M O M S M O N E Y I D
AturUang

5 Kebiasaan Finansial yang Bikin Uang Cepat Habis dan Cara Mengubahnya

5 Kebiasaan Finansial yang Bikin Uang Cepat Habis dan Cara Mengubahnya
Reporter: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Sering kehabisan uang tiap bulan? Kenali 5 kebiasaan finansial yang merusak dan cara cerdas memperbaikinya mulai sekarang.

Banyak orang merasa sudah bekerja keras, tetapi kondisi keuangan tetap terasa stagnan dari bulan ke bulan. Masalahnya sering bukan pada besar kecilnya penghasilan, melainkan kebiasaan dalam mengelola uang. 

Di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok di Indonesia, kemampuan mengatur keuangan jadi semakin penting untuk bertahan dan berkembang. 

Melansir dari Go Banking Rates, pola pikir terhadap uang justru berperan besar dibanding sekadar kemampuan berhitung. Konsep ini sejalan dengan panduan praktis yang banyak digunakan oleh perencana keuangan global saat ini.

“Keuangan pribadi hanya 20% berupa pengetahuan teoritis, sementara 80% sisanya adalah perilaku,” ujar Dave Ramsey, penasehat keuangan ternama asal Amerika Serikat.

Baca Juga: 10 Kesalahan Keuangan yang Sering Dilakukan Anak Muda dan Cara Menghindarinya

Pengeluaran berlebihan yang sering tidak disadari

Tanpa disadari, banyak orang menghabiskan uang untuk hal yang sebenarnya tidak terlalu penting. Mulai dari jajan harian, langganan digital, sampai belanja impulsif saat promo, semuanya terlihat kecil tetapi berdampak besar.

Fenomena ini makin terasa di era digital, di mana transaksi bisa dilakukan dalam hitungan detik. Akibatnya, kontrol diri menjadi tantangan utama.

Solusi paling sederhana adalah membiasakan jeda sebelum membeli. Beri waktu satu hari untuk mempertimbangkan apakah barang tersebut benar benar dibutuhkan atau hanya sekadar keinginan sesaat.

Tidak disiplin menjalankan anggaran

Membuat anggaran sebenarnya mudah, tetapi menjalankannya secara konsisten adalah tantangan yang sesungguhnya. Banyak orang sudah punya rencana keuangan, namun sering melanggar batas yang dibuat sendiri.

Padahal, anggaran adalah alat kontrol yang membantu menjaga keseimbangan antara kebutuhan saat ini dan tujuan masa depan.

Cobalah mencatat semua pengeluaran harian selama satu bulan penuh. Dari situ, Anda bisa melihat kebiasaan mana yang perlu diperbaiki tanpa harus menebak nebak.

Menunda menabung untuk masa depan

Kebiasaan ini sering terjadi karena merasa masih punya waktu panjang. Padahal, semakin lama menunda menabung, semakin besar usaha yang dibutuhkan di kemudian hari.

Menabung bukan soal jumlah besar, tetapi soal konsistensi. Bahkan nominal kecil pun bisa berkembang jika dilakukan secara rutin.

Salah satu cara yang cukup efektif adalah memisahkan tabungan di awal, bukan di akhir. Jadi begitu gaji masuk, langsung alokasikan sebagian untuk masa depan.

Tidak punya dana darurat sebagai perlindungan

Banyak orang baru menyadari pentingnya dana darurat saat kondisi tidak terduga terjadi. Kehilangan pekerjaan, biaya kesehatan, atau kebutuhan mendesak lainnya bisa datang kapan saja.

Tanpa dana darurat, pilihan yang tersisa biasanya adalah berutang. Ini yang sering membuat kondisi finansial semakin sulit.

Idealnya, dana darurat setara dengan tiga sampai enam bulan biaya hidup. Jika belum mampu, mulai saja dari jumlah kecil yang penting rutin ditabung.

Baca Juga: Gaji Manual Berisiko? Payroll Bank Selamatkan Bisnis dari Kesalahan

Terlalu bergantung pada kartu kredit

Kartu kredit memang memudahkan transaksi, tetapi juga bisa menjadi jebakan jika tidak digunakan dengan bijak. Banyak orang merasa aman karena bisa membayar nanti, padahal tagihan terus bertambah.

Penggunaan kartu kredit yang sehat adalah untuk kebutuhan penting dan tetap dibayar lunas setiap bulan. Hindari kebiasaan hanya membayar minimum karena bunga akan terus berjalan. Mengurangi ketergantungan pada kartu kredit bisa menjadi langkah besar menuju kondisi keuangan yang lebih stabil.

Mengatur keuangan bukan sekadar soal pintar menghitung, tetapi soal kebiasaan yang dibentuk setiap hari. Lima kesalahan di atas sering terjadi tanpa disadari dan perlahan menggerus kondisi finansial. 

Mengubah pola pikir dan mulai dari langkah kecil, siapa pun bisa memperbaiki situasi keuangannya. Kunci utamanya ada pada konsistensi dan kesadaran untuk berubah. 

Di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan, keputusan finansial yang bijak hari ini akan menentukan kualitas hidup di masa depan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Video Terkait

TERBARU

Dari Shanghai ke Jakarta, M Stand Bawa Gaya Ngopi Baru

F&B ID menghadirkan M Stand asal Shanghai ke Indonesia dengan menawarkan specialty coffee di segmen harga menengah.  

Tren Gaya Hidup Wellness Kembali Beri Ruang bagi Produk Obat Bahan Alam

Tren gaya hidup wellness mendorong kemunculan produk obat bahan alam untuk keseharian masyarakat.              

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.