M O M S M O N E Y I D
Keluarga

5 Manfaat Journaling untuk Kesehatan Mental, Cara Sederhana untuk Pulih dari Trauma

5 Manfaat Journaling untuk Kesehatan Mental, Cara Sederhana untuk Pulih dari Trauma
Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Journaling sebagaimana dilansir dari SehatQ adalah cara menumpahkan berbagai pikiran dan emosi yang sedang dirasakan ke dalam buku harian atau jurnal.

Saat proses journaling berlangsung, Anda akan memiliki kesempatan untuk berdialog dengan diri sendiri dan memproses emosi secara positif.

Lebih dari apa yang mungkin Anda bayangkan, journaling menyimpan banyak manfaat khususnya untuk kesehatan mental.

Baca Juga: Blibli Kenalkan JEDA, Ajak Masyarakat Berhenti Sejenak Sebelum Bertindak

Merangkum laman PositivePsychology.com, inilah 5 manfaat journaling untuk kesehatan mental yang perlu Anda tahu.

1. Mengatasi kecemasan

Manfaat journaling untuk kesehatan mental yang pertama yaitu mengatasi kecemasan.

Journaling telah terbukti mampu membantu mengatasi kecemasan dengan meningkatkan penerimaan emosi negatif sekaligus respons emosional yang lebih membantu terhadap stres.

Satu studi menunjukkan bahwa journaling cenderung lebih efektif untuk mengatasi kecemasan pada wanita daripada pria. Kendati begitu, pria tetap bisa merasakan efek positif dari journaling.

Untuk memaksimalkan manfaat kesejahteraan mental yang ditawarkan journaling, Anda bisa melakukannya secara rutin selama lebih dari 30 hari.

2. Mengurangi gejala depresi

Manfaat journaling untuk kesehatan mental yang kedua yaitu mengurangi gejala depresi.

Penelitian menunjukkan bahwa journaling dapat mengurangi gejala depresi dan memberikan intervensi yang efektif bagi orang-orang yang sedang menjalani terapi.

Seperti halnya dengan mengatasi kecemasan, intervensi yang dihasilkan tersebut akan tampak lebih efektif apabila journaling dilakukan lebih dari 30 hari.

3. Mengelola stres

Manfaat journaling untuk kesehatan mental yang ketiga yaitu mengelola stres.

Journaling bisa mendukung coping mechanism dan mengurangi dampak dari peristiwa yang memicu stres. Plus, journaling berpotensi menghindari kelelahan dan kecemasan kronis.

Studi mengungkapkan bahwa menulis peristiwa stres yang sedang dialami secara pribadi dan mencurahkan pikiran serta emosi di atas kertas memiliki kaitan yang erat dengan penurunan tekanan mental.

Saat Anda melakukan journaling untuk mengelola stres, itu akan memproses emosi dalam bentuk tertulis yang dapat meningkatkan kemungkinan bagi Anda untuk menjangkau dukungan sosial. Pada gilirannya, journaling akan mengarah pada penyembuhan emosional dan peningkatan ketahanan terhadap stres.

Baca Juga: Jangan Kambuh Lagi! Anda Butuh 4 Makanan & Minuman Ini setelah Operasi Batu Ginjal

4. Membantu untuk refleksi diri

Manfaat journaling untuk kesehatan mental yang keempat yaitu membantu untuk refleksi diri.

Ketika stres atau pikiran negatif menguasai diri, kemungkinan akan sulit untuk melihat situasi secara objektif.

Nah, journaling dapat membantu menciptakan ruang dan jarak yang diperlukan untuk merenungkan apa yang telah terjadi serta apa yang akan terjadi di hari depan.

Journaling mampu menghadirkan defusi kognitif yang cukup guna menciptakan pemisahan yang dibutuhkan untuk menerima perasaan dan berkomitmen pada perubahan yang perlu dibuat.

5. Mendukung pemulihan

Manfaat journaling untuk kesehatan mental yang kelima yaitu mendukung pemulihan.

Penelitian menunjukkan bahwa journaling khususnya penulisan ekspresif dapat membantu orang-orang yang sedang berusaha pulih dari trauma emosional yang berkaitan dengan PTSD atau gangguan stres pasca-trauma.

Temuan lain mengonfirmasi bahwa journaling memberikan intervensi yang berharga dan efektif untuk pemulihan dari kecanduan.

Sebuah makalah pada tahun 2022 menyoroti kemampuan journaling dalam mendukung pemulihan wanita dalam perawatan residensial untuk gangguan penggunaan narkoba. Hasilnya, journaling sukses membantu peserta untuk mengenali apa yang positif dari proses pemulihan yang sedang dijalani sekaligus meningkatkan optimisme dan kebanggaan mereka terhadap pencapaian pribadi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Jenis-Jenis Stres Menurut Psikologi, Ini Bedanya Stres Akut dan Stres Kronis!

Berdasarkan studi penelitian tentang jenis-jenis stres dalam psikologi, stres dibagi menjadi 3 jenis utama. Ini 3 jenis stres beserta gejalanya.

Cara Kumpulin Dana Darurat Rp10 Juta dalam 6 Bulan dengan Gaji Rp6 Juta

Target dana darurat Rp10 juta dalam 6 bulan? Simak hitungan setoran, cara mengatur gaji Rp6 juta, dan strategi agar tetap konsisten.​  

4 Manfaat Kimpul untuk Kecantikan Kulit, Atasi Jerawat hingga Penuaan Dini

Kimpul menyimpan nutrisi melimpah yang sangat berguna untuk merawat kecantikan kulit dari dalam. Ini 4 manfaat kimpul untuk kecantikan kulit.  

Orang Tua Pensiun? Ini Cara Menata Keuangan Keluarga biar Tetap Kokoh

Orang tua memasuki masa pensiun? Begini cara menata keuangan keluarga agar kebutuhan tetap aman tanpa membebani anak.

Scandi Farmhouse Jadi Tren Interior 2026? Ini Cara Menerapkannya di Rumah

Scandi farmhouse memadukan minimalis dan nuansa hangat untuk membuat rumah terasa rapi, terang, nyaman, dan natural.

Headboard Fleksibel, Trik Mudah Bikin Kamar Terlihat Mewah Tanpa Renovasi

Headboard fleksibel bisa bikin kamar terasa mewah dan personal tanpa renovasi besar. Simak cara memilihnya agar tetap nyaman.

Ketika Balas Budi Anak Tak Lagi Menjadi Rencana Pensiun Orangtua

Survei MAMI menunjukkan 93% responden Indonesia meyakini kemandirian merupakan warisan paling bermakna yang dapat ditinggalkan bagi keluarga.

Hujan Deras Masih Terjadi di Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini Cuaca Besok (12/8)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Rabu 12 Agustus 2026 dengan status Waspada hujan lebat hanya di provinsi berikut ini.

Prakiraan Cuaca Sumsel Rabu (12/8), Antisipasi Udara Kabur di Wilayah Ini

Cek prakiraan cuaca Sumatera Selatan besok Rabu (12/8). Sejumlah wilayah diprediksi berawan hingga udara kabur.

Dua Hari Diperdagangkan di BEI, ETF Emas XMES Naik 24%

Baru melantai di BEI, produk ETF emas XMES menarik perhatian dengan kenaikan harga kumulatif 24% dalam dua hari perdagangan.