MOMSMONEY.ID - Sedang jerawatan? Ada 5 obat jerawat paling ampuh yang bisa Anda coba. Simak sampai akhir, berikut informasinya.
Menghadapi jerawat yang membandel sering kali menguras emosi dan kesabaran. Meskipun teknologi perawatan kulit atau skincare sudah sangat maju, kunci utama penyembuhan jerawat tetap terletak pada pemilihan bahan aktif yang tepat sasaran.
Sudah mencoba segala macam skincare tapi jerawat tetap betah di wajah? Berhentilah bereksperimen dengan produk viral dan mulailah fokus pada obat jerawat yang bekerja secara klinis.
Baca Juga: Ini Kiat Membangun Usaha Biro Wisata dari Pendiri Cheria Holiday
Saat jerawat meradang mulai menyerang, Anda butuh amunisi obat jerawat dengan bahan aktif yang mampu menembus blokade minyak dan membunuh bakteri secara langsung di pusatnya.
Kali ini, MomsMoney akan membongkar 5 obat jerawat paling ampuh yang telah diakui secara medis. Melansir Mayo Clinic, Healthline, dan American Academy of Dermatology (AAD), inilah daftarnya.
1. Benzoyl Peroxide
Obat jerawat paling ampuh yang pertama adalah benzoyl peroxide.
Jika jerawat Anda berupa benjolan merah yang meradang dan bernanah, maka benzoyl peroxide adalah standar emas.
Menurut Mayo Clinic, benzoyl peroxide bekerja dengan membunuh bakteri Cutibacterium acnes, penyebab jerawat langsung di dalam pori-pori. Selain itu, benzoyl peroxide juga membantu membersihkan sel kulit mati yang menyumbat saluran minyak.
Biasanya, benzoyl peroxide tersedia dalam konsentrasi 2,5% hingga 10%. Untuk pemula, mulailah dengan 2,5% karena efektivitasnya hampir sama dengan dosis tinggi namun dengan risiko iritasi yang lebih kecil.
2. Salicylic Acid
Obat jerawat paling ampuh yang kedua adalah salicylic acid.
Salicylic acid merupakan pilihan terbaik bagi Anda yang berjuang melawan jerawat, komedo membandel, dan pori-pori besar.
Salicylic acid bersifat oil-soluble (larut dalam minyak). Artinya, bahan ini mampu menembus masuk ke dalam pori-pori untuk melarutkan "lem" yang mengikat sel kulit mati dan minyak berlebih.
Salicylic acid sangat efektif untuk jerawat tipe non-inflammatory (komedo hitam dan komedo putih). Bahan ini juga memiliki sifat anti-inflamasi yang bisa meredakan kemerahan ringan.
3. Adapalene
Obat jerawat paling ampuh yang ketiga adalah adapalene.
Adapalene adalah jenis retinoid yang bekerja pada tingkat sel untuk mengatur pergantian sel kulit (cell turnover). Adapalene mampu mencegah pori-pori tersumbat sejak dari awal pembentukannya.
Menurut AAD, retinoid seperti adapalene adalah fondasi utama bagi siapa saja yang ingin memiliki kulit bersih bebas jerawat dalam jangka panjang.
Gunakan adapalene hanya pada malam hari dan gunakan sunscreen pada keesokan harinya. Pasalnya, adapalene bisa membuat kulit menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari.
Baca Juga: 5 Penyebab Muncul Strawberry Legs pada Kulit, Salah Satunya Karena Mencukur
4. Azelaic Acid
Obat jerawat paling ampuh yang keempat adalah azelaic acid.
Azelain acid merupakan bahan serba bisa yang sering kali terlupakan. Padahal, azelaic acid sangat efektif untuk mengatasi jerawat pada kulit sensitif.
Azelaic acid memiliki sifat antimikroba dan anti-inflamasi. Keunggulan utamanya adalah kemampuannya dalam menghambat produksi melanin.
Azelaic acid sangat ampuh untuk mengatasi jerawat sekaligus menghilangkan PIH (bekas jerawat hitam) maupun PIE (bekas jerawat merah). Bahan ini juga sering diresepkan bagi orang-orang yang memiliki jerawat sekaligus kondisi rosacea.
5. Sulfur
Obat jerawat paling ampuh yang kelima adalah sulfur.
Sulfur adalah obat jerawat klasik yang masih sangat relevan karena mampu mengeringkan jerawat dalam waktu singkat.
Sulfur bekerja dengan menyerap kelebihan minyak di permukaan kulit dan mengeringkan sel kulit mati agar pori-pori terbuka. Sulfur biasanya digunakan sebagai spot treatment atau hanya ditotol di bagian jerawat.
Sulfur cenderung lebih lembut dibandingkan benzoyl peroxide. Sehingga, sering menjadi pilihan bagi pemilik kulit yang sangat kering atau kulit sensitif yang tidak kuat dengan bahan aktif keras.
Itulah 5 obat jerawat paling ampuh. Saat menggunakan obat-obat di atas, kulit cenderung menjadi kering dan terkelupas. Jadi, selalu gunakan pelembab non-comedogenic untuk menjaga kulit tetap sehat sekaligus mempercepat proses penyembuhan jerawat.
Umumnya, penyembuhan jerawat membutuhkan waktu 4-12 minggu untuk melihat hasil yang signifikan. Jadi, konsistensi adalah kunci.
Selanjutnya: Libur Nataru 2025/2026, Lalu Lintas di Jalan Layang MBZ Naik 32%
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News