M O M S M O N E Y I D
Keluarga

5 Olahraga yang Baik Dilakukan Saat Puasa, Tidak Terlalu Berat!

5 Olahraga yang Baik Dilakukan Saat Puasa, Tidak Terlalu Berat!
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Inilah 5 olahraga yang baik dilakukan saat puasa di bulan Ramadan.

Puasa tidak boleh menjadi alasan untuk bermalas-malasan ya, Moms. Walaupun sedang berpuasa, sangat disarankan bagi Anda untuk tetap aktif bergerak, salah satunya dengan rutin berolahraga.

Melansir laman Anlene dan Wardah, ada 5 olahraga yang baik dilakukan saat puasa di bulan Ramadan. Apa saja? Berikut daftarnya.

Baca Juga: Apa yang Terjadi pada Tubuh jika Kadar Gula Darah Rendah?

1. Yoga

Olahraga yang baik dilakukan saat puasa di bulan Ramadan yang pertama adalah yoga.

Yoga menjadi salah satu pilihan olahraga terbaik yang layak Anda coba di bulan Ramadan. Pasalnya, gerakan yoga tidak terlalu memberatkan dan tidak terlalu menguras tenaga layaknya olahraga angkat beban atau olahraga berat lainnya.

Namun, beberapa gerakan yoga mungkin lebih sulit untuk dilakukan dan butuh usaha ekstra. Jika Anda adalah seorang pemula, ada baiknya untuk memulai yoga dengan gerakan-gerakan paling dasar.

Beberapa gerakan yang cocok untuk pemula di antaranya tree pose, seated yoga pose, lord of the dance pose, mountain pose, downward facing dog, warrior, child pose, dan cobra pose.

2. Pilates

Olahraga yang baik dilakukan saat puasa di bulan Ramadan yang kedua adalah pilates.

Selanjutnya ada pilates. Sama seperti yoga, pilates cenderung tidak terlalu memberatkan dan tidak menyebabkan lelah yang berlebihan.

Melakukan pilates selama satu jam diklaim mampu membantu membakar hingga 200 kalori. Pilates juga efektif untuk memperbaiki postur dan meningkatkan fleksibilitas tubuh.

Karena tergolong ringan, pilates sangat cocok untuk Anda lakukan selama bulan Ramadan guna menjaga tubuh tetap bugar meski sedang berpuasa.

3. Jalan cepat

Olahraga yang baik dilakukan saat puasa di bulan Ramadan yang ketiga adalah jalan cepat.

Jalan cepat merupakan alternatif yang bagus jika jogging atau lari terasa memberatkan bagi Anda. Pasalnya, dibandingkan dengan jogging, jalan cepat relatif tidak terlalu berat untuk tubuh. Rasa lelah yang dirasakan setelahnya pun tidak seberat jogging.

Jalan cepat sendiri memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, termasuk melatih otot dan tulang. Apabila dilakukan dengan intensitas yang tepat, jalan cepat mampu membuat stamina dan otot jantung menjadi lebih kuat.

Jalan cepat bisa dilakukan kapan saja bahkan pada waktu pagi atau beberapa saat setelah sahur.

Baca Juga: 8 Minuman Homemade untuk Menurunkan Asam Urat Secara Alami! Wajib Anda Coba

4. Naik turun tangga

Olahraga yang baik dilakukan saat puasa di bulan Ramadan yang keempat adalah naik turun tangga.

Jangan anggap sepele olahraga yang satu ini. Kendati tampak tidak membutuhkan upaya yang banyak, faktanya naik turun tangga menyimpan beragam manfaat kesehatan dan cocok dilakukan di bulan Ramadan.

Saat naik turun tangga, tubuh bagian bawah akan didorong untuk melakukan aktivitas fisik yang cukup berat. Bahkan jika dibandingkan dengan jogging, naik turun tangga cenderung lebih intens dalam melatih kaki.

Kalori yang dibakar juga banyak. Naik turun tangga bisa membakar 0,1 kalori saat naik dan 0,05 kalori saat turun tangga. Selain itu, naik turun tangga juga bagus untuk kesehatan jantung dan mampu mengurangi risiko stroke.

Saat ada kesempatan untuk naik dan turun tangga, manfaatkanlah. Jika di tempat kerja Anda ada tangga, gunakan itu alih-alih naik lift. Atau, jika di rumah Anda ada tangga, Anda dapat memanfaatkannya untuk latihan.

5. Sit up dan push up

Olahraga yang baik dilakukan saat puasa di bulan Ramadan yang kelima adalah sit up dan push up.

Sangat baik untuk tubuh, sit up dan push up dapat dilakukan kapan saja tidak terkecuali selama bulan Ramadan.

Dengan gerakan yang benar dan porsi yang tepat, sit up dan push up bisa membakar kalori serta menguatkan otot perut.

Tak sampai di situ, sit up dan push up juga dapat mengurangi risiko osteoporosis, memperbaiki postur tubuh, hingga menjaga kesehatan jantung.

Itulah 5 olahraga yang baik dilakukan saat puasa di bulan Ramadan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tagihan Listrik Bisa Aman! Ini 9 Cara Hangatkan Kamar Tidur Anda Tanpa Boros

Simak cara menghangatkan kamar tidur tanpa boros listrik, solusi praktis agar tidur tetap hangat dan nyaman saat cuaca dingin.  

Kestabilan Finansial: Ini 10 Kunci Sukses Jutawan yang Jarang Terungkap

Ingin tahu cara jutawan membangun kekayaan? Kuncinya bukan pamer harta, tapi hidup sederhana dan fokus pada aset produktif. Pelajari rahasianya!  

20 Makanan Penurun Tekanan Darah Tinggi Alami yang Dapat Anda Coba Konsumsi

Ini dia beberapa makanan penurun tekanan darah tinggi alami yang dapat Anda coba konsumsi. Intip daftarnya di sini!  

7 Daftar Herbal dan Rempah-Rempah Alami untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Yuk, intip daftar herbal dan rempah-rempah alami untuk menurunkan tekanan darah tinggi berikut ini! 

14 Cara Alami Menurunkan Gula Darah yang Tinggi, Mau Coba?

Mari intip beberapa cara alami menurunkan gula darah yang tinggi berikut ini. Mau coba terapkan?       

Desain Interior 2026: 4 Gaya Ini Justru Bikin Hunian Anda Cepat Usang

Membeli furnitur pekan lalu ternyata belum tentu relevan di 2026. Ada 4 tren desain interior yang diprediksi ditinggalkan agar rumah tak usang.

11 Khasiat Konsumsi Biji Bunga Matahari bagi Kesehatan Tubuh

Intip beberapa khasiat konsumsi biji bunga matahari bagi kesehatan tubuh berikut ini, yuk! Kira-kira apa saja?

8 Khasiat Rutin Konsumsi Jamur untuk Kesehatan Tubuh yang Jarang Diketahui

Intip sejumlah khasiat rutin konsumsi jamur untuk kesehatan tubuh yang jarang diketahui berikut ini. Apa saja, ya?

Laba Bisnis Anda Bohong? EBITDA Ungkap Kekuatan Asli Operasional

Banyak pebisnis mengira laba bersih adalah uang tunai. Waspada, beban non-operasional bisa menekan kas. Kalkulasi EBITDA Anda sangat berpengaruh.

Bukan 50%, Ternyata Ini Batas Aman Cicilan Ideal dari Total Gaji Anda

Punya cicilan tapi gaji pas-pasan? Ketahui batas aman 30% dari total penghasilan Anda agar keuangan tetap sehat. Cek kalkulasi dan strateginya.