M O M S M O N E Y I D
HOME, Bugar

5 Makanan yang Bisa Berakibat Buruk untuk Kesehatan Ginjal

5 Makanan yang Bisa Berakibat Buruk untuk Kesehatan Ginjal
Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Ginjal memiliki banyak fungsi, di antaranya menyaring darah, membuang limbah atau kotoran sisa metabolisme, mengontrol tekanan darah, dan mengatur keseimbangan cairan dan elektrolit di dalam darah. 

Saat seseorang mengalami gagal ginjal, fungsi-fungsi ginjal tersebut tidak berjalan normal. Gagal ginjal tidak hanya disebabkan oleh suatu penyakit atau gaya hidup yang tidak sehat.

Risiko Anda mengalami gagal ginjal juga akan meningkat jika Anda sering mengonsumsi makanan yang berpotensi menyebabkan gagal ginjal.

Menjaga kesehatan ginjal dapat Anda lakukan dengan membatasi konsumsi makanan-makanan penyebab gagal ginjal berikut ini.

Baca Juga: 6 Penyakit Ini Mudah Menyebar Jika Malas Cuci Tangan

1. Nasi merah

Sama seperti roti gandum, nasi merah juga adalah makanan sehat yang harus dihindari pengidap penyakit ginjal. Ini karena nasi merah memiliki kandungan kalium dan fosfor yang lebih tinggi daripada nasi putih.

Satu cangkir nasi merah mengandung 150 miligram fosfor dan 154 miligram kalium, sedangkan satu cangkir nasi putih hanya mengandung 69 miligram fosfor dan 54 miligram kalium. 

2. Makanan yang mengandung terlalu banyak protein

Protein pada dasarnya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, di antaranya memperbaiki jaringan tubuh, menjaga kesehatan tulang, mengontrol tekanan darah, dan meningkatkan massa otot.

Namun jika jumlah yang dikonsumsi melebihi kebutuhan, protein justru berpotensi merusak ginjal. Saat tubuh mendapat asupan protein dari makanan, protein tersebut akan diolah melalui proses metabolisme.

Proses ini akan menghasilkan zat sisa atau limbah yang nantinya akan dibuang dari dalam tubuh oleh ginjal.

3. Roti gandum

Memilih jenis roti yang tepat mungkin bisa sedikit membingungkan bagi pengidap penyakit ginjal. Untuk orang sehat, roti gandum sangat disarankan dibanding roti tawar putih.

Hal ini karena, roti gandum memiliki kandungan serat yang tinggi. Namun, bagi pengidap penyakit ginjal, roti tawar putih justru lebih direkomendasikan daripada roti gandum.

Ini karena roti gandum mengandung fosfor dan kalium yang tinggi. Semakin banyak biji-bijian utuh dalam roti, semakin tinggi kandungan fosfor dan kaliumnya.

Baca Juga: Kacang Almond, Camilan Sehat yang Dapat Membantu Menurunkan Tekanan Darah

 4. Makanan tinggi fosfor

Fosfor sebenarnya dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan tulang. Akan tetapi, jumlah konsumsinya harus diperhatikan, sebab beberapa penelitian menyatakan bahwa mengonsumsi terlalu banyak fosfor dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami penyakit ginjal.

Konsumsi fosfor sebaiknya tidak lebih dari 1000 mg per hari. Jika Anda mengonsumsi fosfor lebih banyak dari itu, bukan hanya penyakit ginjal yang mengintai Anda, tapi juga penyakit jantung dan perlemahan tulang.

5. Alpukat

Alpukat memiliki nutrisi yang cukup baik, seperti lemak, serat dan antioksidan yang menyehatkan jantung. Meski demikian, orang yang mengidap penyakit ginjal mungkin perlu membatasi konsumsi buah hijau yang satu ini.

Pada ginjal yang sudah tidak dapat berfungsi dengan baik, kadar kalium dalam darah yang tinggi dapat memengaruhi detak jantung. Itulah mengapa alpukat sebaiknya dihindari bila kamu memiliki masalah pada organ penyaringan ini agar tidak berkembang dan menimbulkan gagal ginjal.

Baca Juga: Kandungan Nutrisi dan Manfaat Buah Lontar yang Tidak Banyak Diketahui

Makanan penyebab gagal ginjal umumnya dapat menimbulkan gangguan pada ginjal jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan. Oleh karena itu, perhatikan baik-baik jenis dan jumlah makanan yang Anda konsumsi.

Bila perlu, konsultasikan dengan dokter mengenai jenis makanan yang harus Anda hindari dan batasi, sesuai kondisi Anda.

Selanjutnya: Tanpa Obat, 5 Cara Mengatasi Hidung Tersumbat Secara Alami

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Risiko Kehilangan Bilyet Deposito Bisa Sirna? BCA Beri Solusinya, Simak Yuk

Membuka deposito kini tanpa bilyet fisik. Dana Anda tetap aman, bunga rutin dikirimkan tiap bulan, dan pencairan pun mudah. Yuk, pahami sekarang.

Punya Rumah Sempit? Coba Ubah Lukisan Jadi Tempat Simpan Rahasia

Jangan biarkan rumah sempit membatasi Anda! Lukisan dinding ternyata bisa jadi lemari tersembunyi yang fungsional. Begini cara cerdas mengaturnya.

Tren Warna Pink Hangat yang Bikin Ruang Tamu Terasa Fungsional di 2026

Bosan dengan putih atau abu-abu? Pink lembut bernuansa peach terbukti bikin rumah terasa hangat dan menyambut. Simak tips memilihnya!  

NIK Jadi NPWP: Aktivasi Coretax Itu Wajib, Ini Cara Daftar Mudahnya!

Berikut cara daftar NPWP online lewat Coretax 2026, lengkap dengan panduan aktivasi NIK jadi NPWP resmi dan praktis modal HP.   &nbs

Accrual Basis vs Cash Basis: Mana yang Cocok untuk Pembukuan Bisnis di 2026?

Berikut perbedaan accrual basis dan cash basis serta cara memilih metode pembukuan yang tepat untuk bisnis Anda.

Mau Tidur Lebih Nyenyak Ini 7 Warna Cat Kamar yang Bikin Adem dan Tenang

Kamar terasa kurang nyaman padahal sudah rapi? Bisa jadi warna dindingnya penyebabnya. Hindari 3 kesalahan ini sebelum mengecat ulang.

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?