MOMSMONEY.ID - Jangan buru-buru membuang furnitur lama! Ini 5 dekorasi jadul yang bisa membuat rumah terlihat modern dan nyaman pada tahun 2026.
Dekorasi rumah yang dulu dianggap ketinggalan zaman ternyata masih bisa tampil menarik dengan penataan yang tepat. Beberapa elemen dari era 1970-an hingga 1990-an bahkan bisa memberikan karakter unik pada hunian modern.
Mulai dari karpet berbulu hingga furnitur kayu klasik, semuanya bisa dimanfaatkan tanpa harus mengeluarkan banyak biaya untuk membeli barang baru.
Mengutip dari Better Homes & Gardens, desainer interior Ginger Curtis menyarankan perpaduan dekorasi lama dan elemen modern agar ruangan terasa lebih personal.
“Rumah yang menarik bukan hanya tentang mengikuti tren terbaru, melainkan tentang penataan yang mencerminkan karakter penghuninya,” ujar Ginger Curtis, Desainer dari Better Homes & Gardens.
Baca Juga: 5 Detail Ruang Tamu yang Bikin Rumah Terasa Lebih Adem dan Damai
Karpet berbulu yang bikin ruangan lebih nyaman
Karpet berbulu atau shag rug populer pada era 1970-an. Meski identik dengan gaya retro, dekorasi ini masih cocok untuk ruang keluarga maupun kamar tidur masa kini.
Agar tidak terkesan kuno, pilih warna netral seperti krem, abu-abu, atau cokelat muda. Padukan dengan furnitur minimalis, bantal bertekstur lembut, dan pencahayaan hangat supaya ruangan terasa nyaman tanpa terlihat ramai.
Jangan lupa membersihkannya secara rutin karena bulu karpet mudah menampung debu dan rambut.
Furnitur kayu ek madu yang kembali dilirik
Warna kayu ek madu atau honey oak sempat populer pada era 1990-an. Kini, lemari, meja, dan kabinet dengan warna cokelat keemasan ini masih bisa dimanfaatkan untuk menghadirkan suasana hangat di rumah.
Triknya, padukan furnitur tersebut dengan aksesori berwarna hijau tua, biru gelap, atau merah anggur. Lampu bernuansa kuningan juga bisa menjadi pelengkap yang membuat tampilannya terasa lebih elegan.
Daripada buru-buru mengganti lemari lama, coba perbarui dekorasi di sekitarnya terlebih dahulu.
Kursi motif bunga yang punya karakter
Kain bermotif bunga atau chintz identik dengan interior klasik era 1980-an dan 1990-an. Meski terlihat ramai, motif ini bisa menjadi daya tarik jika digunakan secara seimbang.
Pilih satu kursi bermotif bunga sebagai fokus ruangan, lalu kombinasikan dengan sofa polos dan meja samping berdesain sederhana. Perpaduan gaya klasik dan modern ini membuat ruangan terasa lebih segar tanpa kehilangan kesan vintage.
Jika kursi lama masih nyaman dan rangkanya kokoh, mengganti aksesori di sekitarnya bisa menjadi pilihan hemat.
Furnitur rotan untuk suasana alami
Rotan menjadi salah satu material yang mudah dipadukan dengan berbagai gaya interior. Kursi, meja, atau rak rotan bisa memberikan kesan santai sekaligus menghadirkan tekstur alami ke dalam ruangan.
Supaya terlihat lebih modern, tambahkan bantal berwarna netral dan kap lampu berbahan kain. Rotan juga cocok dipadukan dengan furnitur kayu untuk menciptakan suasana hangat yang tidak monoton.
Pastikan rotan alami tetap kering dan dirawat sesuai jenis materialnya agar lebih awet.
Meja kayu ceri yang terlihat elegan
Meja makan kayu ceri dengan warna cokelat kemerahan sering ditemukan pada interior klasik. Namun, furnitur ini tidak harus disingkirkan hanya karena desainnya terlihat tradisional.
Coba padukan meja lama dengan kursi berlapis kain berdesain sederhana dan lampu gantung dengan garis tegas. Tambahkan vas keramik kecil sebagai pemanis agar ruang makan terlihat lebih modern.
Jika permukaan meja masih bagus, perawatan sederhana bisa menjadi langkah awal sebelum mempertimbangkan renovasi atau penggantian furnitur.
Baca Juga: 8 Tren Warna Cat Rumah 2027, Nuansa Hijau dan Cokelat Mulai Jadi Primadona
Tips menata dekorasi jadul agar tidak terlihat kuno
Menggabungkan dekorasi lama dengan gaya modern sebenarnya tidak sulit. Kuncinya adalah menjaga keseimbangan supaya ruangan tidak terasa penuh atau terlalu ramai. Berikut beberapa hal yang bisa dicoba:
- Pilih satu furnitur lama sebagai pusat perhatian.
- Gunakan warna netral untuk menyeimbangkan motif yang ramai.
- Perbarui pencahayaan dengan lampu berdesain sederhana.
- Periksa kondisi furnitur sebelum digunakan kembali.
- Manfaatkan barang yang masih layak agar lebih hemat biaya.
Karpet berbulu, furnitur kayu ek madu, kursi motif bunga, rotan, hingga meja kayu ceri masih bisa mempercantik rumah pada 2026. Melalui kombinasi yang tepat, dekorasi lama justru dapat memberikan karakter yang tidak selalu ditemukan pada furnitur baru.
Sebelum membuang barang yang terlihat ketinggalan zaman, coba tata ulang terlebih dahulu. Bisa jadi, sedikit perubahan pada warna, pencahayaan, dan aksesori sudah cukup untuk membuat rumah terasa lebih nyaman dan kekinian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News