M O M S M O N E Y I D
Keluarga

5 Manfaat Mengajak Anak Berkebun, Bisa Mendorong Kebiasaan Makan Sehat

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Inilah manfaat mengajak anak berkebun yang perlu orang tua pahami.

Di era serba gadget seperti saat ini, kegiatan-kegiatan yang mengandalkan fisik seperti berkebun mulai sedikit demi sedikit ditinggalkan. Padahal, berkebun menawarkan beragam manfaat positif yang tidak akan didapatkan dari penggunaan gadget.

Bagi anak-anak, berkebun akan memberikan kesempatan yang besar kepada mereka untuk belajar berbagai keterampilan penting yang juga bermanfaat untuk bidang kehidupan lainnya.

Berikut MomsMoney bagikan 5 manfaat mengajak anak berkebun, sebagaimana dilansir dari Lifelong Learning Centres.

1. Membantu eksplorasi sensorik anak

Berkebun dapat meningkatkan semua indera anak-anak. Saat berkebun, anak akan merasakan sensasi kotor, bunga, buah, daun, dan biji.

Anak juga akan melihat beragam ukuran sekaligus warna tanaman yang cerah, mendengar suara gemerisik daun dan buah atau sayuran yang dipetik, serta mencium aroma bunga, buah, dan rempah segar.

Yang tak kalah penting, berkebun dapat membantu anak-anak untuk lebih memahami proses dan dari mana makanan mereka berasal.

Baca Juga: 5 Cara Membantu Anak Mengatasi Kemarahan dengan Sehat, Hindari Pengabaian!

2. Mengajarkan anak tentang tanggung jawab

Melakukan proyek berkebun dapat mengajarkan tanggung jawab kepada anak-anak.

Dengan berkebun, anak akan belajar bahwa tugas mereka adalah merawat benih dan tanaman setiap hari agar tanaman tersebut tetap sehat.

Supaya anak dapat memahami dengan lebih baik tentang peran mereka dalam merawat tanaman, Anda dapat membuat jadwal dan daftar kegiatan apa saja yang harus mereka lakukan.

3. Mengembangkan keterampilan motorik anak

Berkebun mengharuskan anak untuk berlatih dan mengasah keterampilan motorik halus mereka.

Saat berkebun, anak akan menanam benih, menyendok tanah, dan menyiram tanaman.

Adapun semua kegiatan itu bermanfaat untuk membantu meningkatkan keterampilan motorik anak yang pada gilirannya akan meningkatkan konsentrasi dan kemampuan belajar mereka.

Baca Juga: Tanda-Tanda Anak Balita Sedang Stres, Salah Satunya Kesulitan untuk Tidur

4. Mendorong kebiasaan makan sehat

Mengupayakan anak untuk makan sayur dan buah sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi para orang tua. Apakah Anda juga mengalaminya, Moms?

Sebagai solusinya, cobalah untuk mengajak anak Anda berkebun mulai dari sekarang. Ketika anak berkebun, mereka akan terlibat dalam setiap proses menanam dan merawat tanaman.

Dengan demikian, anak akan merasa memiliki dan bangga atas pencapainnya sekaligus termotivasi untuk menikmati hasil kebunnya sendiri.

5. Mengenalkan konsep dasar sains dan matematika kepada anak

Ada begitu banyak bagian dari kegiatan berkebun yang mampu mengenalkan kepada anak tentang konsep dasar sains dan matematika.

Konsep matematika dapat anak pelajari melalui aktivitas menghitung biji, mengukur kedalaman tanah, dan menghitung kelopak atau daun.

Sedangkan konsep sains dapat mencakup proses perkecambahan serta pemahaman tentang bagaimana tanaman membutuhkan sinar matahari dan air untuk pertumbuhannya.

Itulah 5 manfaat mengajak anak berkebun. Sebagai tambahan, proses berkebun juga akan mengajarkan anak-anak Anda tentang pentingnya bersabar. Jadi, yuk mulai berkebun!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.