerawatan setelah pakai sunscreen yang kedua yaitu sunscreen mengandung bahan comedogenic atau berminyak.

Beberapa sunscreen mengandung bahan berminyak, butter, atau ester yang bersifat comedogenic (mudah menyumbat pori-pori). Contoh bahan yang paling sering ditemukan adalah coconut oil.

Jika kulit Anda cenderung berjerawat, memakai sunscreen yang mengandung bahan-bahan semacam itu bisa memicu komedo dan jerawat.

3. Formula sunscreen terlalu berat atau occlusive

Penyebab wajah jerawatan setelah pakai sunscreen yang ketiga yaitu formula sunscreen terlalu berat atau occlusive.

Sunscreen berbentuk krim yang sangat melembabkan atau bertekstur berat (occlusive) dapat menempel lebih lama di permukaan kulit dan menyumbat pori-pori pada kulit berminyak atau kombinasi.

Untuk kulit berjerawat, pilihlah sunscreen dengan tekstur yang lebih ringan seperti gel, lotion oil-free, atau fluid. Sebaliknya, penggunaan sunscreen berbentuk krim kental di siang hari, terutama di iklim lembab, bisa meningkatkan kemungkinan breakout.  

Baca Juga: 5 Rekomendasi Jus yang Bikin Kulit Glowing dan Sehat dari Ahli Gizi

4. Reaksi iritan atau alergi

Penyebab wajah jerawatan setelah pakai sunscreen yang keempat yaitu reaksi iritan atau alergi.

Bukan hanya komedo, beberapa orang juga bisa mengalami dermatitis kontak iritan atau allergic contact dermatitis dari bahan aktif sunscreen. Contoh: oxybenzone pada chemical sunscreen, pengawet, dan fragrance.

Reaksi ini bisa tampak seperti jerawat, kemerahan, atau bintik-bintik meradang. Jika timbul gatal, sensasi terbakar, atau bercak luas setelah pemakaian sunscreen, pertimbangkan bahwa ini merupakan reaksi alergi dan bukan sekadar komedo.  

5. Interaksi dengan perawatan jerawat yang sedang dipakai 

Penyebab wajah jerawatan setelah pakai sunscreen yang kelima yaitu interaksi dengan perawatan jerawat yang sedang dipakai.

Apabila Anda sedang memakai obat topikal seperti retinoid atau benzoyl peroxide, lapisan sunscreen yang tidak sesuai dapat bereaksi. Akibatnya, memicu iritasi atau memperlihatkan jerawat baru.

Sebaliknya, menggunakan sunscreen yang tepat justru bisa membantu melindungi kulit yang sedang dirawat dari efek fotosensitif. Oleh karena itu, sangat penting mengaplikasikan sunscreen setelah produk perawatan jerawat telah benar-benar meresap.  

Itulah 5 penyebab wajah jerawatan setelah pakai sunscreen yang harus Anda tahu. Jika jerawat atau reaksi masih berlanjut meski sudah ganti sunscreen, konsultasikan ke dokter kulit untuk pemeriksaan dan saran pengobatan.  

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo Kopi Kenangan x Yup 2026, Beli Kopi Rp 1.000 & Ada Cashback hingga 50%

Nikmati bayar kopi super murah di Kopi Kenangan cuma bayar Rp 1.000 dan cashback hingga 50% yang berlaku hingga 31 Desember 2026 pakai Yup.

Promo A&W Weekend Deals 23-25 Oktober 2026, Makan Paket Ayam Hemat Plus Gratis Burger

Jangan lewatkan promo A&W Weekend Deals minggu ini untuk menikmati paket Aroma Chicken hemat mulai Rp 91.000. Dapatkan juga bonus menu spesialnya.

Jadwal French Open 2026: Lolos Semua, 8 Wakil Indonesia Berebut Tiket Semifinal

Dua wakil Indonesia akan menghadapi unggulan 1 dalam Babak Perempatfinal French Open 2026 untuk tiket semifinal. 

Google Gemini Muncul di Android Auto, Personal Intelligence Makin Sangar!

Google Gemini di Android Auto kini bisa melacak rute dan foto lokasi secara proaktif. Simak kemampuan baru yang jarang disadari pengemudi.  

Promo Indomaret Weekend Treats Periode 23-25 Oktober 2026, Aice Cup Beli 2 Gratis 1

Promo Indomaret Weekend Treats Periode 23-25 Oktober 2026. Cek dan manfaatkan untuk belanja hemat di akhir pekan.

Sering Dimakan Bareng Sushi, Sudah Tahu Manfaat Wasabi? Cari Tahu di sini

Jika Anda gemar menambahkan sedikit wasabi pada setiap suapan sushi, ternyata wasabi bermanfaat bagi kesehatan.

Cek 4 Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas untuk Perdagangan Jumat (23/10)

MNC Sekuritas membagikan sejumlah rekomendasi saham untuk perdagangan Jumat (23/10/2026). Simak ulasannya berikut ini.

Promo JSM Hypermart Weekend 23-26 Oktober 2026, Beef Saikoro Harga Spesial

Dari tanggal 23-26 Oktober 2026 mendatang, Hypermart kembali mengadakan promo JSM Hypermart. Cek di sini.

BNI Sekuritas Bagikan 6 Rekomendasi Saham untuk Perdagangan Jumat (23/10)

BNI Sekuritas membagikan sejumlah rekomendasi saham untuk perdagangan Jumat (23/10/2026). Simak ulasannya berikut ini.

Harga Emas Antam Hari Ini (23/10) Turun Lagi, Selisih Jual Buyback Capai Rp 205.000

Harga emas Antam turun sebesar Rp 10.000 per gram, sedangkan buyback merosot Rp 30.000 per gram. Cek harga dan buyback terbaru.